
Apple Watch Ultra 2 atau Series 10 memiliki daya tarik tersendiri, namun bagi sebagian orang, banderol harga yang cukup mahal menjadi pertimbangan serius. Tidak heran muncul pertanyaan, apakah value produknya sebanding dengan harga yang harus dibayarkan? Apalagi kini ada saingan di pasaran, yakni Huawei Watch Fit 4 Pro.
Membawa desain lebih tipis, Huawei Watch Fit 4 Pro menawarkan ukuran layar yang lebih besar, baterai yang diklaim lebih tahan lama, serta harga yang hanya seperempat dari Apple Watch Ultra 2. Sekedar informasi, Huawei Watch Fit 4 Pro dijual di harga Rp 3 jutaan, sementara harga Apple Watch Ultra 2 dibanderol di angka Rp 14.5 jutaan, dan Apple Watch Series 10 di harga Rp 5 jutaan.
Melihat spesifikasi ketiga smartwatch ini lalu mengetahui perbedaan harganya, sepertinya menarik untuk membandingkan Apple Watch Ultra 2 dan Apple Watch Series 10 ini dengan Huawei Watch Fit 4 Pro, untuk melihat mana yang sekiranya paling worth it secara value. Berbekal hal tersebut, saya membuat perbandingan dari beberapa aspek penting seperti daya tahan baterai dan fitur-fitur yang dimiliki keduanya.
Selain itu, saya juga akan membandingkan aspek lainnya seperti desain, fitur yang berfokus pada kebutuhan olahraga, akurasi GPS, dan banyak lagi. Beikut ulasan lengkap perbandingan Huawei Watch Fit 4 Pro vs. Apple Watch Ultra 2 dan Apple Watch Series 10.
Desain
Desain menjadi salah satu perbedaan paling mencolok di antara ketiga smartwatch ini. Apple Watch Series 10 datang dalam dua ukuran, yaitu 46 mm dan 42 mm. Bodinya menawarkan opsi material aluminium dan stainless steel. Perbandingan ini menggunakan unit Apple Watch Series 10 ukuran 42 mm versi GPS yang secara spesifikasi, paling pas untuk dibandingkan dengan Huawei Watch Fit 4 Pro.
Berbeda dengan Apple Watch Series 10, Huawei Watch Fit 4 Pro hanya memiliki satu ukuran saja, 44.5 mm. Build-nya menggunakan material premium aerospace-grade aluminium di bagian frame, dan titanium alloy untuk bagian di sekitar bezel-nya. Material ini cukup kokoh dan tidak mudah baret. Beralih ke Apple Watch Ultra 2, smartwatch ini menggunakan material grade 5 titanium.
Secara dimensi, Huawei Watch Fit 4 Pro memiliki ketebalan 9.6 mm dengan berat 30.4 gram. Apple Watch Series 10 memiliki ketebalan 9.7 mm dengan bobot 34.4 gram, sementara Apple Watch Ultra 2 memiliki ketebalan 14. 4 mm dengan bobot yang paling berat di antara ketiganya, 61.4 gram.
Layar Huawei Watch Fit 4 Pro mengusung panel AMOLED 1.82 inci dengan peak brightness mencapai 3000 nits. Kerapatan pikselnya mencapai 347 PPI, yang membuat tampilan visualnya cerah dan tajam, serta sudah dilapisi oleh pelindung layar Sapphire Glass yang kuat dan tahan goresan, berbeda dengan Apple Watch Series 10 yang menggunakan material kaca biasa.
Selain itu, Apple Watch Series 10 memiliki ukuran layar yang lebih kecil, 1.77 inci, karena unit yang diulas ini adalah varian 42 mm. Layarnya menggunakan panel LTPO OLED dengan maksimal peak brightness hingga 2000 nits dan kerapatan piksel 326 PPI, sementara Apple Watch Ultra 2 membawa layar Always On Retina LTPO OLED 1.92 inci dengan peak brightness 3000 nits, namun sayangnya memiliki kerapatan piksel 326 PPI. Untuk melindungi layarnya, sudah terpasang Sapphire Glass.
Baterai
Daya tahan baterai menjadi salah satu hal penting pada smartwatch. Karena alasan tersebut, saya membandingkan performa baterai dari ketiga smartwatch ini melalui pemakaian bersamaan secara bergantian. Baterai ketiga smartwatch ini terisi penuh 100% di hari Jumat (Day 1), sekitar jam 20:00. Hasil uji baterai pada hari Minggu subuh (Day 3) menunjukkan baterai Huawei Watch Fit 4 Pro tersisa 66%, sementara baterai Apple Watch Series 10 tersisa 27%.
Tanpa mengisi ulang baterai Huawei Watch Fit 4 Pro (66%), pengujian saya lanjutkan untuk membandingkannya dengan Apple Watch Ultra 2 pada kondisi baterai 73%. Hingga hari Selasa (Day 5) sekitar pukul 00:10, baterai Huawei Watch Fit 4 Pro masih tersisa 37% dan baterai Apple Watch Ultra 2 tersisa 25%.
Pada pengujian ini, semua notifikasi diaktifkan, dengan fitur always on display menyala selama 24 jam di ketiga smartwatch.

Fitur-fitur
Dari sisi fitur pintar, ketiga smartwatch sudah dibekali mikrofon dan speaker bawaan, sehingga saya dapat menerima maupun menolak panggilan telepon langsung dari pergelangan tangan. Semua notifikasi dari smartphone dapat ditampilkan dengan baik dan dapat dibalas melalui berbagai opsi yang tersedia.
Pilihan watch face juga beragam dan dapat diunduh dengan mudah. Saya bisa menyesuaikan tampilannya sesuai selera. Jujur, opsi kustomisasi watch face di Apple Watch Series 10 dan Apple Watch Ultra 2 memang lebih fleksibel, tetapi Huawei Watch Fit 4 Pro menawarkan lebih banyak pilihan watch face gratis yang dapat diunduh tanpa biaya tambahan.
Fitur standar seperti kalkulator, stopwatch, timer, hingga aplikasi Maps juga tersedia di ketiganya. Satu keunggulan Apple Watch terletak pada kehadiran aplikasi translator bawaan, yang memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara instan ke berbagai bahasa, kapan pun dibutuhkan.

Fitur Kesehatan
Jika Apple Watch unggul di sisi fitur pintar, maka Huawei Watch Fit 4 Pro menonjol lewat fitur kesehatan yang lebih lengkap dan mendalam. Pada bagian physical health, smartwatch ini tidak hanya memiliki EKG, tetapi juga dilengkapi fitur Pulse Wave Arrhythmia Detection, Arterial Stiffness Detection, Heart Rate Monitoring, hingga SpO2. Sebagai perbandingan, Apple Watch Series 10 dan Apple Watch Ultra 2 hanya menawarkan EKG, Heart Rate, dan SpO2 tanpa deteksi kondisi pembuluh arteri atau aritmia.
Untuk pemantauan tidur, Huawei Watch Fit 4 Pro juga lebih unggul berkat fitur Sleep Apnea Detection yang memberikan notifikasi jika mendeteksi potensi gangguan pernapasan saat tidur. Fitur penting ini belum tersedia di Apple Watch mana pun hingga saat ini.
Menariknya, Huawei Watch Fit 4 Pro juga dilengkapi fitur mental health melalui Emotional Wellbeing with Pet Emoji, yang mampu mendeteksi kondisi emosional pengguna secara otomatis. Dengan cara ini, saya bisa memantau suasana hati sehari-hari tanpa harus memasukkan data manual seperti di Apple Watch Series 10 atau Apple Watch Ultra 2, yang masih mengharuskan pengisian jawaban secara manual melalui kuisioner.
Kesimpulannya, bagi pengguna yang benar-benar peduli dengan detail kesehatan fisik dan mental, Huawei Watch Fit 4 Pro menawarkan fitur pemantauan yang lebih komprehensif.
Fitur Olahraga
Pada sektor GPS, Huawei Watch Fit 4 Pro terbukti memiliki performa pelacakan yang lebih baik dibandingkan Apple Watch Series 10. Berdasarkan pengujian mode Outdoor Cycling, rute yang terekam di Huawei lebih presisi, sementara garis jalur di Apple Watch Series 10 masih sering meleset di beberapa titik tikungan.
Hal tersebut wajar, karena Huawei Watch Fit 4 Pro sudah menggunakan Dual Band Frequency GPS, setara dengan teknologi yang digunakan pada Apple Watch Ultra 2, sedangkan Apple Watch Series 10 masih mengandalkan single band GPS.
Untuk pengguna yang gemar golf atau aktivitas outdoor, Huawei Watch Fit 4 Pro mendukung lebih dari 15.000 peta lapangan golf, fitur Free Diving hingga kedalaman 40 meter, dan mode Trail Run yang dapat diakses gratis melalui aplikasi Huawei Health. Pada Apple Watch Series 10 dan Apple Watch Ultra 2, fitur serupa memerlukan aplikasi pihak ketiga dengan biaya langganan tambahan.
Pilihan mode olahraga pada Huawei Watch Fit 4 Pro juga sangat beragam dengan dukungan 100+ mode olahraga yang bisa diakses gratis melalui aplikasi Huawei Health, tanpa perlu berlangganan apa pun. Sebagai perbandingan, Apple Watch Series 10 hanya menyediakan 80+ mode olahraga dan tidak mendukung aktivitas seperti motor boating, dragon boating, rafting, maupun rowing. Sementara untuk Apple Watch Ultra 2, opsinya lebih banyak, namun perlu aplikasi tambahan untuk mengggunakan fitur golf atau free diving.
Huawei Watch Fit 4 Pro juga dilengkapi fitur barometer, memberikan informasi ketinggian (altitude) dan tekanan udara (air pressure) secara real-time yang akan sangat berguna untuk hiking atau trail run. Menariknya, ketiga smartwatch ini sudah mendukung integrasi dengan STRAVA, sehingga pengguna tetap dapat membagikan data aktivitas olahraganya.
Untuk kebutuhan olahraga, Huawei Watch Fit 4 Pro menunjukkan keunggulan signifikan, mulai dari GPS yang akurat, fitur premium tanpa biaya tambahan, dan pilihan mode olahraga yang lebih lengkap.
Kesimpulan
Sebagai rangkuman, hasil perbandingan di beberapa aspek menunjukkan bahwa Huawei Watch Fit 4 Pro memiliki banyak keunggulan dibandingkan Apple Watch Series 10. Dari segi desain, Huawei hadir dengan area display lebih besar, bodi lebih tipis, serta tingkat kecerahan layar (peak brightness) lebih tinggi, bahkan setara dengan Apple Watch Ultra 2.
Untuk daya tahan baterai, Huawei Watch Fit 4 Pro jelas lebih unggul. Fitur kesehatan dan olahraga yang dibekalkan juga lebih komprehensif dengan banyak opsi yang dapat diakses secara gratis, tanpa harus berlangganan aplikasi tambahan.
Menariknya, di beberapa aspek, Huawei Watch Fit 4 Pro mampu bersaing langsung dengan Apple Watch Ultra 2, meskipun perbedaan harganya terpaut hingga empat kali lipat lebih murah. Jadi, untuk pengguna yang membutuhkan smartwatch serbaguna, kompatibel untuk berbagai perangkat, dan menawarkan value tinggi, Huawei Watch Fit 4 Pro layak untuk dilirik.

