8 Fitur Keselamatan Berkendara yang Harus Ada di Mobil Anda

Oleh Ryan S updated Kamis, 13 Sep 2018 | 16:23

Image via www.esdc.eu

Dalam memilih kendaraan ada berbagai hal yang harus Anda pertimbangkan. Selain faktor harga, perawatan dan berbagai fitur di dalamnnya, faktor keselamatan menjadi sebuah hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, kini para produsen mobil sudah mulai membenahi beragam fitur keselamatan dalam produk mereka.  

Dan kini seiring berkembangnya teknologi, fitur keselamatan kendaraan terus berkembang untuk mengurangi tingkat kecelakaan atau cedera ketika berkendara. Berikut ini adalah beberapa fitur keselamatan kendaraan yang sudah bisa kita jumpai dalam kendaraan saat ini.

1. Seat Belt

Seat belt merupakan fitur keselamatan paling rendah yang dimiliki oleh mobil. Fitur ini ditujukan agar pengemudi tidak menbarak atau terbentur dashboard atau kemudi ketika mobil mengalami tabrakan.

Seatbelt saat ini tidak hanya tersedia untuk penumpang depan saja, tetapi penumpang bagian baris kedua atau ketiga juga sudah diberikan fitur ini agar tidak terdampak dengan risiko yang sama. Saat ini seatbelt sudah tersedia dengan berbagai macam pengaturan seperti menggunakan height adjuster agar kita semakin nyaman ketika menggunakan seatbelt.

2. Airbag

Image via AutoEvolution.com

Airbag atau kantung udara merupakan salah satu fitur yang saat ini sudah umum kita temukan pada mobil. Fitur keselamatan ini pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 90-an di Amerika Serikat hingga akhirnya menjadi sebuah fitur standar kendaraan seperti saat ini.

Airbag saat ini sudah memiliki beberapa jenis yang ada di kendaraan seperti Supplemental Restraint System (SRS) Airbag, Curtain Airbag atau Sideways Airbag. Berbagai jenis airbag ini ditujukan untuk melindungi pengendara dari benturan yang berasal dari berbagai arah.

Fitur ini akan bekerja pada kecepatan dan jenis tumbukan tertentu pada saat kendaraan melaju. Sehingga bila Anda mengalami tabrakan tetapi tidak memenuhi batas kecepatan yang sudah ditentukan, airbag tidak akan langsung mengembang.  

3. Anti-Lock Braking System (ABS)

Image via autointhebox.com

Apakah Anda pernah melakukan pengereman mendadak saat mengendari kendaraan pada kecepatan yang tinggi? Bila pernah, maka pada proses tersebut kemungkinan akan membuat roda Anda terkunci saat melakukan pengereman dan membuat mobil Anda sulit dikendalikan. 

Untuk menghindari hal tersebut, sekarang biasanya mobil sudah menggunakan fitur Anti-Lock Braking System (ABS) untuk mencegah terjadinya roda mobil terkunci. BS ini membantu kita melakukan pengereman mendadak, kendali mobil jadi lebih mudah dilakukan terutama ketika mengemudi dalam kecepatan tinggi.

Saat mobil berada dalam kecepatan tinggi dan melakukan pengereman mendadak, roda mobil terkunci hingga sulit dikendalikan. Dengan menggunakan fitur ini, jarak pengereman juga bisa dikurangi tetapi pengereman akan lebih bersifat pasti dibandingkan tidak menggunakan ABS.

4. Electronic Brake force Distribution (EBD)


Electronic Brake force Distribution (EBD) biasanya sudah satu paket dengan ABS. Fungsi dari EBD ini sendiri adalah untuk menyalurkan daya pengereman yang seimbang di setiap ban mobil pada kondisi tertentu. Bila Anda berkendara dalam kecepatan dan pengereman yang normal, maka biasanya beban pengereman akan lebih berat diberikan kepada roda depan.

Tetapi, bila dalam keadaan tertentu saat Anda harus mengerem mendadak dengan jarak yang pendek, maka EBD akan bekerja menyalurkan tekanan rem ke seluruh roda sehingga pengereman bisa lebih maksimal. Mekanisme ini juga berlaku bila kendaraan Anda membawa penumpang, sistem EBD akan menyalurkan tekanan rem ke bagian yang memiliki beban lebih sedikit.

5. Electronic Stability Control (ESC)


Electronic Stability Control merupakan fitur keselamatan yang akan membantu pengemudi jika pengemudi mulai kehilangan kontrol kendaraan. Melalui sensor eletronik yang dimiliki oleh mobil, maka sistem ini akan melakukan pengontrolan agar mobil kembali melaju di jalur yang seharusnya.

Fitur ini memilliki nama yang berbeda-beda untuk setiap produsen seperti Active Stability Control (ASC), Dynamic Stability Control (DSC) atau Electronic Stability Program (ESP). Tetapi pada dasarnya, seluruh sistem tersebut memiliki cara kerja yang sama.

6. Autonomous Emergency Braking (AEB)

Image via CarsGuide

Perkembangan teknologi telah mampu membuat sebuah kendaraan mendeteksi objek yang berada di depannya. Dengan fitur Autonomous Emergency Braking, kendaraan Anda bisa mendeteksi kecepatan kendaraan yang ada di depan.

Bila kendaraan tersebut terlalu dekat atau berjalan terlalu pelan, maka mobil akan secara otomatis menurunkan kendaraannya hingga berada pada jarak yang sangat aman untuk berkendara. Fitur ini tentunya sangat dibutuhkan oleh para pengendara yang sering melewati jalan tol dimana kecepatan kendaraan sangat tinggi.

7. Blind Spot Monitoring (BSM)


Fungsi Blind Spot Monitoring adalah memastikan tidak ada kendaraan yang muncul dari arah blind spot saat Anda akan berpindah jalur. Sistem ini bekerja dengan menggunakan sensor dan akan memberikan peringatan jika ada kendaraan melaju dari arah blind spot kendaraan Anda.

Fitur ini tentunya sangat bermanfaat bagi pengemudi terutama bila berada di ruas jalan tol. Mengingat pengemudi di Indonesia yang memang masih sulit untuk berpindah jalur dengan benar.

8. Crumple Zone

Image via crumplezones-physics.blogspot.co.id

Crumple Zone adalah bagian kendaraan yang sengaja dibuat lebih lemah dibandingkan dengan bagian lainnya. Tujuannya adalah agar gaya yang timbul akibat benturan atau tabrakan diserap seluruhnya oleh bagian tersebut sehingga bagian penumpang bisa lebih aman.

Contoh teknologi ini adalah GCON + ACE pada mobil buatan Honda. Dengan menggunakan teknologi ini, bagian depan kendaraan menjadi lebih rentan ketika terjadi tabrakan, tetapi bagian kabin bisa tetap aman bagi penumpang.

Tidak Semua Kendaraan di Indonesia Punya Fitur Keamanan Lengkap

Itulah beberapa fitur keselamatan kendaraan yang ada di dalam mobil saat ini. Sayangnya, fitur keselamatan kendaraan di Indonesia masih bersifat opsional sehingga tidak semua kendaraan dilengkapi oleh fitur tersebut. Padahal keselamatan penumpang merupakan sebuah hal yang utama dibandingkan dengan harga atau desain kendaraan paling futuristik sekalipun.

 

Artikel Lainnya

Komentar