Cara Merawat Motor Matic Selama Musim Hujan dan Banjir

Oleh Nur Abdillah updated Kamis, 6 Feb 2020 | 11:50

Cara Merawat Motor Matic
Selain membawa berkah, musim hujan juga menjadi kewaspadaan tersendiri. Terutama dalam menjaga barang-barang kesayangan dari guyuran air hujan agar tetap dalam kondisi yang baik. Salah satunya adalah perawatan motor, terutama motor matic. ketika musim penghujan tiba, maka dibutuhkan perawatan khusus agar motor matic dalam kondisi prima.  

Di saat musim penghujan tiba, hal yang sudah pasti dialami oleh pemilik kendaraan adalah kotornya bodi kendaraan. Di mana air hujan yang mengguyur disertai dengan lumpur dan partikel-partikel lainnya akan meninggalkan noda atau bercak-bercak setelah kering. Hal inilah yang akan membuat tampilan motor menjadi kusam.

Sedangkan jika segera dibersihkan dan tiba-tiba hujan turun kembali, hal tersebut menjadi usaha yang sia-sia sebelum musim penghujan benar-benar mengakhiri masanya dan mengalami pergantian musim.

Nah, kali ini kami akan coba memberikan ulasan mengenai cara merawat motor matic agar bisa terus menemani beraktivitas.

Permasalahan Umum Motor Matic di Musim Hujan

Cara Merawat Motor Matic
Ketika musim hujan tiba, ada beberapa masalah yang harus dihadapi pemilik motor matic. Berikut masalah-masalah yang umumnya dijumpai motor matic ketika musim penghujan tiba.

1. Mesin Kotor

Ketika musim penghujan tiba, maka akan sangat rawan sekali terjadi banjir di beberapa titik. Apalagi jika Anda sedang mengemudi motor matic di genangan air yang cukup tinggi. Mesin-mesin motor Anda nantinya yang akan menjadi korban, termasuk busi dan lainnya.

2. Kerusakan CVT (Continuous Varible Transmission)

CVT adalah sebuah transmisi yang terdapat di dalam motor matic. Walaupun letaknya di dalam, namun jika Anda nekat menerjang genangan air hujan yang cukup tinggi, tidak menutup kemungkinan akan membuat komponen CVT pada motor matic Anda akan kemasukan air. Jika hal tersebut terjadi maka bisa menyebabkan motor mogok.

3. Water Hammer

Water Hammer ini juga bisa disebut dengan fluid hammer yang disebabkan oleh air dengan volume yang banyak memasuki bagian ruang bakar motor matic. Dampaknya bisa membuat seher motor pecah atau bisa juga setang piston yang bengkok. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya siklus kompresi piston yang bergerak dari titik mati bawah ke titik mati atas.

4. Knalpot Kemasukan Air

Jika diketahui bahwa jalan yang akan di lewati mengalami banjir, lebih baik untuk menghindarinya. Jika tetap nekat melewatinya, maka akan bermasalah ada knalpot motor matic. Apabila knalpot kemasukan air, maka resiko yang dapat terjadi adalah akan terjadi mogok. Hal tersebut dikarenakan air di dalam knalpot akan menghambat arus gas buang sisa pembakaran di mesin.

Cara Melakukan Perawatan Motor Matic

Cara Merawat Motor Matic
Sebagai pemilik kendaraan berupa motor matic, Anda memiliki pekerjaan tambahan ketika musim penghujan tiba, yakni melakukan perawatan motor matic. Bukan saja hanya membersihkan bagian luarnya saja, tetapi juga turut memperhatikan bagian dalam motor atau bagian mesinnya. Berikut adalah perawatan yang bisa diusahakan untuk motor matic.

1. Cek dan Ganti Oli serta Busi

Jika motor matic sering digunakan untuk menerjang genangan air, bisa segera mengecek atau melakukan penggantian oli mesin. Selain itu juga perlu dilakukan pengecekan pada bagian busi. Ditakutkan busi pada motor kotor akibat terkena air hujan yang bercampur dengan lumpur. Kondisi filter udara juga perlu dilakukan pengecekan, karena beresiko terjadi penyumbatan oleh kotoran dari genangan air hujan. Jika sampai terjadi, maka biasanya motor matic akan sulit untuk distater atau dioperasikn mesinnya.

2. Periksa CVT

Jika nekat menerobos banjir dan motor matic mati, segera pinggirkan. Kemudian bisa coba membuka tutup CVT dan mengeluarkan air di dalamnya hingga kering kembali. Jika tidak dikeringkan terlebih dahulu dan tetap memaksa menggunakannya dalam kondisi CVT yang basah berdampak kerusakan pada CVT motor matic.

3. Memeriksa Ban

Ketika musim penghujan, maka kondisi di jalan pun akan menjadi licin. Oleh karena itu, untuk menghindari selip, periksalah alur ban. Apakah masih bagus atau sudah aus. Karena alur ban tersebut dapat berfungsi untuk memudahkan ketika melewati genangan air hujan. Dan tekanan udara yang ada pada ban dapat berfungsi untuk mengendalikan stang agar lebih ringan ketika melewati genangan air hujan.

4. Periksa Rem Depan dan Belakang

Usahakanlah agar selalu membersihkan rem setelah diguyur oleh air hujan. Untuk rem yang bertipe cakram bisa dengan melihat ketebalan kanvas remnya. Sedangkan untuk di bagian belakang, perlu diperhatikan pada bagian tuas panel belakang untuk dicek apakah masih layak untuk digunakan atau tidak. Kondisi rem menjadi sangat penting untuk menahan laju sepeda motor dan untuk menjaga keselamatan selama berada di jalanan, terutama yang licin karena air hujan.

5. Cek Penerangan Motor

Di dalam kondisi hujan, pandangan akan menjadi terganggu. Sehingga disarankan untuk pengemudi kendaraan agar menghidupkan lampu kendaraannya. Oleh karena itu, cek lah kondisi penerangan motor benar-benar dalam kondisi yang baik dan bisa membantu untuk menerangi ketika sedang berkendara di tengah guyuran hujan.

Tips Memilih Bengkel Bagi Yang Sibuk

image via pexels

Cara merawat motor matic dapat juga dilakukan dengan rutin melakukan service di bengkel-bengkel motor yang dipercayai. Bagi yang selalu disibukkan dengan rutinitas sehari-hari, sementara sepeda motor matic membutuhkan perawatan, maka tips memilih bengkel ini akan menjadi rekomendasi :

1. Carilah Bengkel Yang Dekat

Pertama bisa mencari bengkel yang dekat dengan lokasi tempat tinggal atau dekat dengan lokasi tempat kerja. Selain lebih mudah dalam pengambilannya yang tidak terlalu jauh, juga akan memudahkan untuk melakukan complain bila terjadi hal-hal di dalam hasil akhir service motor yang tidak memuaskan.

2. Rajin Mencari Informasi atau Rekomendasi Dari Orang Lain

Anda perlu untuk bertanya-tanya pada teman yang sering melakukan service motor mengenai bengkel mana yang biasanya dituju. Jika respon dari kenalan positif, maka dapat mengikuti jejaknya untuk turut menyerahkan motor di bengkel tersebut.

3. Bisa Ditinggal

Sebagai orang yang kesehariannya sibuk, tentu akan kesulitan jika harus menunggu proses service motor yang biasanya tidak sebentar. Oleh karena itu, sebelum menyerahkan motor untuk di-service, tanyakan terlebih dahulu apakah motor bisa ditinggal atau tidak.

Setelah memiliki waktu senggang atau setelah pulang kerja baru bisa untuk mengambil motor tersebut. Jika pihak bengkel mengijinkan dan pelayanannya juga memuaskan, maka Anda perlu memberinya kepercayaan dan kembali lagi jika dibutuhkan.

Perawatan motor matic ketika hujan tengah mengguyur tentu menjadi kewajiban agar dapat memastikan kendaraan selalu sehat dan bisa terus digunakan. Karena kondisi mesin yang sudah terkena air dan tidak segera dibersihkan akan berakibat fatal untuk keawetannya dan riskan terjadi mogok sewaktu-waktu. Perawatan tersebut juga tentunya untuk selalu menjaga akan keselamatan.

Artikel Terkait

Komentar