Fungsi Dryer Pada Mesin Cuci dan Cara Merawatnya Agar Tetap Awet

Oleh Restu Aji Siswanto updated Kamis, 19 Mar 2020 | 14:38

Fungsi Dryer

Selain praktis, salah satu kelebihan mesin cuci adalah adanya alat pengering di dalamnya sehingga pakaian yang selesai dicuci bisa langsung dikeringkan. Memang tidak 100% kering, namun paling tidak kegiatan menjemur pakaian bisa jauh lebih singkat bahkan cukup dengan diangin-anginkan saja.

Dryer biasanya ada di semua tipe mesin cuci, baik yang 1 tabung maupun 2 tabung. Bedanya, kalau di mesin cuci 1 tabung, tabung untuk mencuci dan mengeringkan digabung, sedang untuk mesin cuci 2 tabung, tabungnya dipisah.  

Hasil pengeringan dengan mesin cuci rata-rata mencapai 75 – 90% yang artinya Anda masih harus menjemurnya untuk mendapatkan hasil kering sempurna karena pakaian tersebut tentunya masih terasa lembab.

Fungsi Dryer
image via lg.com

Namun sebenarnya mesin pengering di mesin cuci bisa dimaksimalkan hingga 99% dengan syarat Anda tidak mengisi mesin pengering secara berlebihan dan pakaian yang dimasukkan juga sudah relatif kering alias tidak benar-benar basah kuyup seperti habis direndam.

Pengaturan penggunaan mesin pengering bervariasi tergantung model dan merek mesin cuci. Namun untuk pengaturan paling standar adalah cupboard dry di mana pakaian akan dikeringkan hingga benar-benar kering sehingga Anda bisa langsung melipat dan menyimpannya di lemari.

Selain itu ada juga iron dry dimana dengan pengaturan ini pakaian masih agak lembab dan perlu disetrika terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil kering yang maksimal.  

Fungsi Dryer

Fungsi utama dryer sendiri ada 2, yakni:  

  • Tumble dry
  • Steam dry

Kedua proses pengeringan ini memiliki perbedaan di mana sebaiknya Anda mengetahui perbedaannya agar bisa memperlakukan pakaian dengan benar.

  • Tumble Dry

pengering pakaian
mesin cuci dengan tumble dry via dixons.com

Sebaiknya Anda mulai memperhatikan label cara merawat pakaian yang biasanya disertakan pada pakaian yang Anda beli. Biasanya akan ada simbol-simbol untuk menjelaskan perlakukan yang bisa Anda terapkan pada pakaian, mulai dari cara mencuci, cara mengeringkan hingga cara menyetrika.

Simbol lingkaran dalam kotak yang biasanya ada pada label menunjukkan bahwa pakaian yang Anda beli tersebut harus dikeringkan dengan fungsi tumble dry.

Cara ini memang cara yang paling umum digunakan untuk mesin pengering di mesin cuci yang beredar di pasaran saat ini. Tumble dry memang umum digunakan untuk pakaian sehari-hari juga untuk kain berbahan tebal seperti handuk dan selimut. Namun cara ini sebaiknya tidak diterapkan untuk bahan wol, sutra dan bra karena bisa merusak jenis-jenis kain tersebut.  

Tumble dry menggunakan cara kerja dengan mengombinasikan panas, pergerakan udara dan kelembaban yang rendah dan pakaian akan digerakkan seperti gerakan memeras hingga kekeringan mencapai 75 – 90%. Setelah mencuci dengan cara ini, Anda disarankan untuk menjemurnya di bawah terik matahari untuk mendapatkan hasil kering sempurna.

  • Steam Dry

 

pengering pakaian steam dry 
mesin cuci dengan steam dry via geappliances.com

Selain Tumble Dry, cara pengeringan dengan mesin cuci juga ada yang disebut Steam Dry. Untuk cara ini, uap atau hawa panas dengan suhu tertentu akan dikeluarkan dalam tabung mesin cuci saat pakaian sudah selesai dibilas.

Cara pengeringan ini sangat cocok bagi mereka yang bermasalah dengan alergi karena menggunakan prinsip sanitasi dan sterilisasi. Mesin cuci dengan pengering jenis ini biasanya lebih irit air hanya saja konsumsi listrik relatif lebih tinggi.

Dengan cara steam dry, pakaian akan kering tanpa kusut dan lebih lembut karena penggunaan uap panas untuk proses pengeringannya. Bahkan jika buru-buru, setelah keluar dari mesin cuci Anda bisa langsung menyetrika tanpa perlu menjemurnya karena kekeringan pakaian bisa mencapai 99%.

Cara mengeringkan pakaian di mesin cuci akan tergantung jenis mesin cuci yang digunakan. Jika mesin cuci yang digunakan adalah mesin cuci otomatis satu tabung, maka proses mencuci hingga mengeringkan akan berjalan otomatis dari awal hingga selesai.

Namun untuk mesin cuci 2 tabung, Anda diwajibkan untuk memindahkan pakaian dari tabung pencucian ke tabung pengeringan. Untuk proses pengeringan ini ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan.  

Pada saat pakaian telah selesai dicuci di mesin cuci, pindahkan cucian ke dalam tabung pemeras. Untuk mempersingkat waktu pengeringan, gunakan kecepatan tertinggi pada saat proses spinning di mesin cuci. Hal ini untuk memastikan bahwa air yang terkandung di dalam cucian telah terbuang sebanyak mungkin.

Pilihlah pengaturan pengeringan yang Anda inginkan, kemudian tunggu selama 30 menit hingga satu jam sampai mesin pengering menyelesaikan tugasnya.

Jangan lupa untuk mengecek label perawatan pada pakaian yang akan dikeringkan guna memastikan bahwa pakaian tersebut dapat dikeringkan menggunakan mesin pengering baju.

Hindari memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam pengering karena akan menyebabkan pakaian tidak memiliki ruang untuk mengembang sehingga membuatnya kusut. Selain itu, hindari mencampur pakaian berukuran besar dengan yang berukuran kecil agar semua pakaian kering secara merata.

Kalau ada pakaian warna hitam atau berwarna gelap lainnya, sebaiknya jangan dikeringkan menggunakan mesin pengering karena dapat membuat ketajaman warnanya berkurang.

Tips Merawat Mesin Pengering di Rumah

mesin cuci pengering pakaian
Image via deappliancefix.com

Untuk menjaga keawetan mesin pengering, sebaiknya Anda melakukan perawatan secara teratur. Hal ini penting dilakukan agar mesin pengering tidak cepat rusak dan hasil pengeringan bisa senantiasa optimal. Berikut tips merawat mesin pengering di rumah Anda:

1. Setelah menggunakan pengering Anda sebaiknya meneliti apakah ada serat-serat yang tertinggal di dalam tabung. Jika ada, Anda harus membersihkan segera agar nantinya tidak menumpuk di bagian ventilasi.

2. Membaca buku manual merupakan langkah preventif terhadap kerusakan-kerusakan yang tidak diinginkan. Dengan membaca buku manual, Anda diharapkan bisa mengoperasikan mesin dengan benar seperti memilih waktu, memilih program hingga jenis pakaian dan benda yang dapat dimasukkan ke dalam mesin pengering.

3. Lakukan pengecekan menyeluruh secara berkala, misal setiap enam bulan atau satu tahun sekali. Anda bisa mengontak toko elektronik tempat Anda membeli mesin cuci untuk menanyakan apakah mereka memiliki jasa perawatan rutin.

 

Artikel Terkait

Komentar