Melalui Aplikasi Palsu, Serangan Hacker Bisa Ancam 500 Juta Pengguna Android

Oleh Nadia Maharani on Jumat, 14 Agu 2015 | 15:29

Lagi-lagi ada berita yang mengkhawatirkan terkait keamanan perangkat Android. Kali ini, sekitar 500 juta pengguna Android terekspos terhadap ancaman serangan hacker melalui aplikasi palsu. Hal ini menambah daftar masalah yang harus dihadapi oleh tim security Android dan Google.

Beberapa minggu terakhir, tim security Android dan Google menerima banyak laporan terkait kerentanan pada sistem operasinya. Sebelumnya, ada kasus Stagefright dimana para hacker bisa membuat sebuah smartphone Android crash hanya dengan teks multimedia yang dikirimkannya.

Tak hanya itu, ancaman berlanjut dengan kemunculan Silent Attack yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari Stagefright. Kali ini, hacker bisa mengakses smartphone Android tanpa sepengetahuan sang pemilik. Hal ini tentu amat mengkhawatirkan mengingat banyak pengguna yang mengandalkan smartphone mereka untuk menyimpan data pribadi.

Baca juga10 Game Android Gratis Terbaik yang Layak Anda Install

Kini, Tim Riset keamanan X-Force dari IBM telah menemukan ancaman baru. Smartphone dan tablet yang berjalan di sistem operasi Android versi 4.3 Jelly Bean hingga 5.1 Lollipop, terancam serangan hacker dimana mereka bisa mengontrol perangkat yang ditargetkan secara jarak jauh.

Semua perangkat Android versi Jelly Bean ke atas rentan terhadap ancaman ini sehingga sekitar setengah dari smartphone yang aktif di seluruh dunia saat ini mengalami dampaknya. Aplikasi jahat yang menjadi biang permasalahan ini bisa mengambil alih kontrol secara penuh hanya dengan eksekusi kode dari jarak jauh.

Salah satu trik untuk menipu pengguna adalah dengan mengkopi aplikasi asli dan terpercaya dengan yang palsu. Tanpa curiga, mengingat aplikasi tersebut nampak legit atau asli, pengguna yang tertipu bersedia untuk memasukkan data-data personalnya.

Tim Riset Security aplikasi IBM tersebut mengingatkan, aplikasi palsu itu dibuat sedemikian rupa untuk menipu siapa saja termasuk pengguna yang waspada terhadap keamanan perangkatnya sekalipun. Ketika malware yang disusupkan pada aplikasi palsu tersebut dieksekusi, hacker bisa bebas mencuri segala informasi yang tersimpan di perangkat korban.

Selain itu, hacker juga bisa bebas menggunakan aplikasi-aplikasi khusus yang ada di perangkat korban, seperti mengakses networknya atau menggunakan kamera smartphone. Timriset X-Force IBM tersebut telah melaporkan temuan itu kepada Google untuk ditindaklanjuti.

 

Baca juga artikel

Daftar Emulator Game Lama untuk Perangkat Android

Game Balap Mobil Seru untuk Ponsel Android

Daftar Game Android Gratis dengan Tema Sepak Bola

Artikel Lainnya

Komentar