Diperbaharui pada Rabu, 17 November 2021 | 12:17

Cara Kalibrasi Baterai di Hp Android

cara kalibrasi baterai smartphone androidFoto: Pixabay

Masalah baterai masih menjadi salah satu perhatian terbesar bagi kebanyakan pengguna smartphone. Wajar saja, sebab kemampuan daya baterai sangat mempengaruhi penggunaannya.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi baterai, mulai dari memaksimalkan penggunaan, hingga tips merawatnya. Kali ini, kami memberikan tips dan cara kalibrasi baterai pada perangkat Android.

Cara ini dapat digunakan pada berbagai hp Android yang ada di pasaran saat ini, mulai Samsung, Xiaomi, realme, vivo, dan berbagai merek hp Android lainnya. 

Sistem operasi Android memiliki pengaturan status baterai yang menunjukkan kapasitas baterai dan persentase penggunaannya, baik ketika penuh maupun kosong.

Terkadang pengaturan bawaan dari pabrik ini kurang akurat, sehingga data yang ditampilkan tidak real time. Akibatnya, hp Android bisa tiba-tiba mati meski pada indikator baterainya belum mencapai 0 persen. Nah disinilah peran kalibrasi baterai diperlukan.

Terdapat dua cara kalibrasi baterai yang dapat dilkukan, yaitu dengan dan tanpa root. Berikut langkah-langkahnya.

Cara Kalibrasi Baterai Tanpa Root

Cara pertama: Untuk melakukan ini, Anda harus mengetahui dulu kapasitas baterai pada hp Android yang digunakan. Caranya dengan mengakses informasi baterai pada pengaturan hp.

Sebagai contoh, untuk hp Samsung, Anda dapat mengakses informasi ini pada 'About Phone' dan pilih 'Battery Information'. Bila Anda tidak tahu cara untuk mengeceknya, maka bisa melihat spesifikasi pada web resmi versi Indonesia untuk perangkat hp Anda.

Setelah mengetahui kapasitas baterai, instal aplikasi untuk memonitor baterai atau aplikasi battery monitor, yang bisa Anda temukan di Google Play Store.

Aplikasi ini akan memperlihatkan daya baterai dalam miliamper (mAh). Lalu, charger perangkat Android hingga mencapai jumlah total miliamper baterai. Ketika jumlahnya tercapai, restart perangkat. Baterai akan menunjukkan telah terisi 100 persen.

Cara kedua: Charger baterai hingga penuh dengan posisi perangkat Android tetap menyala. Ketika penuh, lepaskan kabel charger dan matikan perangkat.

Saat kondisi mati ini, colokan kembali kabel charger dan biarkan hingga menunjukkan angka 100 persen. Lampu indikator akan menyala untuk mengidikasikan proses charger selesai.

Selanjutnya, lepaskan kabel charger dan nyalakan perangkat. Koneksikan kembali kabel charger dan tunggu hingga mencapai 100 persen.

Ketika sudah mencapai 100 persen, lepaskan kembali kabel charger. Lalu, jangan memasang kabel charger hingga kondisi baterai 0 persen. Setelah ini, kondisi baterai akan sesuai dengan yang ditampilkan sistem.

Cara Kalibrasi Baterai Dengan Root

Cara pertama: Untuk memulainya, koneksikan hp dengan kabel charger hingga baterai mencapai 100 persen, lalu buka aplikasi Battery Calibration dan periksa jumlah  “mV” yang berada disebelah persentase. Angka tersebut akan terus meningkat.

Biarkan tetap ter-charger meski jumlahnya terus bertambah. Ketika angka berhenti dan baterai menunjukkan 100 persen, tekan tombol Battery Calibration, lalu restart perangkat.

Tingkatan terakhir tadi akan dicatat sebagai titik kapasitas maksimum. Informasi yang lama akan dihapus dalam Battery Stats ketika data baru telah dimuat. Jika cara pertama ini ini tidak bekerja, lakukan cara kedua.

Cara kedua: Pertama, masuk ke mode Recovery pada Android, navigasikan ke seksi Advanced. Di sana kita akan menemukan opsi Wipe Battery Stats. Ini akan menghapus data kalibrasi yang dibuat sebelumnya oleh pengguna ataupun ketika menginstal sebuah ROM.

Kedua, kita harus mengosongkan baterai, kemudian hubungkan hp dengan charger. Lakukan proses charger tanpa interupis dan dalam kondisi perangkat dimatikan.

Setelah mencapai 100 persen, nyalakan kembali tanpa melepas kabel charger, dan buka aplikasi Battery Calibration. Klik pada tombol dibagian tengah, seketika tampil SuperUser Permissions, lalu tekan Accept.

Tidak lama setelah pesan “Callibration Succeeded” muncul, tekan OK, lepaskan kabel charger dari perangkat dan tutup aplikasi. Proses kalibrasi baterai pun selesai.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya, dan selamat mencoba!

Like us!
Restu Aji Siswanto

Content Writer

893 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan pada teknologi dan gawai menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja seakurat mungkin, melalui artikel dan ulasan produk.