Diperbaharui pada Rabu, 7 September 2022 | 17:20

7 Aplikasi Traveling buat Liburan ke Jepang Tanpa Tour Guide

cara liburan ke jepangFoto: Pexels

Setelah diterpa pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun, masyarakat Indonesia kini mulai mempertimbangkan untuk melakukan wisata ke luar negeri, apalagi perjalanan wisata kini bisa dengan mudah dilakukan bila kita sudah melakukan booster vaksin.

Dari sekian banyak negara di dunia, Jepang adalah salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia yang ingin jalan-jalan ke luar negeri. Keindahan alam, budaya hingga kemajuan teknologi yang ditawarkan Negeri Sakura memang sulit ditolak.

Pertanyaannya, apakah berwisata ke Jepang membutuhkan jasa travel atau tour guide? Mengingat harga tiket pesawat saat ini melambung cukup tinggi, rasanya wajar bila kamu berpikiran untuk menghemat uang dengan melakukan solo traveling. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan layanan aplikasi yang tepat.

Aplikasi Penting untuk Liburan ke Jepang

aplikasi liburan ke jepangFoto: Pexels

Smartphone adalah gawai yang dapat diandalkan oleh para backpacker atau pelancong yang bepergian sendiri, untuk mencari akomodasi, transportasi, sampai tempat makan halal.

Dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh berbagai aplikasi traveling, maka seorang traveler bisa menghemat banyak uang karena tidak perlu menyewa jasa tour guide. Selain itu, dengan melakukan perjalanan sendiri, kita jadi bebas menentukan jadwal yang tidak terikat.

Lalu, aplikasi apa saja yang menjadi esensial untuk membuat aktivitas liburan ke Jepang jadi menyenangkan dan tidak terganggu oleh kendala-kendala yang merepotkan? Berikut rekomendasi aplikasi liburan ke Jepang yang perlu ada di hp kamu.

1. Google Maps

Peta digital besutan Google ini termasuk aplikasi populer di kalangan pelancong. Dalam satu kali akses, kamu akan mendapatkan berbagai informasi seperti panduan navigasi buat kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.

Selain itu, aplikasi Google Maps juga bisa memberitahu lokasi titik-titik kemacetan hingga memberikan peringatan SOS apabila ada bencana alam terjadi di sekitar lokasi tempatmu berada.

Kemudian, Google Maps juga bisa kamu andalkan untuk mencari fasilitas publik seperti restoran, rumah sakit, pusat perbelanjaan, halte/stasiun, bioskop, hingga ATM.

Kamu bisa mengakses informasi secara offline maupun online untuk mendapatkan informasi secara lebih lengkap. Gunakan Wi-Fi publik yang disediakan selama wisata Jepang agar tidak boros kuota provider.

2. Pocket

Mau membaca informasi seputar objek wisata di Jepang dari website tertentu, tetapi kamu sedang buru-buru? Aplikasi Pocket dapat membantu menyimpan laman-laman tersebut melalui sistem pemakaian cache.

Dengan aplikasi yang dikembangkan Mozilla Corporation tersebut, pelancong bisa membaca artikel yang disimpan secara offline, sehingga bisa informasi tetap bisa diakses walau tidak ada jaringan internet selama di perjalanan.

Fitur lain yang ditawarkan aplikasi Pocket adalah memungkinkan setiap artikel atau konten tertulis yang kamu simpan tersebut, untuk disampaikan lewat suara.

Jadi, bagi kamu yang sudah kelelahan membaca dan ingin menyimak isi artikel atau informasinya, bisa mengaktifkan fitur ini. Pocket tersedia dalam versi gratis dan berbayar.

3. Maps.Me

Tidak mau kuota internet cepat habis gara-gara menggunakan peta digital? Maka selain Google Maps, ada Maps.Me yang bisa kamu instal di smartphone untuk menyimpan peta secara offline.

Aplikasi Maps.Me memiliki fitur utama untuk yang dapat mengunduh semua peta yang akan kamu pakai selama traveling. Proses memuat laman peta yang lebih cepat pun bakal bikin pengalaman wisata Jepang kamu semakin maksimal.

tips liburan ke jepangFoto: Pexels

4. Hyperdia

Jepang adalah salah satu negara yang mempunyai sistem kereta terbaik di dunia. Maka dari itu, saat jalan-jalan di sana, manfaatkan transportasi darat tersebut sebaik mungkin.

Hyperdia dari Hitachi Systems hadir sebagai aplikasi yang dapat membantu kamu menemukan kereta api sesuai rute dan tujuan. Selain itu, tersedia juga jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta.

Kamu juga bisa memeriksa biaya tiket yang dibutuhkan beserta waktu tempuh yang akan kamu lalui saat pergi dengan kereta api ke tujuan yang diinginkan.

Dalam versi berbayar, Hyperdia menyediakan fitur tambahan untuk mengatur daftar stasiun favorit dan pencarian lewat Japan Rail Pass. Tidak kalah praktis dari paket tour Jepang, bukan?

5. Japan Travel

Berikutnya adalah aplikasi Japan Travel yang dikembangkan oleh NAVITIME. Aplikasi ini membuatmu seakan-akan menjadi warga lokal di Jepang, bukan wisatawan asing, karena kemudahan penggunaannya.

Japan Travel mempunyai fitur serupa peta digital seperti pencarian rute, lokasi secara offline, hingga artikel seputar panduan tur selama di Jepang. Dengan versi gratis saja, kamu sudah mendapatkan aneka informasi yang dibutuhkan selama melancong.

Seperti Hyperdia, Japan Travel juga menghadirkan versi berbayar untuk kamu yang memerlukan fitur tambahan seperti pencarian rute alternatif saat rute utama wisata Jepang terganggu, navigasi suara, hingga radar hujan dan salju dengan prediksi hingga enam jam ke depan.

6. Tokyo Metro Subway Map & Route

Dikelola langsung oleh Tokyo Metro, Tokyo Metro Subway Map & Route adalah aplikasi traveling yang akan memudahkan kamu mempelajari rute subway di Jepang.

Aplikasi ini menyediakan enam Bahasa mencakup Bahasa Inggris, Jepang, Thailand, Korea, dan Mandarin. Selain itu, kamu juga bisa langsung terhubung ke situs resmi Tokyo Metro untuk mencari informasi lengkap.

Selain rute subway, Tokyo Metro Subway Map & Route juga menyediakan berbagai tips mengakses tujuan dari bandara, pengenalan tiket elektronik yang mungkin tak disediakan paket tour Jepang, hingga hal-hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum naik subway.

7. Halal Gourmet Japan

Apa kamu khawatir akan susah mencari makanan halal atau berbasis vegan dan vegetarian di Jepang? Nah, kamu bisa unduh dan instal dulu aplikasi Halal Gourmet Japan di smartphone.

Cara menggunakannya cukup mudah, kamu hanya perlu memfoto produk yang ditemukan di supermarket atau convenience store, lalu tunggu sampai aplikasi memperlihatkan informasi seputar produk tersebut.

Akan ada tiga bingkai berwarna yang muncul, antara lain merah jambu (halal/ramah untuk turis Muslim yang ikut paket tour Jepang), biru (produk halal/ramah untuk vegetarian), dan putih (produk belum terdaftar di aplikasi/tak ramah buat turis Muslim).

Tips Liburan ke Jepang

tips berlibur ke jepangFoto: Pexels

Sejak tanggal 10 Juni 2022, Jepang telah membuka border mereka untuk wisatawan asing yang ingin berkunjung. Salah satu syarat wajib untuk bisa liburan ke Jepang adalah melakukan tes PCR 72 jam sebelum tanggal keberangkatan, dengan hasil negatif.

Selain itu, tentunya kamu juga perlu memenuhi persyaratan lainnya yang bisa kamu temukan di situs VFS Global, untuk dilakukan dalam proses pengajuan visa kunjungan ke Jepang. Bila semua persyaratan sudah dipenuhi, berikut beberapa tips liburan ke Jepang.

1. Buat Paspor Elektronik

Paspor elektronik atau e-passport memungkinkan kamu mendapatkan visa waiver atau bebas visa Jepang. Proses pembuatannya pun gratis dan hanya makan 2-4 hari kerja. Bukan hanya itu, kamu juga tidak perlu lagi mengajukan permohonan pembuatan visa kunjungan wisata.

2. Pilih Objek Wisata Gratis

Tips wisata Jepang ini cocok bila kamu ingin menghemat biaya traveling. Ada banyak sekali objek wisata di Jepang yang dapat dikunjungi secara gratis seperti Himawari no Sato (taman bunga matahari terbesar di Jepang), Asakusa, Taman Ueno, Kuil Meiji, Harajuku, Shibuya, dan banyak lainnya.

3. Beli Japan Rail Pass

Bila kamu berencana pindah dari satu kota ke kota lain, maka dianjurkan untuk membeli Japan Rail Pass. Kamu bisa membeli Rail Pass dengan masa pemakaian tujuh hari, dan bebas berkali-kali naik kereta milik Japan Railways secara gratis.

Bagaimana, siap untuk liburan ke Jepang tanpa travel guide? Semoga artikel ini membantu ya, selamat berlibur!

Like us!
Restu Aji Siswanto

Content Writer

1203 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan pada teknologi dan gawai menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja seakurat mungkin, melalui artikel dan ulasan produk.