
Acer membuka tahun 2026 dengan langkah agresif di segmen gaming melalui peluncuran lini laptop Predator dan Nitro generasi terbaru. Seluruh perangkat anyar ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series Laptop, menandai transisi serius Acer menuju ekosistem AI-powered gaming laptop yang tak hanya mengandalkan performa mentah, tetapi juga kecerdasan buatan.
Melalui peluncuran ini, Acer menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama laptop gaming yang tak hanya menyasar gamer hardcore, tetapi juga kreator dan pengguna mobile dengan kebutuhan performa tinggi.

Bintang utama dari jajaran terbaru Acer adalah Predator Helios Neo 16S AI, laptop gaming premium yang memadukan performa kelas atas dengan desain yang lebih ramping dari generasi sebelumnya. Perangkat ini mengandalkan Intel Core Ultra 9 386H yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU, menghadirkan kemampuan komputasi dan grafis yang dirancang untuk game AAA modern sekaligus workflow kreatif berbasis AI.
Keunggulan visualnya hadir lewat layar OLED 16 inci WQXGA dengan refresh rate tinggi dan dukungan HDR, menghasilkan kontras tajam serta reproduksi warna yang kaya. Panel ini dirancang bukan hanya untuk gaming, tetapi juga untuk kebutuhan desain, video editing, dan konten kreatif.
Di balik bodinya yang hanya setebal 18,9 mm, Acer menyematkan sistem pendinginan kelas atas berupa kipas 3D AeroBlade generasi ke-5 yang dikombinasikan dengan thermal liquid metal, memastikan performa tetap stabil saat laptop bekerja di bawah beban berat dalam waktu lama.
Untuk segmen yang lebih luas, Acer menghadirkan Nitro V 16 AI dan Nitro V 16S AI. Keduanya ditujukan bagi gamer kasual, mahasiswa, hingga pengguna yang membutuhkan laptop bertenaga dengan harga lebih rasional.

Nitro V 16 AI menawarkan keseimbangan antara performa dan fleksibilitas, dengan opsi prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dan GPU RTX 5070 Laptop. Sementara itu, Nitro V 16S AI tampil lebih tipis dan ringan, menjadikannya opsi menarik bagi gamer dengan mobilitas tinggi yang tetap menginginkan performa grafis modern.
Kedua model Nitro ini dilengkapi layar 16 inci WUXGA 180Hz, audio DTS:X Ultra, serta keyboard RGB 4 zona, menghadirkan pengalaman gaming yang imersif tanpa harus masuk ke kelas laptop gaming premium.
Seluruh laptop Predator dan Nitro terbaru ini telah mendukung pengalaman Copilot+ PC di Windows 11, didukung NPU dengan kemampuan pemrosesan AI hingga puluhan TOPS. Kehadiran Acer Intelligence Space memungkinkan pengguna mengakses berbagai fitur AI untuk produktivitas, kreativitas, hingga optimalisasi gaming dalam satu ekosistem terpadu.
Fitur berbasis AI seperti Live Captions, peningkatan kualitas visual, hingga pengolahan konten kreatif menjadi bagian dari pendekatan Acer dalam menghadirkan laptop gaming yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Tak hanya laptop, Acer juga memperluas ekosistem gaming dengan memperkenalkan headset Predator Galea 570 dan mouse Predator Cestus 530. Galea 570 hadir dengan driver 50 mm, teknologi ENC (Environmental Noise Cancellation), serta konektivitas fleksibel untuk penggunaan nirkabel maupun kabel.
Sementara itu, Predator Cestus 530 mengandalkan sensor PixArt PAW3395 dengan sensitivitas hingga 26.000 DPI dan polling rate tinggi, menyasar gamer kompetitif yang menuntut presisi dan respons cepat.
Acer memastikan seluruh jajaran Predator dan Nitro terbaru ini akan tersedia secara global, dengan spesifikasi, harga, dan waktu rilis yang disesuaikan di masing-masing negara. Untuk pasar Indonesia, Acer menyatakan informasi ketersediaan akan diumumkan secara bertahap melalui kanal resmi.
Dengan kombinasi performa tinggi, desain lebih ramping, serta integrasi AI yang semakin matang, Acer menegaskan bahwa laptop gaming generasi 2026 bukan hanya soal FPS tinggi, tetapi juga tentang fleksibilitas, kecerdasan, dan pengalaman komputasi yang lebih cerdas.

