Diperbaharui pada Jumat, 29 Januari 2021 | 13:42

Xiaomi Perkenalkan Charger yang Bisa Cas Hp Pakai Sinyal di Udara

Xiaomi Perkenalkan Charger yang Bisa Cas Hp Pakai Sinyal di Udara-0

Teknologi pengisian daya smartphone nirkabel semakin berkembang dengan diperkenalkannya Mi Air Charge Technology dari Xiaomi, yang memungkinkan pengisian daya baterai melalui udara.

Teknologi inti yang terdapat pada produk Xiaomi Mi Air Charge Technology ini memungkinkan charger untuk dapat mengisi daya smartphone tanpa menggunakan kabel maupun wireless charging pad, bahkan dari dua ruangan yang berbeda sekalipun.

Cara kerjanya seperti sinyal radio, dimana charger akan mentransmisikan energi melalui udara. Mi Air Charge ini dikembangkan dengan menggunakan teknologi pengisi daya terisolasi, yang memiliki antena interfensi lima fase yang terintegrasi.

Xiaomi Perkenalkan Charger yang Bisa Cas Hp Pakai Sinyal di Udara-1Foto: Xiaomi

Fungsi utama kelima antena ini adalah untuk mendeteksi lokasi smartphone secara akurat. Selain itu, terdapat pula fase kontrol array yang terdiri dari 144 antena, untuk mentransmisikan gelombang energi ke smartphone untuk mengisi daya.

Antena suar ini mampu menyalurkan energi ke baterai smartphone dengan konsumsi daya listrik yang rendah. Sepertinya untuk dapat merasakan hidup dengan teknologi masa depan, sudah bukan mimpi lagi, ya?

Bila teknologi charger udara ini terbukti sukses di pasaran, tentunya akan semakin melambungkan nama Xiaomi sebagai inventor teknologi pengisian daya baterai baru ini.

Xiaomi Perkenalkan Charger yang Bisa Cas Hp Pakai Sinyal di Udara-2Foto: Xiaomi

Untuk saat ini, Xiaomi Mi Air Charge Technology mampu mengisi satu perangkat smartphone dengan menggunakan daya 5 watt, dalam radius beberapa meter, yang terjangkau sinyalnya.

Selain itu, charger ini juga dapat digunakan untuk mengisi beberapa perangkat sekaligus di waktu yang bersamaan, tanpa menurunkan data listriknya.

Xiaomi berencana untuk terus mengembangkan teknologi ini hingga dapat digunakan bukan hanya untuk mengisi baterai smartphone saja, namun juga smartwatch, smartband, speaker, lampu pintar, dan berbagai perangkat gawai lainnya.

Wah, menarik, ya. Kira-kira kapan akan rilis di Indonesia dan berapa harganya? Kita tunggu saja.

Like us!
Restu Aji Siswanto

Content Writer

1148 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan pada teknologi dan gawai menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja seakurat mungkin, melalui artikel dan ulasan produk.