Review Asus Zenbook S UX391UA, Ultrabook Yang Tipis Emang Asus

Oleh Imam Ali updated Kamis, 8 Nov 2018 | 03:32

Pabrikan laptop dan smartphone yang satu ini seakan tidak ada hentinya menelurkan produk terbaru dengan label Asus. Mungkin sebagian dari kalian sudah banyak yang tahu kalau Asus Zenbook merupakan generasi notebook Asus yang memiliki desain tipis dan elegan.

Sama halnya dengan jajaran smartphone Asus mereka, kecanggihannya sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Kali ini, pricebook punya memiliki kesempatan untuk mencicipi bagaimana rasanya kenikmatan bekerja menggunakan notebook tipis dan elegan ini.

Desain

Sudah sempat disinggung sebelumnya jika desain dari Zenbook S UX391UA ini memiliki bodi yang tipis namun tampak elegan. Meskipun tipis, namun Asus Zenbook S UX391UA tetap kokoh dan tidak ringkih.

Balutan warna hitamnya memberikan kesan tegas pada notebook ini. Sedangkan perpaduan warna rose gold memberikan kesan cantik dan mewah. Hal ini cukup terlihat disaat penguji membuka layar dan mencoba menggoyangkan. Tidak ada terasa goyah pada bagian layar, karena biasanya notebook maupun laptop yang memberikan desain bodi tipis maka bagian layar akan terlihat letoy.

Ada sedikit keunikan, sebagian orang mungkin akan berkata aneh. Karena faktanya, Asus menyelipkan lubang kipas tepat di depan layar. Anda dengan mudah bisa melihatnya ketika membuka layar Asus Zenbook S UX391UA ini.

Tak sampai disitu, pada umumnya, laptop yang memiliki kategori large view angle mulai dari 120 hingga 180 derajat akan terlihat datar ketika dibuka secara maksimal. Sejalan dengan model yang diusung, yakni notebook atau buku catatan. Tampilannya benar-benar menyerupai sebuah buku dengan sekat di bagian tengah.

Jadi ketika layar dibuka akan ada bagian yang menonjol keluar layaknya engsel buku. Meski demikian, tampilan yang dirasa aneh tersebut ternyata malah menjadi keunggulan dari produk terbaru Asus ini.

Layar

Dari sisi layar, sama seperti dengan saudaranya Asus Vivobook S15, Zenbook S UX391UA ini juga mengusung nanoedge. Hal ini menjadikan layar terlihat lebih luas dibanding notebook sekelasnya.

Tak hanya itu, sudut pandang pun bisa Anda perbesar mencapai 145 derajat. Tipe ini sudah mengusung resolusi Full HD 1080p. Saat pengetesan, penguji tak hanya mencoba untuk menggunakannya pada resolusi Full HD saja. Penguji sempat menggunakannya untuk mencoba beberapa file video beresolusi 4K yang didapat dari situs laman Youtube.

Hasilnya, tampilan 4K terlihat jernih pada layar notebook ini. Bidang kerapatan pixelnya tertata rapi dan baik. Hanya saja, sewaktu pengujian keadaan koneksi jaringan internet kurang memadai, jadi lebih banyak menunggu buffering selesai. Untuk rasio besaran layar dengan bodi sendiri sudah sesuai dengan klaim yang diungkapkan Asus yakni 85% screen to body.

Speaker

Untuk wilayah yang satu ini, Asus mempercayakan pada duet speaker Harman Kardon dan juga sistem suara Asus Sonic Master. Hasilnya, meskipun tak sebesar suara speaker eksternal, namun tetap dapat memberikan kenyamanan.

Beberapa kali penguji mencoba untuk memainkan musik baik dari Joox maupun Youtube. Suara yang dihasilkan asli, baik bass dan treble tidak menipu. Meski sudah dicoba ke beberapa genre musik, dari pop, rock, dangdut, hingga rockdut koplo, suara yang dihasilkan tetap sama jernihnya.

Tapi sayangnya kejernihan suara baru bisa Anda nikmati pada titik level volume 70 - 90 persen. Ketika sampai di 100 persen, sedikit cempreng akan keluar dan dirasa cukup mengganggu telinga.

Performa

Pada aspek performa, ultrabook ini memiliki komponen kelas atas dengan prosesor Intel Core I7-8550U generasi ke-8 atau terbaru berkecepatan 1,8 GHz yang dapat dipacu hingga 4,0 GHz. Didukung pula dengan RAM LPDDR3 dengan kapasitas hingga 16 GB dan ruang penyimpanan PCIe SSD berkapasitas 512 GB.

Selama penggunaan dalam masa uji, notebook berlabel Ultrabook ini sangat bisa diandalkan. Mulai dari multitasking wajar yang hanya membuka beberapa aplikasi, hingga memenuhi setiap browser dengan tab di atas 20 dan memainkan ragam aplikasi.

Sementara jika digunakan untuk bersenang senang, seperti bermain game. Notebook ini dirasa maksimal, terutama untuk game yang sedang trend saat ini. Penguji coba menggunakan steam untuk memainkan beberapa game, diantaranya PUBG versi dekstop, FIFA dan juga Pro Evolution Soccer 2018 atau yang lebih dikenal dengan nama PES 2018.

Semuanya berjalan dengan sangat lancar, berkat intel graphic 620. Perpaduan antara i7 generasi ke-8 dan intel graphic 620 cukup baik dan bisa menghasilkan performa yang apik pada Asus Zenbook S UX391UA.

Fitur

Seharusnya ada konektor untuk setiap USB type C yang tersemat di tubuh Asus UX391UA ini. Namun sayangnya, pada produk yang di uji tim pricebook.co.id hal tersebut tidak ditemukan. Semoga saja ada di paket pembelian.

Bagi Anda pecinta kerja malam, apalagi pencahayaan kurang memuaskan, Anda bisa bersantai karena backlit keyboard yang dimiliki Asus UX391UA ini sangat terang ketika pencahayaan minim.

Untuk Anda yang tidak terlalu menyukai bisingnya kipas saat tiba-tiba menyala seperti halnya laptop pada umumnya. Fitur Quiet Fan sangat membantu Anda, dengan begitu kerja kipas tidak akan terlalu bising.

Konektivitas

Seperti yang sudah dibicarakan, harusnya ada konektor untuk USB type C. Karena Asus hanya membekali ultrabooknya ini dengan USB type C 3.1 gen 1 (untuk proses charge) dan Type C 3.1 gen 2 (juga bisa digunakan untuk proses charge). Penguji masih berharap adanya port USB 3.0 yang bukan type C.

Selain USB type C, hanya ada port audio jack 3,5mm yang tertanam di bagian engsel. Penempatannya cukup kreatif, selain itu juga tidak terganggu dengan aktivitas cabut mencabut antar port.

Asus melengkapi ultrabook tipis ini dengan fitur fingerprint. Jadi Anda tidak perlu lagi sibuk menulis password Anda, cukup gunakan jari yang sudah Anda daftarkan. Selain itu juga ada Dual-band 802.11ac Wi-Fi untuk kebutuhan internet nirkabel tanpa port RG. Asus juga memperkuat UX391UA dengan fasilitas Bluetooth 4.2 yang bisa Anda manfaatkan untuk pairing dengan device lain atau untuk proses transfer media.

Baterai

Up to 13.5 jam, kata Asus dalam releasenya. Namun setelah melalui pengetesan masa hidup baterai tanpa digunakan untuk kegiatan apapun hanya tersambung dengan wifi bertahan selama 15 jam. Lebih lama dibanding claim yang diberikan Asus.

Tapi ketika digunakan untuk beraktivitas, seperti berselancar di internet nonstop sambil mengetik, maka masa hidup baterai turun drastis mencapai 10 jam. Masih di rata-rata awet jika digunakan untuk harian apalagi mengingat tipe baterai lithium polymer yang tahan panas tapi mudah panas.

Kelebihan

  • Tidak ada USB 3.0
  • Tidak ada port RG
  • Tidak ada port mini HDMI
  • Cepat Panas

Kelebihan

  • Quiet Fan
  • Desain Ergo Lift 145 derajat
  • Sudah gunakan SSD

ASUS ZenBook S UX391UA-ET025T
Harga termurah

Rp 24,200,000

Kriteria Spesifikasi
Ukuran Layar -
Resolusi Layar -
OS -
Tipe Prosesor -
Nomor Prosesor -
RAM -
SSD/eMMC -
Kartu Grafis -
Tipe Kartu Grafis -
Graphic Card Memory Size -
USB 3.0 -
Battery -

Kesimpulan

Notebook atau laptop ultrabook terbaru milik Asus yang diberi nama Zenbook S UX391UA ini tetap mengesankan. Dari segi tampilan maupun performa saat digunakan, penulis masih bisa merekomendasikan notebook ini jika memang Anda membutuhkan device yang slim namun bertenaga. Sempat disinggung oleh pricebook.co.id pada artikel launching Asus Zenbook S UX391UA tentang harganya. Tapi jangan khawatir, jika Anda memang menyukai produk ini, Anda bisa melihat ke laman pricebook.co.id dan mencari penawaran termurah untuk produk Asus Zenbook S UX391UA ini.

Artikel Lainnya

Komentar

Halaman Terkait