Diperbaharui pada Jumat, 27 Maret 2020 | 15:20

Review Huawei Freebuds 3, Noise Cancellingnya Asik

desain huawei freebuds 3

Huawei FreeBuds 3 hadir dengan tampilan dan nuansa layaknya AirPod Apple dengan noise cancelling. Menariknya, earbud nirkabel terbaru Huawei ini memiliki ciri khas sendiri meski sepintas mirip dengan produk Apple.

Desain

huawei freebuds 3

FreeBuds 3 memiliki cup kuping yang lebih kecil dibanding produk serupa. Dengan kata lain, terasa longgar di telinga ketika digunakan. Faktanya, Freebuds jadi yang pertama di dunia menggabungkan open fit dengan active noise canceling (ANC), mengingat kedua fitur tersebut agak kontradiktif.

Jika dibanding merek lain dengan jenis produk serupa, harga Huawei Freebuds 3 murah. Tersedia beberapa varian warna, mulai dari putih, hitam, hingga yang menarik edisi valentine berwarna merah seperti yang di review Pricebook.

Pada intinya, desain lekuk dari Freebuds 3 terbaru milik Huawei ini nyaman di telinga dan tidak menyakiti. Tubuh plastik dipoles bertemu batang keras dan keping bundar di bagian atas. Jika Anda penyuka warna putih, maka sangat sulit untuk membedakan Freebuds 3 dengan AirPods.

Rancang bodinya terasa kokoh, meski terasa sedikit longgar pada telinga namun tetap nyaman ketika digunakan untuk berkendara ataupun duduk seharian di kantor. 

Modul charging atau rumah charging yang disertakan juga unik, karena berbentuk bulat pipih bukan kotak pada umumnya. Berbentuk seperti disk dengan tutup pegas, daya akan menyala saat terbuka. Terdapat LED untuk menunjukkan persentase baterai dan pengisian daya melalui port USB-C di.

Ada tombol di samping tempat pengisian yang mengaktifkan mode berpasangan. Karakter fit-in FreeBud 3 sangat fantastis bagi penguji.

Penguji memiliki pengalaman yang beragam dengan headphone wireless di masa lalu - khususnya model FreeLaces, yang tidak bertahan di telinga beberapa penguji selama lebih dari beberapa menit. Secara mengesankan, sebaliknya, penguji berhasil berolahraga selama satu jam penuh dengan FreeBuds tanpa harus menyesuaikannya lagi.

Suara

harga freebuds 3

Konstruksi desain FreeBud 3 memang tidak membuat telinga tertutup secara rapat. Tapi suara yang dihasilkan terdengar renyah dan mengesankan.

Huawei mampu membuat Freebuds 3 mengasilkan suara yang luas dan secara signifikan lebih bulat daripada yang penguji perkirakan.  Volumenya lumayan, sangat direkomendasikan ketimbang produk lain seperti Google Pixel Buds. Volume tertinggi tidak terasa melengking ataupun menyakitkan.

Cup speaker mampu memberikan suara yang kental meski pada frekuensi volume rendah. Terlebih ketika berada di luar ruangan atau lingkungan bising. Anda juga mendapatkan peredaman yang lebih baik dibanding earbuds nirkabel murah lainnya.

Jika Anda mencari rekomendasi earbuds murah dengan noise cancelling terbaik, Freebuds 3 bisa jadi rekomendasi eraphone wireless terbaik untuk perjalanan dan jogging Anda. Tak perlu khawatir ketinggalan pengumuman stasiun atau info lalu lintas dengan sumber suara.

Meskipun memiliki hasil suara mantap dengan bass yang kuat, letak cup speaker yang renggang memberikan sedikit celah untuk tetap menerima informasi dari luar tanpa melepas device.

Penguji sangat menyukai EQ yang ditawarkan melalui aplikasi AI Life bawaan FreeBuds. Tambahan aplikasi tersebut memungkinkan Anda untuk melakukan perubahan profil suara.

Ketika digunakan untuk telpon, Freebuds 3 tetap memberikan experience mengesankan di sebagian besar lingkungan. Meskipun Anda berada di kantor atau kafe dengan banyak obrolan latar belakang, fitur noise cancellingnya mampu bekerja dengan baik.

Noise Cancelling

freebuds 3 terbaru

Ini menarik, noise cancelling yang dihasilkan bekerja secara aktif dibanding merek lain. Dengan kata lain, tanpa segel suara, suara ambien merayap masuk, tetapi FreeBud 3 masih mampu menenggelamkan suara deru mesin motor atau kipas angin.

Penguji berulang kali menggunakan ketika berkendara motor pada wilayah dengan tingkat kebisingan tinggi di bagian timur jakarta. Sangat terasa bedanya ketika menonaktifkat dan mengaktifkan noise cancelling.

Untuk mengaktifkannya, Anda dapat menggunakan aplikasi AI Life pada Android Anda atau ketuk dua kali earbud sebelah kiri. Di dalam aplikasi terdapat tombol fine-tuning, sehingga Anda dapat memperbaiki ANC agar sesuai dengan lingkungan dan karakter telinga Anda.

Anda juga dapat menetapkan ulang atau menyimpan settingan terbaik Anda. Caranya cukup ketuk dua kali dari cup kiri atau kanan. Tidak satu pun dari fitur ini yang tersedia untuk iOS, ini jadi kelebihan Huawei FreeBuds 3 menurut penguji.

Konektivitas

koneksi freebuds 3

Anda dapat menggunakan Freebuds 3 pada perangkat iOS, tetapi pertama-tama, Anda perlu mengatur parameter noise cancelling dan fungsi ketuk dua kali kiri serta kanan di aplikasi Android. Penguji sudah pasti menggunakan ponsel Android meskipun bukan Huawei.

Secara pengaturan dan installasi pembaruan lebih mudah ketika menggunakan Android. Meski begitu untuk mendapatkan kesan penggunaan lebih padat, penguji juga mengcoba dengan memasangkannya pada perangkat iPad penguji.

Aplikasi AI Life melengkapi FreeBuds3 dengan baik. Tapi tenang, meski tanpa aplikasi, Anda masih bisa memasangkan secara tradisional menggunakan menu Bluetooth. Jika Anda memiliki ponsel Huawei yang menjalankan EMUI 10, Freebuds3 akan lebih cepat mendeteksi.

Baterai

Dengan baterai 30mAh per FreeBuds3 dan 410mAh dalam wadah pengisi daya penguji rasa lebih dari cukup jika digunakan secara nonstop seharian. Paling lama penguji hanya menghabiskan 70% baterai satu hari.

Untuk menghabiskan 100% baterai, penguji butuh waktu selama 5 hingga 6 jam nonstop. Penggunaan hanya untuk berkendara serta aktivitas ringan selama bekerja. Menariknya, case Huawei Freebuds3 sudah menggunakan pengisian daya secara nirkabel, seperti halnya Samsung Galaxy Buds

Kesimpulan

Jika Anda penyuka earbud, FreeBuds 3 bisa jadi rekomendasi eerbuds murah untuk Anda. Tingkat kenyamanan yang diberikan pun tak kalah dengan Airpod. Selain itu, dari segi desain pun sudah terlihat mewah dari tangkai hingga cup speaker. Tak hanya nyaman, earbuds terbaru Huawei ini juga ringan di telinga.

Like us!
Imam Ali

Content Writter

972 Posts

Berbekal photography dan multimedia desain membuka jalan ke perusahaan konsultan cekindo.com. Awali karir jurnalistik di Majalah Chip Foto Video. Ketertarikan pada teknologi dan gadget berkembang ke Majalah Chip dan Chip.co.id, mulai dari review gadget dan peripheral PC, berlanjut ke Tabloid Sinyal dan SinyalMagz. Hobi otomotif memberi kesempatan bekerja di Agency mengawal konten otomotif. Di Pricebook, membuat beragam artikel terkait news, ulasan dan review serta info pasar yang berbasis SEO.