Pengajuan Kartu Kredit Anda Ditolak, Mungkin Ini Alasannya

Oleh Rizki Abadi updated Selasa, 2 Jan 2018 | 14:32

Tak bisa dipungkiri, kegiatan perdagangan semakin mendorong metode pembayaran yang memudahkan. Anda bisa bertransaksi langsung menggunakan uang tunai, uang elektronik, kartu debit, atau kartu kredit, tinggal pilih.

Sebagian besar transaksi online bahkan hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kredit atau debit Anda. Kondisi ini tentu mendorong kita untuk mulai mempertimbangkan, inikah saatnya kita memiliki kartu kredit? Lalu, bagaimana jika ternyata pengajuan kartu kredit kita ditolak?

Eits, jangan langsung berkecil hati atau menyalahkan pihak bank jika hal ini terjadi. Penolakan pengajuan kartu kredit umum terjadi kok, baik pada calon nasabah yang belum pernah memiliki kartu kredit maupun pada nasabah yang sudah memiliki dua kartu sekalipun. Nah, untuk menghindari pengajuan kartu kredit kembali ditolak di masa yang akan datang, simak beberapa alasan yang membuat pengajuan kartu kredit ditolak.

1. Tidak Memenuhi Syarat Utama

pengajuan kartu kredit
syarat Anda tidak cukup via grantcardonetv.com

Tahukah Anda, Bank Indonesia menetapkan dua syarat utama untuk memiliki kartu kredit? Syarat pertama ditinjau dari segi umur. Calon nasabah selaku pemegang kartu utama setidaknya telah berusia 21 tahun atau sudah menikah. Sementara untuk pemegang kartu tambahan, usia minimal adalah 17 tahun atau sudah menikah. Syarat kedua ditinjau dari segi penghasilan.

Calon nasabah dengan pendapatan kurang dari Rp3 juta rupiah tidak diperbolehkan memiliki kartu kredit. Nah, sudahkah Anda memenuhi kedua syarat tersebut? Jika sudah, tetapi aplikasi Anda mengalami penolakan, mungkin penyebabnya ada di alasan berikutnya.  

2. Tidak Mengisi Dokumen yang Diperlukan dengan Lengkap

Setelah memenuhi syarat utama, langkah berikutnya agar pengajuan kartu kredit dapat disetujui adalah mengisi formulir pengajuan dengan lengkap dan sesuai fakta. Jika Anda lalai atau salah mencantumkan informasi dasar, seperti tempat tanggal lahir, alamat tinggal, atau nomor telepon yang dapat dihubungi, dapat dipastikan aplikasi Anda akan ditolak.

Nasib yang sama juga akan menimpa aplikasi Anda jika sudah melengkapi formulir, tetapi lupa mencantumkan dokumen pendukung, seperti fotokopi slip gaji, KTP, atau NPWP. Jadi, pastikan Anda telah mempersiapkan seluruh dokumen yang akan dibutuhkan untuk menunjang permohonan kartu kredit saat mendaftar ya!

3. Sulit Dihubungi

Sudah yakin seluruh dokumen dan formulir diisi lengkap, tetapi pengajuan kartu kredit Anda ternyata ditolak? Tunggu dulu, jangan-jangan Anda sulit dihubungi selama masa verifikasi data berlangsung. Umumnya, pihak bank akan meminta Anda menunggu sekitar 14 hari kerja sejak mendaftar untuk memproses aplikasi Anda.

Selama masa tersebut, pastikan keempat kontak yang dicantumkan, yaitu nomor handphone pribadi, nomor telepon rumah, nomor kantor, dan nomor orang yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat, masih aktif dan dapat memverifikasi data yang dicantumkan di aplikasi.

Jika Anda seorang karyawan, pastikan setidaknya nomor handphone dan telepon kantor Anda dapat dihubungi. Sementara jika Anda seorang pekerja lepas, usahakan nomor handphone dan kontak darurat dapat dihubungi. Jika sulit dihubungi pada masa verifikasi, bagaimana pihak bank bisa yakin Anda tidak akan sulit dihubungi di masa depan seandainya Anda gagal membayar tagihan.

4. Slip Gaji yang Diberikan Mencurigakan

pengajuan kartu kredit
jujurlah dalam urusan slip gaji via e-bas.com.au

Terkadang, agar kita bisa mendapatkan limit kredit yang besar, kita membuat slip gaji dengan nominal yang dilebihkan dari total gaji sebenarnya. Hati-hati, usaha ini bisa saja berhasil dan membantu Anda mendapatkan limit kredit yang diinginkan. Namun, usaha ini juga bisa berbalik membuat aplikasi Anda justru ditolak.

Tentu saja pihak bank tidak hanya memverifikasi data melalui kantor dan kontak darurat Anda, tetapi juga mengecek histori kredit Anda. Terlebih lagi jika Anda mengajukan permohonan kartu kredit di bank tempat gaji dibayarkan, tentu tidak akan sulit untuk mencocokkan apakah data yang dimasukkan sesuai atau tidak, bukan?

5. Laporan Kredit di SID BI Mengkhawatirkan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pihak bank akan menganalisis kondisi keuangan Anda sebelum menyetujui aplikasi kartu kredit itu. Salah satu caranya adalah dengan mempelajari laporan kredit Anda yang ada di dalam Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia (SID BI). Jika sebelumnya sudah memiliki kartu kredit, pernah atau sedang memiliki pinjaman, baik di bank maupun di perusahaan pembiayaan, BI akan memiliki riwayat kredit Anda.

Nah, kalau sebelumnya pernah mengalami kredit macet, gagal bayar, atau tunggakan yang terlalu besar, tentu laporan kredit Anda akan dinilai mengkhawatirkan dan dapat menjegal aplikasi pengajuan kartu kredit Anda untuk disetujui. Jadi, alangkah baiknya bila sebelum mengajukan permohonan kartu kredit, Anda sudah memperbaiki riwayat kredit yang sebelumnya sempat buruk.

6. Sudah Memiliki Banyak Kartu Kredit

Periksa dompet Anda, ada berapa banyak kartu kredit dari bank yang berbeda di sana? Kalau sudah memiliki lebih dari dua kartu kredit yang diterbitkan oleh bank berbeda, mungkin inilah alasan mengapa pengajuan kartu kredit akan ditolak.

Berdasarkan ketentuan yang telah dikeluarkan Bank Indonesia, calon nasabah berpenghasilan Rp3–10 juta hanya boleh memiliki kartu kredit dari maksimal dua penerbit (bank) dan batas plafon kredit dari seluruh kartu yang dimilikinya maksimal tiga kali pendapatannya tiap bulan.

adi, jika penghasilan yang didapat berkisar antara Rp3–10 juta dan sudah memiliki kartu kredit yang diterbitkan dua bank, misal Bank Mandiri dan CIMB, aplikasi pengajuan kartu kredit Anda ke BNI sudah pasti akan ditolak.  

7. Masa Kerja di Perusahaan Tempat Bekerja Belum Lama

pengajuan kartu kredi7
masih belum bekerja selama 1 tahun via businessnewsdaily.com

Beberapa bank penerbit kartu kredit juga mempertimbangkan lama masa bekerja Anda di perusahaan yang dicantumkan sebagai bahan pertimbangan untuk menyetujui aplikasi Anda. Lama masa bekerja yang diperlukan mungkin berbeda di masing-masing bank. Umumnya, paling sedikit masa bekerja sudah satu tahun. Hal ini untuk memprediksi kemampuan Anda membayar tagihan kelak.

Jangan Merasa Kapok Mengajukan Kartu Kredit

Apakah salah satu alasan di atas sudah menjawab rasa penasaran terkait mengapa pengajuan kartu kredit Anda ditolak? Jika alasan penolakan di luar alasan nomor 6, jangan langsung merasa kapok. Anda masih dapat mengumpulkan dan memenuhi syarat-syarat yang kurang, memperbaiki catatan rekening di Bank Indonesia, dan memastikan kesalahan sebelumnya, seperti sulit dihubungi atau slip gaji mencurigakan, tidak akan terulang lagi.

Biasanya, bank membutuhkan proses untuk memperbarui data pemohon yang ditolak selama 6 bulan. Oleh karena itu, tunggulah sampai masa penolakan Anda berakhir sebelum kembali mengajukan permohonan kepemilikan kartu kredit, ya.

Artikel Terkait

Komentar