Canon EOS M3 Kameranya anak muda. - Review Kinerja Canon EOS M3 Kit 15-45mm oleh M Athok Illah

Harga termurah : Rp 6.050.000
  • Desain

    4.33
  • Kualitas Gambar

    4.00
  • Operabilitas

    4.33
  • Portability

    4.00
  • Baterai

    3.67

Canon EOS M3 Kameranya anak muda.

  • Desain
  • Kualitas Gambar
  • Operabilitas
  • Portability
  • Baterai
M Athok Illah
Novice 1

Sebagai seorang mahasiswa yang hobby travelling atau jalan-jalan untuk menikmati keindahan wisata indonesia, kehadiran sebuah kamera menjadi sesuatu yang wajib untuk dimiliki. Karena prinsip seorang petualang jangan mengabadikan apapun kecuali gambar, jangan meninggalkan apapun kecuali jejak, jangan membunuh apapun kecuali waktu. Saat ini memang kehadiran kamera pada smartphone sudah mencukupi untuk hanya sekedar upload di sosial media, tetapi kekurangan yang paling saya rasakan pada kamera smartphone saya adalah ketika dikondisi low light nya. Karena itu saya memutuskan untuk membeli kamera yang mendukung hobby saya yaitu jatuh pada pilihan KAMERA CANON IOS M3. Apalagi saat ini punya grub petualang sendiri. Jadi sangat sayang aja kalau tidak didokumentasikan secara baik. Jadi untuk pembaca setia PRICEBOOK kali ini saya mencoba mereview kamera yang menemani saya travelling yaitu CANON IOS M3 berjenis kamera mirrorless.

Alasan saya membeli kamera ini sebenarnya karena memang mencari kamera mirrorless yang secara body lebih kecil dari pada kamera DSLR yang memiliki ukuran lebih besar dan tentunya hasilnya tidak kalah dengan kamera DSLR. Disamping itu penggunaan kamera mirroless juga lebih simpel. Sebenarnya tidak ada alasan khusus saya membeli merk dan type ini. Hanya suka dengan desainnya dan direkomendasikan oleh penjualnya. Harganya sendiri ketika saya membeli dibulan desember tahun lalu yaitu 7 juta lebih 100 ribu. Dan kemungkinan besar harga turun saat ini. Tanpa panjang lebar berikut saya review kamera Canon ini.

unboxing = 1 buah kamera canon ios m3, baterai, lensa, charger, dan bonus memory card 16 GB. 

1. Desain dan Body

Karena tergolong kamera mirrorless, body untuk canon eos m3 tentu cukup minimalis, desainnya keren dan elegan, ketika memegangnya pun tidak licin karena ditambah sentuhan karet didepan untuk pegangannya. Pada bagian kanan ada port hdmi, sedangkan sebelah kiri ada lubang mic dan usb, jadi kalau mau transfer foto bisa menggunakan port usb ini sedangkan untuk lubang mic bisa digunakan untuk menambah kualitas suara ketika mengambil video tentunya sebelumnya harus punya mic external ya, serta bagian kiri terdapat tombol built in flash jadi dengan menggeser tombol tersebut maka flash akan muncul dibagian atas, sedangkan untuk menutupnya hanya tinggal menekan saja flashnya. Untuk bagian bawah seperti kamera pada umumnya ada tempat baterai dan memory card. Untuk bagian atas ada tempat yang namanya hot shoe yaitu tempat multifungsi yang biasa digunakan untuk lampu flash eksternal, trigger, mic dll. Selain itu juga terdapat tombol-tombol yang memadai yang akan saya jelaskan terpisah

2. Sensor APSC

Sensor yang dimiliki canon M3 ini ukurannya APSC, apa itu sensor APSC, sensor APSC adalah sensor yang biasa dipakai di kamera DSLR, jadi walaupun ukurannya mungil dan tergolongan kamera mirrorless jangan kawatir karena sensornya setara DSLR yang tentunya bodynya lebih besar.

3. LCD Touchcreen yang flexibel.

Layar pada canon ios M3 memiliki fitur yang memadai, selain touchcreen juga bisa diputar 180 derajat keatas yang bisa digunakan untuk vloging atau selfie, tentunya dengan menggunakan tongsis. Selain diputar 180 derajat keatas juga bisa dibutar kebawah maksimal sampai sudut kurang lebih 45 derajat, fungsinya digunakan untuk memotret atau merekam video dengan kamera kita pegang keatas, jadi kita masih bisa melihat gambar yang akan diambil.

4. Mode-mode pada Canon IOS M3

Mode canon ios m3 terdapat pada bagian atas untuk memilihnya hanya tinggal memutar saja, berikut fungsi-fungsinya.

  A+ = mode full auto, mode ini paling sering saya gunakan untuk dikondisi apapun terutama pada siang hari atau kondisi yang mendadak dan butuh foto cepat, tinggal memakai mode ini langsung jepret hasilnya sudah mencukupi.
  Hybrid auto, mode yang bergambar A dan logo video = mode ini akan menghasilkan 2 file yaitu gambar dan video proses pengambilan gambar tersebut.
  Mode logo bintang namanya Kreatif assist, sama seperti namanya mode ini digunakan untuk menambah kreatifitas hasil foto, yang bisa dirubah yaitu saturation, kontras, brightness, color tone, dll, seperti merubah efek gambar menjadi monokrom dll.
  Mode SCN atau scene. mode ini sangat banyak sekali yang bisa diatur, ketika masuk mode ini tinggal sentuh pada pojok kanan atas logo Q maka akan muncul banyak pengaturan untuk meningkatkan hasil jepretan. Contoh mode ini ada potrait untuk foto model, untuk foto makanan, foto pemandangan, olahraga dan beragam lainnya.
  Mode dengan logo 2 lingkaran yaitu mode filter, fungsinya untuk mengaktifkan mode HDR, Fish Eye, art effect, miniatur effect dll.
  Mode dengan logo video. Untuk mode pengambilan video, caranya menekan tombol lingkaran dengan titik merah disamping layar maka langsung mengambil video, untuk stop merekam tinggal menekan lagi tombol itu sedangkan untuk pause tinggal menekan tombol ok. sangat simple

Sisanya ada mode C, M, AV, TV, P mode-mode ini tidak saya jelaskan secara rinci karena intinya mode ini digunakan untuk manual, jadi kita bisa mengontrol penuh hasil gambar.

untuk pengambilan video pada canon ios m3 ini maksimal resolusi yaitu full HD 1920 x 1080 Pixel walaupun saat ini sudah ada yang sampai ukuran 4k tapi bagi saya ukuran Full HD sudah mencukupi karena didukung dengan gambar yang jernih dan tajam, walaupun digunakan dikondisi low light hasilnya sangat minim noise. saya jamin gambar yang dihasilkan sangat memanjakan mata.

5. 24 Megapixel dengan sensor APSC

Dengan resolusi 24 megapixel tidak perlu khawatir untuk hasilnya, karena dengan resolusi segitu kita bisa mencetak gambar sebesar A2 dengan hasil maksimalnya. Ukuran A2 itu sama dengan P = 42 cm x L = 59,4 cm. jadi walaupun dicetak sebesar itu hasilnya tetap tajam dan maksimal.

6. Baterai yang cukup awet

Untuk pengecesan baterai kamera ini cukup lama 2.5-3 jam an tetapi penggunaannya juga sangat awet, dalam pemakaian saya selama travelling tidak pernah kehabisan pemakaian ekstream biasanya pulang masih tersisa 1 tidak sampai low. Sedangkan penggunaan biasa sudah mencukupi Karena memang fungsi kamera untuk penggunaan momen-momen penting saja tidak setiap waktu. Jadi bagi saya baterai canon ios m3 sudah sangat mencukupi kebutuhan saya.

7. Adabtor EF-EOS M

Pertanyaannya apakah camera ini bisa dipakaikan lensa DSLR? Jawabnya bisa dengan syarat membeli adaptor EF-EOS M. jadi dengan adaptor ini camera M3 bisa compatible dengan banyak lensa canon lainnya. Keren banget lah dan sudah saya coba memakai adaptor ini. Walaupun bukan punya sendiri tapi punya sepupu. hehe

8. Fitur Wifi

Fitur ini akan sangat membantu untuk transfer gambar ke smartphone kita atau kita bisa meremote kamera kita dengan smartphone dengan cara mendownload aplikasi di playstore canon camera connect. Jadi untuk mengambil gambar kita bisa langsung menekan tombol lewat smartphone tanpa menyentuh kamera, sangat cocok untuk foto bersama tanpa menggunakan waktu timer. Dan hasilnya bisa langsung masuk ke smartphone kita. mantaap

Kesimpulan

Kamera ini sangat cocok buat yang hobby travelling, vlogging atau fotografer tetapi menginginkan kamera dengan ukuran yang lebih kecil. Hasil jepretannya juga sangat memuaskan dan memiliki fitur yang lengkap dan tidak kalah dengan dslr. Kamera ini cukup mudah digunakan dan compatibel dengan banyak lensa canon asalkan membeli adaptor tambahan seperti diatas. Baterai yang awet dan memiliki fitur wifi serta desain yang elegen menjadikan camera ini cocok buat anak muda yang aktif. sampai disini review saya, buat pembaca pricebook terima kasih banyak semoga bermanfaat. ingat beli gadget bandingkan dulu harganya hanya di pricebook #ReviewDuluYuk 

Apa review ini berguna untuk Anda?

POPULAR RATED PRODUCTS