
Smartphone di segmen harga 3 jutaan selalu menjadi incaran banyak orang karena biasanya dibekali dengan spesifikasi dan fitur-fitur yang cukup mumpuni. Tidak jarang pula ada smartphone harga 3 jutaan dengan spek atau fitur yang melampaui kelasnya.
Posisinya yang berada di titik manis antara performa dan harga yang relatif terjangkau ini menjadikan hp harga 3 jutaan populer di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pengguna yang tidak membutuhkan banyak fitur namun tetap bisa membantu produktivitas.
Belum lama ini, vivo meluncurkan hp terbaru di segmen ini, yaitu vivo Y400. Namun perhatian konsumen terbagi dengan kehadiran brand pesaingnya yang juga berada di segmen yang sama. Dua smartphone yang kerap disebut adalah OPPO A5 Pro 4G dan Samsung Galaxy A16 5G.
Pricebook mendapatkan kesempatan untuk membandingkan ketiga smartphone ini untuk mengulik secara lebih mendalam tentang apa yang menjadi keunggulan dari tiap produk. Berikut perbandingan vivo Y400, OPPO A5 Pro 4G, dan Samsung Galaxy A16 5G.
Desain dan Material

Di segmen harga 3 jutaan, tiga smartphone ini hadir dengan gaya desain minimalis dan bersih di bagian belakang. vivo Y400 tampil paling mewah berkat desain flat screen dengan body borderless, memberi kesan seperti smartphone flagship seri S25 Ultra atau iPhone. Sementara OPPO A5 Pro 4G dan Samsung Galaxy A16 5G masih mempertahankan frame plastik 2.5D yang lebih umum ditemui di kelas menengah.
Untuk material, ketiganya memang sama-sama berbahan plastik, namun OPPO memberi sentuhan seperti leather pada back cover, membuatnya tahan sidik jari dan tidak licin, bahkan saat tangan basah.
Dimensi ketiganya pun mirip, vivo Y400 memiliki bobot 196–198 gram dengan ketebalan 7.90mm, OPPO A5 Pro 193 gram dengan ketebalan 7.99mm, dan Samsung Galaxy A16 5G paling ringan di 192 gram, tapi dimensinya sedikit lebih lebar.
Layar

Beralih ke jenis layarnya, vivo memiliki keunggulan karena menggunakan panel AMOLED yang mendukung refresh rate 120Hz, sementara OPPO dibekali panel IPS LCD dengan refresh rate 90Hz, dan Samsung Galaxy A16 5G yang meski jenis layarnya lebih baik dari kedua kompetitornya, namun sayang refresh rate-nya mentok di 90Hz.
Baterai dan Pengisian Daya

Baterai menjadi salah satu faktor penting. vivo Y400 dibekali baterai 6.000 mAh BlueVolt, OPPO A5 Pro 4G sedikit lebih kecil di 5.860 mAh, dan Samsung Galaxy A16 5G di 5.000 mAh.
Dalam pengujian penggunaan seharian, vivo hanya menghabiskan 49% daya setelah lebih dari 17 jam pemakaian, sedangkan OPPO terkuras 91%, dan Samsung di 78%.
Kecepatan pengisian daya juga berbeda, vivo Y400 punya 44W FlashCharge dengan fitur bypass charging yang menjaga suhu tetap stabil saat ngecas sambil main game.
OPPO A5 Pro membawa 45W SUPERVOOC, sedangkan Samsung hanya 25W Fast Charging. Dalam tes 40 menit dari 0%, Samsung terisi 69%, vivo 60%, dan OPPO 59%. Walau watt Samsung lebih rendah, efisiensi pengisian awalnya cukup tinggi, namun vivo tetap unggul untuk kenyamanan gamer berkat fitur bypass charging.
Performa
Untuk dapur pacu, vivo Y400 ditenagai Snapdragon 685 6nm, sedangkan OPPO A5 Pro mengandalkan Snapdragon 6s Gen 1, dan Samsung Galaxy A16 5G dipersenjatai Dimensity 6300 5G 6nm.
Secara benchmark, Samsung unggul di skor Antutu berkat chipset yang lebih baru. Selain itu, dalam pengalaman gaming, vivo dan Samsung memberikan kenyamanan lebih bila dibandingkan dengan OPPO, terutama untuk game seperti Delta Force.
Ketiganya hadir dengan RAM 8 GB dan storage 256 GB, plus extended RAM hingga 8 GB. Dari sisi konektivitas, hanya Samsung yang sudah mendukung jaringan 5G.
Kamera
Ketiganya memiliki kamera utama 50MP, namun vivo Y400 menonjol karena memakai sensor Sony IMX852 yang biasa ditemukan di flagship. Kamera tambahan vivo dan OPPO adalah 2MP bokeh, sementara Samsung menawarkan lensa ultra-wide 5MP dan macro 2MP. Untuk selfie, vivo dan OPPO dibekali kamera depan 8MP, sedangkan Samsung unggul di 13MP.
Hasil foto vivo Y400 terlihat lebih detail dan natural, terutama di low light. Mode portrait vivo juga lebih rapi dengan pemisahan objek dan background yang halus. Samsung unggul di fleksibilitas berkat adanya lensa ultra-wide. Ketiganya mendukung perekaman 1080p 30fps, dengan EIS di vivo dan Samsung untuk mengurangi guncangan.
Ketahanan Air dan Kamera Underwater

vivo Y400 dan OPPO A5 Pro sama-sama sudah bersertifikasi IP68 dan IP69, membuatnya tahan air, debu, hingga tekanan air kuat. vivo bahkan bisa bertahan 30 menit di kedalaman 6 meter, berkat perlindungan tiga lapis ala flagship yang terdiri dari lapisan luar foam dan lem khusus, one-piece frame di lapisan tengah, dan segel tahan air di hampir seluruh komponen internal.
Keduanya juga punya mode kamera underwater dan fitur Water Ejection untuk mengeluarkan air dari port. Ini jauh berbeda dengan Samsung Galaxy A16 5G yang hanya memiliki sertifikasi IP54 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air ringan saja.
Fitur AI
vivo Y400 dan OPPO A5 Pro menawarkan fitur AI yang beragam dan hampir sama, seperti AI Note Summary, AI Erase, dan AI Photo Enhance. Namun vivo menambah keunggulannya dengan AI Transcript Assist, AI Screen Translation, dan AI Captions, yang tidak ada di OPPO.
Meski begitu, OPPO dibekali dengan fitur unik seperti AI Skyshop untuk mengganti suasana langit, AI Reflection Remover untuk menghapus pantulan, AI Unblur untuk memperjelas foto blur, dan AI Studio untuk efek foto kreatif.
Bila dibandingkan dengan kedua saingannya, Samsung Galaxy A16 5G memiliki fitur AI yang paling minim, karena hanya memiliki Circle to Search dan Gemini saja.
Kesimpulan

Jika menginginkan smartphone yang seimbang di semua aspek, vivo Y400 menjadi pilihan paling komplet berkat layar AMOLED 120Hz dengan brightness tinggi, baterai besar 6.000 mAh, ketahanan air kelas flagship, kamera dengan sensor flagship, dan AI paling lengkap di kelasnya.
OPPO A5 Pro 4G cocok untuk pengguna yang fokus ke fitur kamera AI kreatif, tapi harus kompromi di layar yang belum AMOLED dan performa gaming yang kurang optimal.
Samsung Galaxy A16 5G menjadi opsi bagi pengguna setia Samsung yang butuh 5G dan lensa ultra-wide, meski harus menerima charging lebih lambat dan fitur AI yang terbatas.

