Pra-penerapan Komersial Solusi 5G ZTE Mulai Kuartal ke-3 2018

Oleh Nur Abdillah updated Jumat, 3 Mar 2017 | 04:16

ZTE Corporation menginformasikan bahwa solusi 5G milik perusahaan dijadwalkan untuk pra-penerapan komersial mulai kuartal ke-3 tahun 2018. ZTE memperkirakan bahwa produk 5G ini akan mulai diterapkan dalam jaringan 5G komersial pada kuartal pertama tahun 2019.
 
Dalam perhelatan Mobile World Congress 2017 di Barcelona, ZTE menunjukkan produk 5G seri terbaru yang memberi keuntungan lebih bagi operator yang sudah mengawali transisi mereka ke layanan next-generation. Solusi ZTE membantu operator mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk membangun jaringan 5G.

Pada ajang MWC 2017, ZTE juga memperkenalkan seri lengkap solusi mmWave dan sub-6GHz base stations (BTS). Solusi 5G terbaru ini mendukung antarmuka 5G New Radio (NR) lewat udara dari 3rd Generation Partnership Projects (3GPP) dan pita frekuensi 5G yang umum digunakan dalam industri. BTS 5G terbaru milik ZTE menggunakan Massive Multiple Input, Multiple Output (MIMO), Beam Tracking, Beam Forming, dan teknologi penting lainnya yang dimiliki standar 5G, yang telah sesuai dengan ketentuan untuk penyebaran tahap pra-komersial.


Setiap tahunnya, ZTE berinvestasi sejumlah lebih dari RMB 1 miliar untuk penelitian dan pengembangan 5G, dan merupakan vendor pertama di dunia yang menemukan teknologi kunci untuk 5G mmWave dan sub-6GHz pada tahun 2016, dan telah berhasil menyelesaikan uji coba lapangan untuk 5G mmWave. ZTE menjadi perusahaan pertama di dunia yang berhasi lolos seluruh bagian uji coba National 5G Tests di China. ZTE telah sukses merampungkan teknologi 5G Single-Point dan prototype verification dan saat ini telah masuk ke tahap solution verification serta Research and Development (R&D)

Solusi Pre 5G milik ZTE memungkinkan operator untuk menyamai performa jaringan 5G pada infrastruktur 4G LTE yang tersedia, memberikan performa lebih dalam data throughput dan mengurangi latency. Solusi Pre5G milik ZTE didesain khusus agar mudah di-upgrade ke 5G di masa depan, dan telah diterapkan pada lebih dari 40 jaringan di 30 negara di seluruh dunia.
 
Sebagai penyedia inovasi end-to-end untuk 5G, ZTE juga memimpin dalam pengembangan perangkat mobile dan terminal yang berpandangan jauh ke masa depan. Pada MWC 2017, ZTE menunjukkan smartphone Gigabit pertama di dunia yang mendukung skala transmisi data mencapai 1 Gbps, yang memberikan pengalaman termutakhir bagi para penggunanya.
 
Sebagai pemimpin dalam teknologi 5G, ZTE telah menandatangani kerjasama strategis untuk pengembangan 5G dengan para operator telekomunikasi terkemuka di dunia seperti Deutsche Telekom, Telefonica, SoftBank, KT Group, China Mobile, China Telecom, dan China Unicom.

Baca juga artikel:
ZTE Gigabit, Ponsel Android 5G Pertama dengan Kecepatan Internet 1Gbps
MWC 2017 ZTE Hadirkan Ponsel Kamera Murah ZTE Blade V8 Mini dan Blade V8 Lite
Hape Android Murah ZTE Nubia N1 Lite Siap Dijual di Indonesia

Artikel Lainnya

Komentar

PomadeMan Selasa, 7 Mar 2017 | 13:39
Penerapan 4G aja masih kurang merata di Indonesia, gimana nasib 2G dan 3G nantinya?