Kamera Polaroid Mengalami Peralihan Kepemilikan

Oleh Wiro updated Selasa, 16 Mei 2017 | 16:30

Produsen kamera film Polaroid atau di Indonesia kerap dikenal dengan kamera film langsung jadi ini ternyata kembali mengalami peralihan kepemilikan, setelah tahun 2005 diakuisisi oleh Peters Group Worldwide lalu menyusul 2009 melakukan joint venture dengan Hilco Global And Gordon Brothers, maka tahun 2017 ini PLR IP Holdings, LCC kepunyaan keluarga Smolokowski menjadi pemilik baru dari produsen film instan dan kamera Polaroid.

Sepertinya kebangkrutan perusahaan film instan kelas dunia yang dimulai dari tahu 2001 ini tak bisa membuat perusahaan baru yang menjadi pemilik mampu menggarap sendiri dalam waktu lama, alhasil, agar perusahaan lebih bisa bernafas panjang kepemilikan baru merupakan jalan terakhir yang ditempuh sudah.

Perlu Anda ketahui bahwa Mr. Smolokowski, sebagai pemilik baru sebagian besar saham kamera Polaroid dan film instan ini merupakan penyandang perusahaan Polaroiod sejak tahun 2008 lalu, tampaknya, dia merupakan sosok penyelamat perusahaan hingga saat ini.

Seperti kita ketahui bahwa Polaroid merupakan merk produk yang telah dikenal di seluruh penjuru dunia, perusahaan ini merupakan pelopor instan fotografi atau kamera langsung jadi baik untuk analog ataupun digital hingga tahun 2017 ini, pencapaian yang dimiliki juga cukup baik yakni berhasil bekerjasama dengan lebih dari 100 ribu penjual di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Dan inilah yang membuat PLR IP Holdings, LCC mau menjad pemilik baru dari kamera Polaroid.

Dalam kesempatan terpisah, ucapan terimakasih disampaikan oleh Presiden dan CEO Polaroid, Scott Hardy terkait dengan perpindahan kepemilikan tersebut, "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan dan pemegang saham yang luar biasa atas kepemimpinan dan dukungan mereka yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir," papar Scott.

Ia menambahkan bahwa, ketika berada dibawah penatalayanan semua pihak maka pencapaian pertumbuhan dan kesuksesan yang luar biasa akhirnya bisa membawa kita ke tempat kita saat ini. Kami juga sangat senang menyambut kelompok kepemilikan baru ini ke keluarga Polaroid, dan bersemangat untuk mulai menulis bab berikut dalam kisah merek Polaroid.

Senada dengan itu, Ken Frieze sebagai CEO dari Gordon Brothers juga menyampaikan bahwa transformasi yang telah dicapai POlaroid adalah sebuah penghargaan terhadap kekuatan merk yang telah ada sepanjang tahun hingga saat ini. "Kami bangga telah menjadi bagian dari itu dan mengetahui bahwa perusahana ini akan berada dibawah tangan kepemilikan baru yang baik," tandas Frieze.

Tipe Kamera Polaroid Yang Hadir di Indonesia

Tahun 2017 ini tercatat beberapa jenis kamera yang masuk dan Pricebook memiliki catatan untuk Anda tentang cuplikan spesifikasi serta harga yang dibanderol. Dari catatan jenis produk terbaru, maka Polaroid Socialmatic merupakan kamera yang palimng mumpuni dengan resolusi 24MP, sayangnya, Pricebook belum mendapatkan penjual yang berani menawarkan kepada para penyuka kamera di Indonesia.

Berikut adalah beberapa time kamera tersebut;

Polaroid Cube Plus

Ini adalah kamera Polaroid terkini dengan resolusi paling tinggi yakni, 8MP. Dan ini merupakan tipe pembaharu dari Polaroid Cube Camera. Masuk dalam kategori action cam, kamera mungil ini dijual seharga Rp 2.075.000,-

Polaroid Cube Camera

Dibandingkan dengan tipe pembaharunya yakni Polaroid Cube Plus, maka sebagai pendahulu harga yang dibanderol lebih murah yakni Rp 999.000,-, maklum dengan kelengkapan resolusi hanya 6MP saja, meski begitu, kemampuan yang dimiliki untuk merekam momen bergerak dan olahraga ketangkasan cukup mumpuni.

Polaroid Z2300

Kamera instan ini dilengkapi sensor sebesar 10 megapixel untuk menghasilkan foto, untuk hasil foto Anda dapat langsung dicetak dengan printer yang sudah tertanam di dalam Z2300 yang menggunakan teknologi ZINK (Zero Ink) dan menggunakan kertas foto khusus berukuran 2×3 inci. Harga yang ditawarkan adalah Rp 4.191.000,-

Polaroid Snap

Selain mampu mencetak secara langsung dengan ukuran mini, Polaroid Snap juga dilengkapi resolusi 10MP, slot microSD serta preset sederhana, seperti gambar berwarna, hitam-putih lalu fitur timer selfie, yang bisa digunakan untuk mengambil enam gambar atau foto dalam sepuluh detik saja. Harga terkini dari kamera tersebut adalah Rp 1.990.000,-

Ini hanya beberapa jenis kamera Polaroid yang mewakili keberadaan produk di Indonesia, dan perlu juga Anda ketahui bahwa perpindahan kepemilikan ini tak membuat para retail dan produk kamera Polaroid yang ada di seluruh dunia mengalami perubahan, semua berjalan dengan sama, hanya ada perbedaan kepemilikan saja. Markas dan tim manajemen Polaroid akan tetap tinggal di Minnetonka, Minnesota.

Perusahaan asal negeri paman sam ini bahkan menambah kantor di New York City dan Hong Kong, dengan rencana untuk ekspansi ke kantor internasional lainnya.

Baca juga artikel:
Polaroid Pop, Kamera Instan Berkekuatan 20 MP
Polaroid Snap Touch, Kamera Digital Instan dengan Layar Sentuh
Polaroid Snap Camera, Kamera Kecil Bisa Cetak Foto dengan Resolusi 10MP

Artikel Terkait

Komentar