Google I/O 2016: Apa itu Google Home, Google Assistant dan Google Daydream?

Google I/O 2016: Apa itu Google Home, Google Assistant dan Google Daydream?

Oleh Ardiansyah Hana on Kamis, 19 Mei 2016 | 14:01

Sesuai tradisi, gelaran Google I/O 2016 tentunya membawa banyak kejutan dalam berbagai hal pembaharuan. Selain Google Spaces, kehadiran OS Android terbaru, tentu saja terdapat sederet inovasi lain yang dipublikasikan lewat Google I/O 2016.

Seperti halnya Google Home, Google Assistant dan Daydream yang merupakan inovasi di ranah virtual reality. Mari kita simak seperti apa inovasi tersebut.

Google Home

Google home

Mengenai Google Home, ia merupakan sebuah perangkat pendukung smart home, berbentuk sebuah speaker wireless yang desainnya menyerupai silinder.

Perangkat satu ini memiliki kemampuan untuk  menghantarkan alunan musik. Lebih dari itu, ia pun mampu menerima perintah suara dari pengguna untuk mengontrol berbagai perangkat smart home yang ada di rumah.

Dengan kemampuan ini, Google Home bisa dimanfaatkan untuk mengakses berbagai macam layanan, mulai dari mengecek jadwal keberangkatan pesawat, menyalakan alarm, menentapkan waktu memasak hingga menyalakan lampu di dalam ruangan.

Google Assistant

Baca juga Google I/O 2016: Google Spaces, Aplikasi Pesan Serba Ada

Di balik Google Home, ada pula layanan Google Assistant yang menjadi inti dari penggunaan perangkat berbentuk speaker tersebut. Google Assistant generasi terbaru ini merupakan bentuk penyempurnaan dari Google Now, dimana Google mengklaim bahwa asisten virtual ini lebih hidup ketimbang generasi sebelumnya.

Sekarang, Google Assistant dapat memahami percakapan dan mampu merespon pengguna dengan cara yang jauh lebih natural, serta memiliki pemahaman yang lebih baik dari segi konteks yang dibicarakan oleh pengguna.

DayDream

Seperti janji Google untuk berada di ranah virtual reality, perusahaan ini pun turut meluncurkan platform virtual reality terbaru yang dirancang khusus agar optimal pada perangkat Android.

DayDream sendiri mencakup software dan hardware yang dibuat secara khusus. Untuk hardware, Google sendiri telah membuat desain headset virtual reality yang dipadukan dengan controller.

Berbeda dengan Google Cardboard yang bisa dirakit langsung oleh pengguna, Google DayDream nantinya akan diproduksi oleh sejumlah mitra yang melakukan kerjasama khusus.

Selain inovasi diatas, ada banyak hal lagi yang akan diumumkan Google melalui ajang tahunannya tersebut. Untuk itu, simak terus update Google I/O 2016 melalui Pricebook!

Baca juga artikel:
Update Google Translate Bisa Dipakai di WhatsApp dan Path
Google Play Hadirkan Pemberitahuan Bila Aplikasi Mengandung Iklan
Update Google I/O 2016 dan Perkenalan Inovasi Baru dari Google

Artikel Lainnya

Komentar