Harga termurah : Rp 329.000
  • Design

    3.00
  • Performance

    4.00
  • Durability

    4.00
  • Portabilitas

    4.00
  • Harga

    4.00

Bagus Koneksinya, Bagus Harganya

  • Design
  • Performance
  • Durability
  • Portabilitas
  • Harga
Gugus Febriansyah
Novice 1

Halo apa kabar?

Nama saya Gugus Febriansyah, seorang content writer di salah satu portal berita online. Saat ini saya berdomisili di Jember, sebuah kota di ujung timur pulau Jawa yang dikenal sebagai kota penghasil tembakau. Ini merupakan kedua kalinya saya nulis review di Pricebook, setelah sebelumnya sudah sempat menulis tentang smartphone keluaran Xiaomi, Pocophone F1.

Pada kesempatan ini, saya akan me-review MiFi Andromax M3S dari Smartfren yang telah saya beli sejak 7 bulan yang lalu. Alasan membeli modem ini, dikarenakan ketika akan memasang IndieHome prosesnya ribet minta ampun. Pihak Telkomnya bilang masih harus nunggu antrian, tapi selang waktu beberapa bulan juga tidak kunjung dipasang. Akhirnya, karena kebutuhan koneksi internet untuk pekerjaan yang sangat mendesak, maka belilah modem ini di gerai resminya seharga 500 ribu rupiah dengan garansi 1 tahun.

Oia, sebelum dibahas lebih jauh, berikut ini spesifikasi dari modem MiFi Andromax M3S yang perlu kalian ketahui.

  Chipset Qualcomm MDM 9307
  Modem WiFi LTE Cat4
  WiFi 802.11 b/g/n
  Support up to 32 users connections
  Battery 3000mAH
  MicroSD Slot, support up to 32GB
  Wireless Storage Function
  WPS button
  User Friendly Apps using MyLink M3S (available in iOS and Android)
  MySmartfren Apps for checking balance, quota & active period
  Color Options: Black & White

Lanjut ya, awalnya sih sempat nggak yakin mau beli modem ini. Sebab, di rumah saya yang tergolong pedesaan sinyal untuk operator ternama seperti Indosat, Telkomsel, dan XL saja tidak terlalu bagus. Apa kabar dengan Smartfren?

Faktanya, pas dipakai di rumah indikator sinyalnya berwarna hijau yang artinya koneksi cukup bagus dengan kualitas sinyal 4G, meskipun untuk kualitas terbaik seharusnya indikator menyala warna biru.

Namun, dengan kualitas ‘hijau’ seperti itu saja kecepatan yang diberikan cukup memuaskan. Tidak jauh berbeda dengan kecepatan koneksi ketika internetan di warnet. Bahkan, saat digunakan secara bersamaan oleh 10 orang, kecepatan koneksinya masih stabil. FYI, modem ini bisa kamu gunakan hotspot-an maksimal sampai dengan 32 pengguna.

Di awal pemakaian, Smartfren akan memberikan bonus kuota sebesar 60 GB yang bisa digunakan selama 45 hari saja sejak aktivasi modem. Untuk pemakaian normal, rata-rata dalam seminggu saya menghabiskan kuota sebesar 8 GB yang bisa dibeli seharga 45 ribu saja. Jadi, untuk sebulan bisa habislah sekitar 180 ribu saja. Itu belum termasuk bonus kuota utama sebesar 3 GB dan 8 GB kuota malam setiap isi ulang pulsa. Untuk kuota malam, berlaku antara jam 01.00 sampai dengan 05.00 pagi saja.

Kapasitas baterai sebesar 3000 mAH, dalam kondisi terisi penuh dapat digunakan lebih dari 12 jam. Bagusnya, meski digunakan dalam jangka waktu lama, suhu modem tidak pernah sampai panas yang berlebihan, cukup ‘hangat’ saja.

Untuk isi ulang pulsa dan cek sisa kuota, Andromax M3S didukung oleh aplikasi My Smartfren yang bisa didownload di Playstore. Oia, sempat beberapa kali modem ini terjatuh tetapi ternyata hal itu tidak mengganggu kinerja modem.

Jadi, secara keseluruhan Andromax M3S ini sangat memuaskan bagi saya. Baik dari segi kualitas koneksinya yang stabil serta harga paket datanya yang sangat terjangkau. Satu-satunya kekurangan modem ini ialah tidak memiliki layar digital yang menunjukkan informasi detail seperti beberapa modem milik BOLT.

Demikian review saya kali ini, semoga bermanfaat buat kalian yang sedang bingung mencari referensi modem yang bagus dengan harga terjangkau. Sampai jumpa di review selanjutnya.

Apa review ini berguna untuk Anda?

POPULAR RATED PRODUCTS