Pricebook
  1. >
  2. Artikel>
  3. Lenovo Definisikan Era Hybrid AI di CES 2026 Lewat Qira dan AI PC

Dipublish pada Rabu, 7 Jan 2026 | 15:37

Lenovo Definisikan Era Hybrid AI di CES 2026 Lewat Qira dan AI PC

Lenovo CES 2026

Lenovo memanfaatkan panggung Tech World CES 2026 untuk mendefinisikan ulang arah pengembangan kecerdasan buatan. Lewat konsep Hybrid AI, Lenovo memperkenalkan ekosistem AI yang dirancang lebih personal, perseptif, dan proaktif menjangkau perangkat pribadi, enterprise, hingga infrastruktur cloud berskala besar.

Melalui pendekatan ini, Lenovo menegaskan visinya menghadirkan AI yang bekerja selaras dengan manusia, bukan sekadar alat bantu otomatis, melainkan mitra digital yang mampu memahami konteks, kebiasaan, dan kebutuhan pengguna di berbagai skenario.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Lenovo Qira, agen AI personal generasi terbaru yang juga hadir dalam ekosistem Motorola sebagai Motorola Qira. Agen AI ini dirancang untuk bekerja lintas perangkat mulai dari PC, smartphone, tablet, hingga wearable dengan pendekatan one AI, many devices.

Dengan izin pengguna, Qira mampu memahami konteks aktivitas, memanfaatkan input multimodal, serta mengoordinasikan tugas di berbagai perangkat dan aplikasi. Lenovo menyebut sistem ini sebagai Personal Ambient Intelligence, di mana AI berperan sebagai “kembaran digital” yang membantu pengguna mengambil keputusan dan mengeksekusi aktivitas secara lebih efisien.

Lenovo memperkenalkan era baru Hybrid AI di CES 2026 melalui Lenovo Qira, AI PC Aura Edition, smartphone Motorola, hingga infrastruktur AI enterprise berskala global.

Di segmen perangkat personal, Lenovo memperluas jajaran AI PC Aura Edition yang dikembangkan bersama Intel dan ditenagai Intel Core Ultra Series 3. Portofolio ini mencakup lini bisnis, konsumen, hingga desktop all-in-one, dengan fokus pada pengalaman komputasi yang adaptif dan berbasis AI.

Fitur seperti Smart Modes, Smart Share, dan Smart Care memungkinkan performa, konektivitas, serta dukungan perangkat berjalan lebih cerdas dan personal. Lenovo menempatkan AI bukan hanya sebagai akselerator performa, tetapi sebagai lapisan pengalaman yang menyederhanakan cara pengguna bekerja dan berkreasi.

Lenovo juga memperkenalkan smartphone flagship terbaru dari Motorola, termasuk motorola razr fold dan motorola signature. Kedua perangkat ini memanfaatkan kapabilitas AI untuk meningkatkan pengalaman kamera, kreativitas, hingga asisten personal berbasis Qira.

Motorola turut menghadirkan edisi khusus FIFA World Cup 26™, menegaskan sinergi antara teknologi, olahraga, dan hiburan dalam ekosistem AI Lenovo yang semakin luas.

Selain produk siap pasar, Lenovo memamerkan sejumlah proof of concept futuristik yang memperlihatkan bagaimana AI akan membentuk form factor perangkat di masa depan. Di antaranya adalah ThinkPad Rollable XD Concept, Lenovo AI Glasses, AI Perceptive Companion, hingga Personal AI Hub (Project Kubit).

Konsep-konsep ini menyoroti ambisi Lenovo untuk menghadirkan AI yang selalu hadir, memahami lingkungan sekitar, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pengguna secara real-time.

Lenovo memperkenalkan era baru Hybrid AI di CES 2026 melalui Lenovo Qira, AI PC Aura Edition, smartphone Motorola, hingga infrastruktur AI enterprise berskala global.

Di ranah enterprise, Lenovo memperkenalkan server inferensi AI generasi terbaru melalui lini ThinkSystem dan ThinkEdge, yang dirancang untuk menjalankan beban kerja AI langsung di pusat data, edge, maupun lingkungan hybrid.

Dukungan Lenovo Hybrid AI Advantage dan Lenovo Agentic AI Services memungkinkan perusahaan merancang, menerapkan, dan mengelola agen AI secara end to end mulai dari manufaktur, logistik, hingga robotika dengan fokus pada keamanan dan skalabilitas.

Lenovo juga menampilkan kolaborasi strategis di sektor olahraga dan hiburan, termasuk FIFA World Cup 2026™ dan Formula 1®. Solusi seperti Football AI Pro memanfaatkan orkestrasi multi-agent untuk menganalisis jutaan data pertandingan, menghadirkan insight real-time bagi pelatih, pemain, dan penggemar.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Hybrid AI tidak hanya relevan untuk bisnis, tetapi juga mampu memperkaya pengalaman hiburan global.

Lewat rangkaian inovasi di CES 2026, Lenovo menegaskan bahwa masa depan AI bukan sekadar soal kecanggihan teknologi, melainkan tentang bagaimana AI dapat menyesuaikan diri dengan manusia, bekerja lintas perangkat, dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari baik untuk individu maupun organisasi.

Share :
Imam Ali
1052 Posts

Berbekal photography dan multimedia desain membuka jalan ke perusahaan konsultan cekindo.com. Awali karir jurnalistik di Majalah Chip Foto Video. Ketertarikan pada teknologi dan gadget berkembang ke Majalah Chip dan Chip.co.id, mulai dari review gadget dan peripheral PC, berlanjut ke Tabloid Sinyal dan SinyalMagz. Hobi otomotif memberi kesempatan bekerja di Agency mengawal konten otomotif. Di Pricebook, membuat beragam artikel terkait news, ulasan dan review serta info pasar yang berbasis SEO.