Diperbaharui pada Rabu, 12 Juni 2024 | 14:27

10 Tips Membeli iPhone Bekas Agar Tidak Tertipu Hp Curian atau Tidak Resmi

tips membeli iphone bekasFoto: Pexels

Belakangan ini muncul tren di kalangan masyarakat Indonesia untuk memiliki smartphone produksi Apple, yaitu iPhone, agar bisa diterima di lingkup pergaulan tertentu. Beberapa orang menganggap dengan memiliki iPhone, maka dapat menciptakan ilusi terkait dengan status sosial.

Tidak dapat dipungkiri, label “premium” pada produk Apple membuat sebagian orang terpesona, sehingga berbagai cara dilakukan untuk bisa memiliki iPhone, termasuk dengan membeli produk second atau bekas, yang harganya sedikit lebih murah bila dibandingkan dengan harga iPhone baru.

Pasar iPhone bekas di Indonesia memang tergolong tinggi, karena permintaan konsumen yang juga tinggi. Beragam tipe iPhone bekas masih menjadi primadona di kalangan konsumen. Namun terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika hendak membeli iPhone bekas.

Hati-Hati Membeli iPhone Bekas

tips membeli iphone secondFoto: Pexels

Perlu diketahui bahwa tidak semua perangkat iPhone bekas yang ada di pasaran saat ini, bisa dipertanggung jawabkan kualitasnya. Sudah bukan rahasia bila banyak beredar produk-produk iPhone yang tidak resmi. Istilahnya black market.

Selain itu, banyak pula beredar produk iPhone palsu, atau lebih umum dikenal dengan istilah iPhone HDC, yang dijual sebagai iPhone bekas. Bila tidak waspada dan teliti, calon pembeli dapat tertipu mengira iPhone yang dibelinya adalah asli buatan Apple.

Bagi konsumen yang lebih suka berbelanja secara online, sudah ada beberapa kasus pembelian iPhone bekas yang ternyata adalah barang curian, sehingga pembeli tidak bisa menggunakan iPhone tersebut karena terkunci, dan penjual menghilang tanpa jejak alias tidak bisa dihubungi.

Karena berbagai alasan tersebut, maka diperlukan kewaspadaan sebelum memutuskan untuk membeli iPhone bekas.

Tips Membeli iPhone Bekas Secara Online

tips membeli iphone secondFoto: Pexels

Berbelanja secara online memberikan kenyamanan lebih karena kita tidak perlu mengunjungi langsung toko atau penjual barang yang kita inginkan. Bila Anda termasuk orang yang suka berbelanja online, termasuk dalam hal membeli iPhone bekas, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Beli dari Penjual yang Terpercaya

Tips ini mungkin terkesan klise bagi Anda, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ini adalah sebuah langkah penting ketika akan membeli iPhone bekas, terutama bila Anda hendak membeli secara personal melalui tangan pertama, bukan toko.

Bila membeli secara personal, sebisa mungkin lakukan pengecekan secara menyeluruh dengan meminta berbagai bukti seperti foto atau video. Pastikan juga Anda mengajukan permintaan khusus, untuk menghindari penipuan bila penjual menggunakan foto orang lain.

Bila membeli melalui toko, pastikan mereka memiliki sertifikasi untuk perangkat iPhone bekas yang dijual, mulai dari kondisi fisik, fungsi, hingga grade-nya secara keseluruhan. Penjual iPhone bekas yang baik pada umumnya memiliki sistem pengujian yang tersertifikasi.

2. Pelajari Kebijakan Pengambalian Barang

Sebelum memutuskan untuk membeli iPhone bekas secara online, pastikan Anda sudah menanyakan perihal pengembalian barang bila ada kerusakan atau tidak sesuai dengan deskripsi. Tanyakan dengan mendetail tentang proses pengajuan dan jangka waktu pengembaliannya.

3. Tanyakan Perihal Garansi

Membeli barang elektronik, terlebih smartphone, membutuhkan jaminan bila terjadi kerusakan. Untuk itu, penting sekali untuk menanyakan perihal garansi kepada penjual. Terdapat dua jenis garansi, yakni garansi resmi distributor, dan garansi toko.

Garansi resmi distributor diberikan untuk perangkat iPhone yang dijual secara resmi di Indonesia. Tanyakan bila iPhone bekas yang akan dibeli, masih memiliki sisa garansi atau sudah habis. Ini penting untuk berjaga-jaga bila iPhone mengalami kerusakan di kemudian hari.

Bila garansi resminya sudah habis, pastikan untuk menanyakan apakah penjual memberikan garansi toko, dan berapa lama. Garansi toko ini pada umumnya diberikan untuk dua jenis produk iPhone bekas, yakni yang masuk secara resmi, atau yang melalui toko (IMEI didaftarkan oleh penjual, bukan distributor resmi).

4. Cek Riwayat Penggunaan

Mengetahui riwayat pemakaian perangkat iPhone bekas yang akan dibeli sangat penting. Tanyakan kepada penjual bagaimana kondisinya, termasuk berapa lama waktu pemakaian iPhone tersebut. Cari tahu juga apakah ada kerusakan fisik, hingga status kesehatan baterai.

5. Pastikan iPhone Bekas Tidak Terkunci

Tips terakhir ini sangat penting, karena berhubungan dengan penipuan. Penjual yang berniat jahat biasanya menjual iPhone bekas hasil curian dalam keadaan terkunci. Bila kunci aktivasi aktif, maka iPhone tersebut tidak dapat digunakan selain oleh pemiliknya.

Penjual iPhone curian biasanya akan melakukan berbagai cara untuk meyakinkan calon pembeli, salah satu caranya adalah dengan memberikan foto barang yang berbeda dengan yang nantinya akan dikirimkan. Jadi, pastikan untuk mengecek kondisi kunci aktivasi secara real-time, misalnya meminta penjual untuk menampilkannya melalui video call.

Tips Membeli iPhone Bekas Secara Langsung

tips membeli iphone secondFoto: Pexels

Membeli iPhone bekas dengan bertatap muka, baik melalui toko atau menemui penjual personal, memiliki keunggulan lebih dari membeli secara online, karena kita bisa melihat, memegang, sekaligus memeriksa perangkat tersebut secara langsung. Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhtikan sbb:

1. Jangan Membeli iPhone Bekas yang Terkunci

Melihat apakah iPhone yang hendak dibeli tersebut dalam kondisi terkunci adalah sebuah indikasi bahwa iPhone tersebut kemungkinan adalah barang curian, sehingga ini menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan.

Bila memang iPhone tersebut adalah barang curian, penjual akan menggunakan berbagai macam alasan untuk meyakinkan kita agar membelinya. Jangan terkecoh dan segera batalkan transaksi.

Terdapat beberapa cara untuk mengetahui apakah iPhone yang akan dibeli merupakan barang curian atau bukan, salah satunya adalah dengan menyalakan iPhone dan lihat apakah layarnya terkunci. Bila bukan iPhone curian, maka penjual dapat membuka kunci layar tersebut.

Cara untuk membuka kunci layar iPhone dapat dilakukan dengan menggeser ke atas dari bagian bawah layar (bila menggunakan Face ID) atau dengan menekan tombol utama di model iPhone lainnya.

Bila iPhone tersebut memiliki kata sandi, Face ID atau Touch ID yang aktif, mintalah penjual untuk membukanya, untuk membuktikan iPhone tersebut bukan barang curian. Bila sudah terbuka, hapus pengaturannya dan buat pengaturan Face ID atau Touch ID baru untuk mengujinya.

Bila yakin bahwa iPhone tersebut bukan barang curian, maka Anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

2. Cek Kondisi iPhone Bekas Secara Menyeluruh

Periksa kondisi iPhone secara menyeluruh dan pastikan fisiknya tidak mengalami kerusakan serius. Beberapa bagian yang penting di antaranya adalah bodi, kamera, dan layar. Selain itu, cek juga kesehatan baterainya, apakah masih baik atau perlu penggantian.

Cara untuk melakukan pengecekan fisik bisa dilakukan sbb:

  • Periksa bila ada kerusakan atau fungsi yang tidak bisa dijalankan. Bila ada fungsi yang tidak bisa diaktifkan, pastikan kerusakannya minor atau serius.
  • Periksa apakah ada goresan pada layar, serta lecet atau penyok pada bodi samping dan belakang.
  • Periksa apakah ada kerusakan atau kotoran pada konektor Lightning.
  • Periksa semua tombol apakah berfungsi dengan baik.
  • Coba untuk mengisi daya baterainya. Jika baterai iPhone tidak dapat diisi, maka urungkan niat untuk membelinya.

Cara cek kondisi kesehatan baterai iPhone:

  • Untuk iOS 11.3 dan versi yang lebih baru, buka  Pengaturan > Baterai > Kesehatan Baterai. 
  • Untuk  iOS 16.1 atau versi yang lebih baru, buka Pengaturan > Baterai > Kesehatan & Pengisian Daya Baterai.
  • Lihat apakah fitur manajemen kinerja dalam kondisi menyala. Informasi ini hanya tersedia untuk baterai yang diganti menggunakan proses dan komponen asli Apple. Informasi kesehatan baterai tidak tersedia untuk baterai yang tidak dikenal atau tidak asli.

Cara cek kondisi speaker dan mikrofon:

  • Buka Pengaturan > Bunyi (atau Pengaturan > Bunyi dan Haptik)
  • Seret penggeser Volume Nada Dering dan Peringatan maju mundur beberapa kali. Jika Anda tidak mendengar bunyi apa pun, mungkin ada masalah pada speaker.
  • Untuk menguji mikrofon, bukan aplikasi Memo Suara dan mulai merekam. Cek hasil rekaman, apakah terdengar jelas. Jika tidak, kemungkinan mic-nya bermasalah.

3. Pastikan Komponen iPhone Seluruhnya Asli

Anda bisa mengecek apakah iPhone yang hendak dibeli tersebut memiliki komponen asli buatan Apple atau pernah diganti, dengan cara buka Pengaturan > Umum > Mengenai. Untuk versinya iOS 15.2 atau lebih baru, maka pada bagian Riwayat Komponen dan Servis (setelah nomor seri) akan terlihat statusnya.

Jika ada komponen dengan label Komponen Apple Asli, komponen tersebut telah diganti dengan komponen Apple asli menggunakan proses dan komponen Apple asli.

Jika ada komponen dengan label Komponen Tidak Dikenal, ini berarti komponen tersebut diganti dengan yang tidak asli, pernah digunakan atau dipasang di iPhone lain, atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Tes Kamera iPhone

Coba untuk mengambil beberapa gambar dan video menggunakan kamera depan dan belakang dari iPhone yang hendak dibeli. Pastikan untuk mengambil gambar dalam kondisi cahaya redup dan terang, dan cek autofocus-nya.

Setelah itu, cek hasil foto atau videonya, apakah tajam dan fokus atau tidak. Bila hasilnya tidak bagus, ada kemungkinan sensor kameranya rusak atau mengalami isu tertentu. Selain itu, cek apakah ada spot hitam pada hasil foto.

5. Cek Apakah iPhone SIM Lock

SIM lock berarti iPhone tersebut terkunci ke operator tertentu, sehingga penggantian SIM card tidak memungkinkan. Untuk melihatnya, buka Pengaturan > Umum > Mengenai.

Jika Anda melihat “Tidak ada pembatasan SIM” di sebelah Kunci Operator, artinya iPhone tidak dikunci. Jika Anda melihat operator, artinya iPhone hanya dapat digunakan dengan operator tersebut.

Demikian beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatahui apakah iPhone bekas yang hendak dibeli memiliki kualitas yang baik. Semoga artikel ini bisa membantu agar tidak tertipu membeli iPhone HDC atau iPhone curian, ya!

Like us!
Restu Aji Siswanto

Content Writer

1557 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan pada teknologi dan gawai menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja seakurat mungkin, melalui artikel dan ulasan produk.