Diperbaharui pada Selasa, 19 Juli 2022 | 17:40

Permintaan Lesu, Pengiriman Smartphone Turun 9 Persen di Q2 2022

Permintaan Lesu, Pengiriman Smartphone Turun 9% di Q2 2022
Laporan terbaru menyebutkan jika pengiriman smartphone di seluruh dunia turun 9 persen (year on year) di Q2 2022. Imbas dari lesunya permintaan yang diikuti tantangan ekonomi dan ketidakpastian pasar regional.

Menurut Canalys Research Analyst, Runar Bjørhovde, permintaan yang mulai berkurang, tantangan ekonomi dan ketidakpastian regional, membuat vendor terpaksa meninjau kembali strategi mereka di Q2.  

“Vendor terpaksa meninjau kembali taktik mereka di sisa Q2 karena prospek pasar smartphone menjadi lebih berhati-hati,” kata Runar Bjorhovde.

Ia juga menambahkan, kelebihan pasokan di kelas menengah harus dijadikan acuan para vendor untuk menyesuaikan peluncuran produk terbaru mereka. Karena konsumen dengan anggaran terbatas akan mengalihkan pembelian ke produk dengan harga yang lebih rendah.

Sementara itu, penurunan permintaan pada smartphone juga menyebabkan kekhawatiran besar bagi seluruh rantai pasokan, terutama dalam logistik dan produksi.

Permintaan Lesu, Pengiriman Smartphone Turun 9% di Q2 2022Foto: Canalys

“Meski komponen, pasokan, dan tekanan biaya mereda, beberapa kekhawatiran tetap ada dalam logistik dan produksi. Sebut saja seperti beberapa undang-undang impor yang ketat di pasar negara berkembang dan prosedur bea cukai yang mengakibatkan penundaan pengiriman," kata Toby Zhu, analis Canalys.

Menurutnya, dalam waktu dekat vendor akan berupaya mempercepat aksi jual menggunakan beragam promosi selama musim liburan sebelum meluncurkan produk baru untuk mengurangi tekanan likuiditas channel.

“Kolaborasi lebih intens dengan saluran untuk memantau keadaan inventaris dan pasokan akan sangat penting bagi vendor untuk mengidentifikasi peluang jangka pendek sambil mempertahankan kemitraan saluran yang sehat dalam jangka panjang,” tambah Zhu.

Samsung Pimpin Pasar

Permintaan Lesu, Pengiriman Smartphone Turun 9% di Q2 2022Foto: Cana;ys

Canalys juga melaporkan Samsung masih memimpin dengan 21 persen pangsa pasar berkat pasokan yang kuat di seri Galaxy A kelas low-end. Angka ini naik 3 persen bila dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Begitu pula Apple yang masih menguntit di posisi kedua dengan pangsa pasar 17 persen atau naik dari kuartal sebelumnya yang meraih 14 persen. Dimana iPhone 13 masih sangat diminati hingga saat ini.

Berbeda dengan Xiaomi, OPPO dan vivo yang masih harus berjuang. Pasalnya, ketiga vendor asal Cina ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, pangsa pasar Xiaomi di Q2 tahun ini turun menjadi 14 persen.

OPPO juga merosot dari 11 persen di Q2 2021 menjadi 10 persen di Q2 2022. Nasib yang sama juga dialami vivo yang kini hanya memiliki panga pasar sebesar 9 persen di kuartal kedua tahun ini.

Like us!
Nur Abdillah

Content Writer

2016 Posts

Punya pengalaman di beberapa media yang mengulas gadget, seperti Tabloid SMS, Tabloid Roaming, Majalah Digicom hingga Majalah Techlife. Selalu berusaha berbagi informasi yang akurat dan terupdate seputar teknologi dan gadget.