Diperbaharui pada Senin, 21 September 2020 | 13:25

Jangan Dibeli! 5 Ciri Mobil Bekas Banjir, Lebih Parah Dari Karatan

Kenali Mobil Bekas Banjirimage via carnewscafe

Angka orang yang jual mobil bekas banjir sepanjang musim penghujan mengalami peningkatan cukup signifikan. Apalagi di awal 2020 saat sejumlah kota dan daerah di Indonesia menghadapi bencana alam tersebut dan mengakibatkan kerugian cukup parah. Dalam kasus ini, pemilik kendaraan yang tak sempat menyelamatkan mobil saat banjir menerjang memilih untuk menjualnya. 

Mobil bekas banjir tak bisa Anda samakan dengan mobil bekas lain yang tua atau tak diperlukan lagi oleh pemilik sebelumnya. Air yang merendam mesin dan komponen listrik pada mobil akan membuat performanya menurun drastis dan berisiko membahayakan Anda. Jadi, Anda perlu hati-hati saat membeli mobil bekas banjir dijual murah.

Ciri-ciri Mobil Bekas Banjir

Ciri-ciri Mobil Bekas Banjirimage via wheels.ca

Sebelum menyesal, sebaiknya ketahui dulu cici-ciri dari mobil bekas banjir. Berikut ini ada lima ciri yang dapat dikenali dari kendaraan roda empat yang sempat terendam banjir yang diambil dari beberapa sumber.

1. Menguarkan bau tak sedap

Buka mobil dan endus bau yang menguar dari interiornya. Apakah yang tercium aroma khas bagian dalam mobil atau bau tak sedap cenderung apak?

Jika yang Anda dapatkan adalah yang kedua, maka kemungkinan ada bagian mobil yang basah dan sulit dibersihkan sampai tuntas. Aroma wangi menyengat dari parfum pun bukan tanda bagus, karena berarti sang pemilik berusaha menutupi jejak kalau mobil sempat kena banjir.

2. Ada endapan kotoran atau lumpur

Salah satu alasan yang membuat pemilik mematok harga mobil bekas murah setelah tersapu banjir adalah kesulitan mengenyahkan kotoran atau lumpur.

Alangkah baiknya Anda memeriksa secara jeli bagian-bagian pada mobil yang kerap luput dari perhatian. Di antaranya kisi-kisi AC, dasbor, penutup speaker, sudut panel, sela rel jok mobil, hingga radiator.

Jika Anda menemukan sampah atau barang tertentu tersangkut, segera cari mobil bekas lain.

3. Munculnya karat atau korosi

Korosi atau karat sebenarnya wajar bila muncul di mobil. Akan tetapi, Anda harus hati-hati saat menjumpainya di mobil bekas yang sedang dijual, sebab hal ini bisa jadi tanda kalau kendaraan sempat terendam di tengah banjir.

Ketika mengunjungi tempat jual beli mobil bekas, pastikan Anda memeriksa bodi kendaraan secara menyeluruh. Karat pun kadang muncul di pedal atau jok/kursi penumpang pada kabin mobil.

4. Kerusakan mesin yang parah

Kondisi mesin yang tak lagi prima kerap terjadi pada mobil bekas. Hanya saja, Anda perlu waspada saat warna oli tampak cokelat keputihan, sebab ada indikasi oli telah tercampur air dari banjir.

Tanda lain yang harus Anda cermati adalah bunyi yang dikeluarkan saat Anda menyalakan mesin. Mobil yang belum mendapatkan perbaikan setelah terjebak banjir akan mengeluarkan bunyi lebih keras dan kasar dibandingkan bunyi dalam kondisi normal.

5. Gangguan pada komponen elektronik

Ciri kelima yang tak boleh Anda abaikan saat datang ke tempat jual mobil bekas banjir adalah gangguan pada komponen elektronik. Bagian ini sangat rentan terhadap air karena berhubungan dengan listrik.

Jadi, pastikan Anda memeriksa perangkat seperti lampu, AC, audio, hingga wiper. Jangan lewatkan lampu indikator Electronic Power Steering pada dasbor. Kalau EPS tak menyala, bisa jadi disebabkan kena terjangan banjir.

Bagian yang Harus Dicek Sebelum Membeli

Kenali Mobil Bekas Banjirimage via pexels

Ingin melakukan pengecekan lebih mendalam? Setelah mengenali ciri-ciri di atas, lanjutkan dengan pemeriksaan pada bagian-bagian berikut ini:

1. Rem

Apakah mobil bekas banjir dijual murah masih memakai rem tromol? Coba tekan rem berulang kali sampai normal. Mekanisme rem mobil yang sudah menerobos banjir biasanya butuh waktu lebih lama untuk bekerja optimal dibandingkan rem cakram;

2. Radiator

Seperti yang dibahas sebelumnya, radiator jadi komponen yang kerap berubah jadi ‘tempat sampah’ saat terkena banjir. Radiator yang masih bagus umumnya memiliki kualitas air bersih dan tak akan menimbulkan overheat.

3. ECU

ECU atau Electromic Control Unit yang berada di kabin tak terlepas dari risiko rusak terhadap air. Ketika ECU terlanjur terendam banjir, Anda harus siap-siap mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk menggantinya.

4. Kabel dan sekring

Selanjutnya, periksa kabel dan sekring yang berfungsi dalam sistem listrik mobil. Harga mobil bekas tak akan ada artinya lagi kalau komponen ini rusak parah akibat air atau banjir. Anda tak mau kena korsleting saat berkendara, bukan?

5. Kaki-kaki mobil

Bagian kaki-kaki yang mencakup tie rod, ball joint, dan as roda perlu Anda periksa sebelum membeli mobil. Bagian tersebut rentan berkarat setelah terpapar banjir. Jika belum parah, Anda dapat melumasinya dengan gemuk.

6. Penyaring udara

Air filter bertugas buat menjaga aliran udara pada mesin dan menyaring material debu sebelum udara masuk ke ruang bakar. Kalau kebanjiran, jangan nyalakan dulu mobil, sebab air filter masih kebasahan.

7. Tranmisi dan gardan

Bagian terakhir yang harus dicek saat mampir ke agen jual beli mobil bekas adalah transmisi dan gardan. Pemilik yang bertanggung jawab akan mengurasnya agar daya geseknya berkurang dan mencegah aus.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

kenali mobil bekas banjir

Komponen mobil bukan satu-satunya hal yang harus Anda perhatikan, terutama kalau berniat memakai mobil bekas. Untuk mengoptimalkan pemeriksaan, pastikan juga Anda mengecek hal-hal di bawah ini agar tak menyesal mengambil keputusan.

1. Kelengkapan catatan servis

Salah satu cara ampuh untuk meyakinkan kondisi mobil adalah lewat catatan servis atau service record. Dari bukti tersebut, Anda dapat menilai sendiri bagaimana pemilik sebelumnya mengurus mobil, termasuk saat mobil terjebak atau harus melewati banjir.

Kendaraan yang mendapatkan servis berkala akan memperlihatkan performa prima saat Anda coba di agen jual mobil bekas banjir.

2. Membandingkan harga mobil bekas

Jangan langsung tergiur dengan harga miring! Sebelum menjatuhkan pilihan, buat daftar mobil dengan harga yang menurut Anda bersaing ketat.

Nekat membeli mobil dengan harga di bawah pasaran, bahkan untuk ukuran bekas, adalah tindakan yang bakal bikin Anda menyesal. Ada kemungkinan kendaraan tersebut tak bagus atau harus diperbaiki secara menyeluruh.

3. Meminta test drive pada agen/penjual

Seperti di showroom atau dealer resmi, agen mobil bekas terpercaya juga tak akan menolak saat Anda meminta test drive. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mesin mobil bekas banjir murah yang menurut Anda masih prima. Khususnya pada bagian-bagian krusial seperti kaki-kaki, rem, hingga transmisi.

4. Kelengkapan dokumen mobil

Sudah selesai melakukan test drive dan merasa cocok dengan mobil bekas pilihan Anda? Pastikan Anda tak lupa memeriksa kelengkapan dokumen seperti STNK, BPKB, hingga faktur.

Cocokkan nomor rangka dengan nomor mesin mobil, lalu pastikan kondisi fisik kendaraan sesuai dengan surat yang diberikan. Cek juga apakah nama pemilik yang tertera di surat kendaraan bukan fiktif.

Kalau Anda masih ragu, ajak teman yang paham dunia otomotif atau teknisi dari bengkel terpercaya. Dengan begitu, Anda akan pulang bersama kendaraan yang dibutuhkan dengan harga mobil bekas sesuai pasaran.

Selamat mencari mobil bekas yang diidamkan.

Like us!
Imam Ali

Content Writer

1707 Posts

Berbekal photography dan multimedia desain membuka jalan ke perusahaan konsultan cekindo.com. Awali karir jurnalistik di Majalah Chip Foto Video. Ketertarikan pada teknologi dan gadget berkembang ke Majalah Chip dan Chip.co.id, mulai dari review gadget dan peripheral PC, berlanjut ke Tabloid Sinyal dan SinyalMagz. Hobi otomotif memberi kesempatan bekerja di Agency mengawal konten otomotif. Di Pricebook, membuat beragam artikel terkait news, ulasan dan review serta info pasar yang berbasis SEO.