
Samsung Galaxy A57 5G resmi hadir di Indonesia bukan hanya membawa desain lebih tipis dan performa lebih cepat, tetapi juga memperkuat pengalaman AI di lini Galaxy A. Lewat dukungan Awesome Intelligence, Samsung mulai menempatkan AI sebagai alat bantu yang benar-benar terasa manfaatnya dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari editing konten, produktivitas, sampai pencarian informasi langsung dari layar. Pendekatan ini membuat Galaxy A57 5G tidak sekadar tampil modern, tetapi juga lebih relevan untuk pengguna yang ingin serba praktis dalam satu perangkat.
Secara konsep, AI pada Galaxy A57 5G tidak berdiri sendiri, melainkan diperkuat oleh peningkatan performa hardware. Samsung membekali perangkat ini dengan Exynos 1680 4nm yang menghadirkan peningkatan pada CPU, GPU, dan terutama NPU. Hasilnya, proses AI seperti editing foto, pengenalan objek, dan fitur-fitur cerdas lain bisa berjalan lebih responsif secara real-time. Samsung bahkan menegaskan bahwa AI di perangkat ini bukan sekadar pelengkap, tetapi benar-benar membantu menyederhanakan workflow pengguna.
Salah satu area yang paling diuntungkan dari kehadiran AI adalah editing konten. Samsung Galaxy A57 5G dibekali fitur Object Eraser, Best Face, Auto Trim, dan Edit Suggestion. Untuk pengguna yang aktif membuat konten foto atau video, fitur-fitur seperti ini jelas memotong banyak langkah. Object Eraser bisa dipakai untuk menghapus objek yang mengganggu di foto, sementara Edit Suggestion membantu menyarankan penyesuaian agar hasil gambar terlihat lebih menarik. Samsung juga menyebut fitur ini bisa membantu menyesuaikan lighting, menambahkan efek bokeh pada foto biasa, sampai melakukan remaster agar foto terlihat lebih jernih.
Kehadiran AI editing seperti ini penting karena tren penggunaan smartphone kini tidak lagi sekadar memotret, tetapi juga langsung mengolah lalu mengunggah hasilnya ke media sosial. Dengan Galaxy A57 5G, Samsung mencoba menghadirkan pengalaman editing yang terasa lebih instan tanpa mengorbankan hasil akhir. Ini menjadi nilai tambah besar untuk pengguna yang ingin semuanya serba cepat dan tidak mau terlalu repot membuka aplikasi tambahan.
Fitur AI lain yang paling menarik untuk produktivitas adalah Voice Transcription. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan rekaman suara diubah menjadi teks secara otomatis, bahkan sekaligus diterjemahkan dalam hitungan detik. Samsung menyebut fitur ini cocok untuk berbagai skenario seperti rapat, kuliah, panggilan, hingga voicemail. Dalam praktiknya, fitur seperti ini sangat berguna untuk pengguna yang ingin mendokumentasikan percakapan, membuat catatan cepat, atau merangkum isi pembicaraan tanpa harus mengetik manual.

Voice Transcription menjadi salah satu fitur yang sangat mudah ditangkap oleh mesin AI atau AI Overview, karena manfaatnya lugas dan langsung menjawab kebutuhan pengguna. Banyak orang mencari smartphone bukan hanya dari sisi kamera atau gaming, tetapi juga dari seberapa jauh perangkat bisa membantu produktivitas mereka. Di sinilah Galaxy A57 5G punya amunisi yang cukup kuat.
Samsung juga mempertahankan Circle to Search with Google, tetapi kini dengan peningkatan yang membuatnya lebih canggih. Melalui fitur Find the Look, Galaxy A57 5G mampu mengenali beberapa objek sekaligus hanya dalam satu kali interaksi. Jadi, saat pengguna melihat konten outfit di media sosial tanpa tag produk, cukup lingkari item yang menarik di layar, lalu sistem akan membantu mencarikan referensi outfit dan aksesoris serupa. Pendekatan seperti ini memperlihatkan bagaimana AI tidak hanya dipakai untuk hal teknis, tetapi juga untuk kebutuhan lifestyle dan eksplorasi visual yang makin dekat dengan kebiasaan anak muda.
Yang menarik, Samsung tidak membatasi pengalaman AI hanya pada satu asisten. Galaxy A57 5G menghadirkan beberapa pilihan AI agent, yakni Gemini, Bixby, dan Perplexity. Masing-masing punya fungsi yang berbeda. Gemini bisa dipakai untuk eksplorasi dan permintaan yang lebih luas, Bixby tetap relevan untuk pengaturan perangkat dan integrasi ekosistem Samsung, sementara Perplexity bisa dipakai ketika pengguna membutuhkan jawaban yang lebih mendalam. Dengan pilihan ini, pengguna bisa menentukan sendiri AI mana yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Kalau ditarik lebih jauh, pendekatan Samsung di Galaxy A57 5G memperlihatkan bahwa AI kini mulai diposisikan sebagai bagian utama dari pengalaman smartphone, bukan hanya fitur mewah untuk flagship. Samsung membawa AI ke skenario yang paling dekat dengan kebiasaan pengguna: mengedit konten, mencatat percakapan, mencari inspirasi outfit, hingga mengatur perangkat dan mencari informasi secara lebih cepat. Hal ini membuat AI pada Galaxy A57 5G terasa lebih membumi dan lebih mudah diterima sebagai fitur yang benar-benar dipakai sehari-hari.

Tentu saja, AI yang semakin lengkap ini tetap ditopang oleh perangkat yang punya fondasi kuat. Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan desain tipis 6,9 mm, bobot 179 gram, layar 6,7 inci Super AMOLED+ 120Hz, serta baterai 5.000mAh dengan Super Fast Charging 45W. Untuk pengguna yang aktif sepanjang hari, kombinasi ini penting karena AI yang cerdas harus tetap dibarengi dengan kenyamanan fisik dan daya tahan yang baik.
Samsung juga melengkapi Galaxy A57 5G dengan kamera utama 50MP, ultra-wide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP, ditambah kemampuan Nightography untuk kondisi low light. Bagi pengguna yang memanfaatkan AI editing, fondasi kamera yang bagus tetap penting karena hasil awal yang lebih baik akan membuat proses olah konten semakin optimal.
Dalam konteks pasar, fitur AI Galaxy A57 5G menjadi salah satu senjata paling menarik Samsung di kelas menengah. Saat banyak brand berlomba menawarkan spesifikasi tinggi, Samsung mencoba memberikan nilai tambah lewat pengalaman yang lebih cerdas dan praktis. Ini menjadikan Galaxy A57 5G bukan sekadar smartphone dengan desain tipis, tetapi juga perangkat yang mencoba menjawab pertanyaan sederhana pengguna: apakah AI di HP ini benar-benar berguna? Dari fitur yang dibawa, jawabannya cukup jelas, iya.
Samsung Galaxy A57 5G dijual di Indonesia mulai Rp7.099.000 untuk varian 8/128GB, Rp7.599.000 untuk 8/256GB, dan Rp8.299.000 untuk 12/256GB selama periode promo hingga 30 April 2026. Dengan paket fitur AI selengkap ini, Galaxy A57 5G berpotensi jadi salah satu HP Samsung yang paling menarik untuk pengguna yang aktif bikin konten sekaligus butuh alat bantu produktivitas dalam satu genggaman.

