Diperbaharui pada Jumat, 29 Juli 2022 | 17:28

Rumus Excel Terlengkap yang Sering Dipakai di Dunia Kerja

rumus excel terlengkapFoto: Pixabay

Dunia kerja membutuhkan beberapa tools dan aplikasi perangkat lunak pendukung agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat, mudah, dan efisien. Perangkat lunak yang paling sering digunakan adalah Microsoft Excel.

Selain Microsoft Word Document dan Powerpoint, Excel adalah perangkat lunak yang memiliki fungsi cukup vital di dunia kerja, terutama yang berkaitan dengan pembuatan jadwal kerja, calendar editorial, hingga berbagai jenis laporan mingguan hingga bulanan.

Bagi beberapa orang, menggunakan Excel bisa terlihat sangat rumit, namun bila sudah mengetahui rumus-rumus dan triknya, semua kekhwatiran tersebut akan hilang.

Fungsi dan Manfaat Rumus Excel

rumus excel lengkapFoto: Microsoft

Secara umum, rumus Excel dibuat untuk mempermudah pengguna dalam meng-input berbagai jenis data, yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan di kantor.

Untuk memulainya, setiap penulisan rumus Excel harus diawali dengan simbol “=” (sama dengan). Ini adalah dasar dari semua rumus Excel. Selain itu, untuk penggunaannya sendiri, rumus Excel terbari menjadi dua jenis, yaitu rumur Formula dan rumus Function (Fungsi).

Rumus Formula

Rumus Formula pada Excel adalah rumus yang penggunaan dilakukan dengan cara mengetiknya secara manual. Pengguna Excel tentunya sudah sangat familiar dengan rumus yang biasa dipakai untuk mengolah data yang simpel dan tidak banyak ini.

Beberapa contoh rumus formula pada Excel adalah penulisan “=D1+D2+D3” atau “D1-D2/D3”. Rumus-rumus seperti ini biasa digunakan untuk menjumlahkan, mengkali, hingga membagi nominal angka.

Rumus Function

Berbeda dengan rumus Formula yang diketik secara manual, rumus Function adalah rumus bawaan yang memang disediakan oleh Microsoft sebagai fitur dari Excel. 

Kegunaannya seperti halnya rumus Formula, namun lebih simpel, seperti “=SUM(B1:B6)” untuk menambahkan, atau “MIN(B1:B6)” untuk mengurangi. 

Rumus Function biasa dipakai untuk mengolah data yang banyak (skala besar), sehingga sering digunakan di dalam dunia kerja. Sayangnya, tidak semua orang bisa menggunakannya dengan maksimal.

Kumpulan Rumus Excel Terlengkap

rumus excel terlengkapFoto: Microsoft

Mengetahui rumus-rumus Excel memiliki banyak sekali manfaat, seperti membantu pekerjaan agar cepat selesai, atau untuk memastikan kalau target bulanan (KPI) yang ditetapkan oleh kepala departemen dapat tercapai, melalui laporan-laporan di excel yang bisa dipantau setiap saat.

Selain itu, data yang dikalkulasi juga lebih akurat, terutama berkaitan dengan data yang sangat banyak. Bila dilakukan secara manual, kemungkinan terjadinya kesalahan jauh lebih besar bila dibandingkan dengan menggunakan rumus.

Dengan alasan-alasan tersebut, maka mempelajari dan menguasai rumus Excel sangat penting untuk membantu pekerjaan, terutama rumus Function. Pada artikel ini, kami menjabarkan kumpulan rumus Excel yang sering dipakai di dunia kerja.

1. PROPER

Salah satu rumus Excel yang paling mudah adalah PROPER. Rumus ini digunakan untuk mengubah huruf pertama pada setiap kata menjadi huruf kapital, sehingga Anda tidak perlu melakukannya secara manual.

Contoh untuk menggunakannya adalah pada kata “cek harga Pricebook” di cells B4. Dengan mengetik =PROPER(B4), maka kata di dalam cells B4 akan berubah menjadi “Cek Harga Pricebook”.

2. SUM

SUM termasuk salah satu rumus Excel yang paling sering digunakan di dunia kerja. Fungsi utamanya adalah utntuk menjumlahkan nominal atau angka pada beberapa cells di lembar Excel.

Untuk menggunakan rumus SUM, Anda hanya perlu mengetik “=SUM(cells yang diinginkan)”, contohnya: =SUM(B4:B12)

3. AVERAGE

Untuk menghitung jumlah rata-rata angka yang ada di beberapa cells berbeda, maka Anda bisa menggunakan rumus “AVERAGE(cells yang ingin dihitung)”, contohnya: =AVERAGE(B4:B12).

4. MAX

Rumus MAX digunakan untuk mencari angka tertinggi dalam kumpulan data atau laporan yang ada pada cells di lembar Excel, dan biasanya berkaitan dengan angka penjualan atau performa traffic website dsb.

Misalnya Anda ingin mencari angka penjualan tertinggi dari data bulan Januari 2019 di deretan cells B4 hingga Januari 2022 di deretan cells B12, maka Anda bisa menggunakan rumus =MAX(B4:B12).

5. MIN

Berbanding terbalik dengan rumus MAX, penggunaan rumus MIN dibutuhkan untuk mencari angka terendah dalam sebuah set data yang ada di lembar Excel. Menggunakan contoh sebelumnya, contoh penggunaan rumusnya adalah =MIN(B4:B12).

6. POWER

Rumus untuk menghasilkan bilangan pangkat adalah POWER. Salah satu cara menggunakan rumus ini bila Anda ingin mencari tahu 2 (kolom B4) pangkat 10 (kolom D6), maka ketik =POWER(B4,D6).

7. SQRT

Seperti halnya POWER, rumus Excel SQRT ini juga digunakan untuk mencari hasil dari perhitungan matematika, tepatnya untuk mencari nilai akar dari bilangan tertentu. Misalnya Anda ingin mencari akar 125, maka ketik =SQRT(144).

8. COUNT

Bila pada lembar Excel terdapat data angka dan huruf yang bercampur dan Anda hanya ingin  menghitung cells yang berisi angka saja, maka rumus COUNT bisa digunakan.

Cukup dengan menampatkan kursor pada cells yang kosong dan mengetik “=COUNT(cells yang ingin dihitung)” maka data tersebut akan terhitung. Contohnya: =COUNT(B4:B12).

9. COUNTIF

Rumus COUNTIF digunakan untuk menghitung jumlah cells dengan kriteria yang sama. Fungsi utamanya adalah untuk mensortir data, agar lenbih mudah untuk dipahami.

Contoh penggunaan rumus ini adalah ketika Anda ingin mengetahui seberapa banyak orang dari 100 responden pada kolom B4 hingga B103 yang bermain bermain gim NFT atau P2E, maka Anda bisa mengetik =COUNTIF(B4;B103;"NFT") atau =COUNTIF(B4;B103;"P2E").

10. COUNTA

Bila Anda ingin menghitung jumlah cells yang berisi angka, huruf, dan sebagainya (cells yang tidak kosong), maka rumus COUNTA bisa digunakan. 

Contoh penggunaan rumus ini adalah bila dalam lembar Excel terdapat data angka, huruf, dan lain sebagainya, mulai dari cells A1 hingga G1, maka Anda bisa menghitungnya dengan mengetik rumus =COUNTA(A1:G1).

rumus excel terlengkapFoto: Pixabay

11. IF

Rumus IF digunakan untuk memainkan logika tertentu, dan biasanya digunakan untuk menghitung data-data yang cukup komplek di dalam lembar Excel.

Dengan menguasai rumus ini, maka Anda dapat menggunakannya untuk menghitung data karyawan yang kinerjanya baik dan tidak berdasarkan data rata-rata kehadirannya di kantor, atau kebutuhan lainnya sejenis.

Contoh penggunaan rumus untuk kebutuhan tersebut adalah =IF(B4>50;"BAIK";"KURANG";"BURUK").

12. AND

Untuk pekerjaan yang membutuhkan data benar (TRUE) atau salah (SALAH), maka rumus Excel yang bisa digunakan adalah AND. Rumus ini termasuk rumus logika untuk menentukan hasil dari sekumpulan data.

Contoh penggunaan rumus ini adalah ketika Anda ingin mengetahui apakah nilai pada cells B4 lebih dari 50, dan kurang dari 100. Untuk mengetahuinya, Anda tinggal mengetik =AND(B4>50;B4<100). Bila benar, maka akan muncul “TRUE”, bila salah, akan muncul “FALSE”.

13. OR

Mirip dengan rumus AND, rumus OR pada Excel juga digunakan untuk menentukan benar (TRUE) atau salahnya (FALSE) data yang ada di dalam cells pada lembar Excel. Bedanya, data tersebut boleh memenuhi salah satu kriteria saja.

Contoh penggunaannya adalah ketika Anda ingin mencari tahu apakah nilai B4 kurang dari 50 atau lebih dari 100, maka Anda bisa mengetik =OR(B4<50;B4.100).

14. NOT

Penggunaan rumus NOT ini berbanding terbalik fungsinya dengan AND dan OR. Gunanya adalah untuk memunculkan data yang benar (TRUE) pada sekumpulan data yang tidak masuk ke dalam kriteria.

Contoh penggunaan rumus ini adalah ketika Anda ingin mengetahui apakah nilai di cells B4 tidak lebih dari 100, maka ketiklah =NOT(A1>100). Hasilnya, akan muncul “TRUE”.

15. TRIM

Bila Anda ingin menghapus spasi yang berlebih pada angka atau kalimat yang diketik di dalam cells, maka Anda bisa melakukannya dengan mengunakan rumus “TRIM(spasi pada cells yang dituju)”, contohnya: =TRIM(B4).

16. VLOOKUP dan HLOOKUP

VLOOKUP dan HLOOKUP adalah rumus yang kompleks, sehingga jarang sekali dipakai. Walau begitu, rumus ini cukup penting di dalam dunia kerja, karena dapat digunakan untuk mencari data secara vertikal pada lembar Excel.

Untuk menggunakannya, maka Anda perlu mengetik =VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup]).

Lalu untuk rumus HLOOKUP, fungsinya juga bisa Anda gunakan untuk mencari data, hanya saja, data yang dituju adalah data-data yang berjajar dalam garis horizontal.

Untuk menggunakan rumus HLOOKUP, maka Anda perlu mengetik =HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup]).

Penggunaan dari setiap fungsi pada rumus tersebut adalah sbb:

  • Lookup_value: Isi bagian ini dengan cells atau nilai yang ingin di hitung.
  • Table_array: Ini adalah cells atau tabel yang digunakan untuk rujukan pencarian.
  • Col_Index_num: Ini adalah kolom yang ditunjukkan untuk mengambil nilai.
  • Range_Lookup: Bagian ini memiliki dua fungsi yaitu dengan mengetik “TRUE” untuk tabel yang disusun secara berurutan dengan pencarian yang diartikan sebagai sama dengan atau lebih kecil, atau mengetik “FALSE” bila tidak harus berurutan atau sama persis.

17. CHOOSE

Rumus Excel CHOOSE biasanya digunakan untuk memilih dan menampilkan suatu nilai yang ada di dalam daftar tertentu, dengan mengetik “=CHOOSE(index_num,value1,value 2)”.

Misalnya, bila nilai 1 – 12 adalah nama bulan dalam satu tahun, maka Anda bisa menempatkan nama bulan yang terpilih jika menggunakan nomor indeks 1 sampai 12, dengan mengetik =CHOOSE(12,April,Juni).

18. PRODUCT

Bila Anda ingin membuat perkalian pada data di lembar Excel yang di pada range tertentu, maka rumus Excel yang bisa digunakan adalah “=PRODUCT(numb1_numb2)”.

Contoh penggunaan bila Anda ingin mengalikan data pada kolom B4 dan B10, maka ketik =PRODUCT(B4,B10).

19. CONCATENATE

Rumus CONCATENATE digunakan untuk menggabungkan data. Contohn cara menggunakannya adalah ketika Anda ingin menggabungkan data dari kolom B4 dan B5, maka Anda hanya perlu mengetik =CONCATENATE(B4;B5) saja.

20. CEILING

Untuk membulatkan angka pada kelipatan 10 ke angka atas terdekatnya, maka rumus CEILING bisa dipakai. Contoh penggunaannya adalah ketika Anda mengetik angka 23.299 pada kolom B4, maka dengan menggunakan rumus =CEILING(B4;10), angka tersebut akan berubah menjadi 23.300.

Dengan menguasai rumus Excel yang telah kami jabarkan di dalam artikel ini, maka pekerjaan Anda akan terbantu dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Semoga artikel ini bisa membantu, ya!

Like us!
Restu Aji Siswanto

Content Writer

1148 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan pada teknologi dan gawai menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja seakurat mungkin, melalui artikel dan ulasan produk.