nabila1999
Novice Level 1
28 June 2019 - 13:39

Tip Memilih Android untuk Game

Tip Memilih Android untuk Game - Tujuan utama siapa pun yang ingin membeli Android pintar tidak hanya untuk keperluan komunikasi, tetapi juga harus memenuhi keinginan multimedia seperti mendengarkan musik, menonton layanan streaming video, dan membeli video game.

Nikmati masalah video game, karena zaman monokrom dan Android symbian merajalela, orang-orang telah melakukan hobi yang satu ini. Space Impact, Bounce, hingga Snake adalah tiga dari sedikit game yang telah diinstal langsung pada Android lama yang baru saja tersedia, dan game favorit pengguna Android lama. Mainkan game seru lainnya di Game Online Terbaru ini.

Hobi ini berkembang melalui Android yang semakin pintar dan canggih. Penghapusan tombol fisik untuk mengakomodasi layar yang lebih luas dan juga dampak signifikan pada sektor chipset dan grafis telah menjadi faktor yang berkontribusi terhadap arah pengembangan hobi ini. Jika pada saat Android awal Anda hanya tahu game sederhana seperti Angry Birds atau Fruit Ninja.

Deretan game yang berseliweran di pasar aplikasi Android saat ini jauh lebih berkualitas dan genre bahkan lebih beragam. Bahkan, tidak jarang bagi Anda untuk menemukan game yang memiliki kualitas game dan grafik game PC atau konsol. Perkembangan revolusioner seperti ini dapat menimbulkan dilema bagi sebagian orang.

Sebab, hingga saat ini masih banyak calon pengguna yang gugup atau ragu untuk membeli HP untuk game. Lebih dari sekadar menghitung chipset prospektif dan aspek pendukung lainnya seperti jumlah RAM dan kapasitas baterai. Pada artikel ini kami mencoba memberikan beberapa tips ketika memilih Android untuk bermain game.

Prioritaskan Chipset dan GPU "gahar" Paling Banyak

Chip Chipset alias sistem jelas merupakan pertimbangan terpenting pertama jika Anda membutuhkan game sebagai syarat utama dalam menggunakan Android Anda. Dalam modul kecil ini semua data komputasi selesai dan diproses. Chipset adalah komponen terpenting yang akan menentukan apakah Anda nyaman bermain game di Android Anda.

Adakah Cara Lain untuk Memilih Android untuk Game Lainnya?

Untuk segmen Android, secara umum kita mengenal Qualcomm dan MediaTek sebagai dua produsen raksasa yang memonopoli chipset. Sementara itu, jika Anda melihat lebih jauh, Anda juga akan tahu Exynos Samsung, Kirin yang dirakit dan dikembangkan oleh HUAWEI, dan seri "Axe" yang disediakan oleh Apple untuk membuat perangkat mobile mereka.

Jangan Hanya Ukurannya, Pahami Jenis RAM yang Tersedia

Semakin besar kapasitas RAM, semakin luas informasi yang dapat diperoleh dihasilkan sehingga menghasilkan kinerja yang lebih cepat. Asumsi ini benar, tetapi tidak sepenuhnya benar. Karena, selain kapasitasnya, Anda juga perlu tahu kecepatan RAM.

RAM teknis yang digunakan pada Android adalah DRAM, yang merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Seiring dengan perkembangannya, jenis RAM ini kemudian menerima modifikasi lebih lanjut dan mengubah namanya menjadi LPDDR yang dirancang sebagai RAM hemat daya untuk Android.

Tidak perlu khawatir, karena Android ini merilis rata-rata yang telah menggunakan RAM tipe LPDDR4 atau menambahkan LPDDR3. Untuk menjalankan game 3D dengan lancar dan lancar, Anda diharuskan memiliki Android dengan minimal 3GB RAM dan salah satu jenis RAM di atas.

Baterai adalah nafas kehidupan game di Android

Baterai yang digunakan pada Android saat ini adalah jenis rata-rata Lithium-Ion (Li-Ion) dan Lithium-Polymer (Li-Po). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Jadi, Anda tidak perlu khawatir menghabiskannya. Karena pada dasarnya kompilasi berkaitan dengan baterai, yang paling penting adalah kapasitas yang ditentukan oleh teknologi pengisian cepat.

Saat ini, banyak Android kelas menengah dan bawah dilengkapi dengan baterai besar, yang kapasitasnya lebih unggul daripada Android superior. Ambil contoh Android terbaru dari ASUS, ZenFone Max Pro (M1) ZB602KL yang memiliki daya tahan baterai 5.000 mAh.

Dengan banderol harga mulai 2,3 juta, ukuran baterai jauh meninggalkan Galaxy S9 yang hanya mengandalkan baterai 3.000 mAh. Sementara harga ASUS ZenFone Max Pro (M1) ZB602KL bisa empat kali lebih tinggi dari Android buatan Samsung.

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar