8 Filter Lensa Terbaik Untuk Kamera Harga Mulai 100 Ribuan!

Oleh Arini Putrie updated Senin, 15 Jul 2019 | 18:16

Filter lensa kamera terbaik

Ketika memilih sebuah unit kamera tentunya apa saja yang bisa dilakukan oleh kamera tersebut adalah salah satu pertimbangan yang penting bagi Anda. Untuk fotografer pemula misalnya, memilih kamera yang lebih sederhana untuk digunakan namun memberikan ruang yang cukup luas untuk bisa belajar menggunakan pengaturan kamera secara manual. 

Melengkapi perangkat kamera dengan aksesoris yang bisa mendukung pengambilan gambar lebih bagus tentu menjadi bagian dari daftar belanja Anda. Salah satunya adalah filter lensa kamera yang memiliki fungsi untuk membuat komposisi warna gambar objek tampak terlihat lebih artistik, maupun fungsi-fungsi alter warna yang lain. Berikut adalah caranya memilih filter lensa yang terbaik.

Cara Memilih Filter Lensa Terbaik

filter lensa kamera terbaik

Memilih filter lensa kamera dengan kualitas yang bagus sangat penting karena tidak hanya bisa menghasilkan efek gambar yang Anda inginkan, filter lensa juga bisa memberikan perlindungan pada lensa kamera. Para fotografer memasang filter lensa pada lensa kameranya untuk melindungi lensa kamera dari sinar matahari langsung, debu, kelembaban udara, dan juga elemen-elemen lingkungan lain yang bisa merusak kualitas lensa kamera bawaan. Ini dia caranya mendapatkan filter lensa terbaik:

1. Filter dengan transmitansi tinggi

Transmitansi dalam konteks fotografi adalah istilah yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak cahaya yang masuk ke dalam kamera melalui lensa, dinyatakan dalam satuan persen. Misalnya jika sebuah filter memiliki tingkat transmitansi 50% maka filter tersebut membuat kamera bisa menangkap 50% cahaya dari intensitas cahaya yang sebenarnya. Makin tinggi tingkat transmitansi lensa makin banyak pula intensitas cahaya yang bisa tertangkap oleh kamera. Tapi ada kalanya Anda membutuhkan filter dengan transmitansi yang rendah misalnya ingin menggunakan pengaturan kamera sedemikian rupa untuk menghasilkan efek gambar air mengalir yang halus.

2. Efek yang dihasilkan filter

Setiap filter memiliki fungsinya masing-masing, dan jika budget Anda terbatas maka sebaiknya kenali mana filter yang Anda butuhkan sekarang dan jangka waktu dekat ke depannya, mana yang bisa ditunda dulu sambil menabung. Jenis-jenis efek filter yang paling umum digunakan di dunia fotografi untuk kamera manual antara lain adalah:

  • UV/skylight. Sangat cocok digunakan untuk memotret di bawah terik sinar matahari, bisa memberikan perlindungan pada lensa dan mencegah sinar UV yang masuk ke lensa menimbulkan efek foggy seperti yang sering tampak pada foto lama. 
  • Polarize. Memberikan efek warna yang lebih dalam dan mengurangi pantulan cahaya pada objek Biasanya digunakan untuk foto lanskap karena ia bisa membuat warna langit tampak lebih gelap dan membuat warna objek lain lebih keluar dan mengurangi kilap pada objek yang memantulkan cahaya misalnya objek yang basah.
  • Neutral density. Fungsinya adalah untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk melalui lensa kamera Anda tanpa memengaruhi hasil warna pada gambar. Biasanya digunakan ketika cahaya di luar ruangan atau lampu penerangan terlalu tinggi atau ingin memotret dengan shutter speed yang lebih rendah dan objeknya sedang bergerak.
  • Color correcting. Digunakan bagi yang ingin mengalterasi warna objek yang sesungguhnya tanpa sentuhan digital sehingga hasilnya bisa terlihat lebih natural.

Selain di atas masih banyak lagi jenis filter lensa yang lain misalnya graduated neutral density, close-up, special effect, reverse graduated neutral density, dan masih banyak lagi lainnya.

3. Fitur anti air pada filter

Ada baiknya mengeluarkan sedikit uang lebih banyak untuk membeli filter lensa kamera yang memiliki fitur anti air. Bagian lensa adalah bagian yang sangat sensitif pada tubuh kamera Anda, ada kerusakan sedikit dari lensa maka ia akan memengaruhi hasil jepretan secara signifikan. Filter lensa anti air akan sangat berguna ketika Anda melakukan pemotretan di lingkungan yang lembab dan pada lingkungan yang dekat dengan air. Fitur anti air ini akan memastikan bagian sambungan lensa dengan filter tertutup rapat sehingga tidak ada percikan air yang bisa masuk melalui celah-celah.

Rekomendasi filter lensa kamera terbaik

1. Athabasca CPL 67mm

Filter lensa Athabasca CPL 67mm merupakan tipe filter Polarizer yang berfungsi untuk mengurangi pantulan cahaya berlebih pada sebuah objek foto. 

2. Haida Slim Pro II MC ND1000 52mm

Filter lensa kamera kedua merupakan tipe ND filter atau Neutral Density hadir dari Haida Slim Pro II MC ND1000 52mm. Filter lensa kamera ini juga hadir dengan multi coated yang memastikan pantulan cahaya lebih rendah dari pada lensa tanpa coating.

3. Athabasca NDX 62mm

Filter lensa kamera Athabasca NDX 62mm juga bagian dari ND filter yang berfungsi untuk mengendalikan cahaya namun tanpa mengurangi ketajaman foto.

4. Kenko Digital CPL 62mm

Kenko Digital CPL 62mm seperti namanya filter lensa kamera ini adalah CPL atau Circular Polarizer. Filter lensa kamera ini memungkinkan lensa menyerap pantulan cahaya berlebih misalkan pantulan pada permukaan air yang biasanya sulit untuk dihilangkan namun dengan filter lensa kamera harga 100 ribuan ini hal tersebut bisa teratasi.

5. Nisi SMC-UV L39 67mm

Nisi SMC-UV L39 67mm merupakan filter lensa kamera dengan tipe Ultra Violet dengan multi coated. Fungsi filter lensa dengan tipe ultra violet tentunya untuk menghalangi cahaya ultra violet selain itu juga mengurangi haze atau asap tipis pada saat pengambilan gambar.

6. K&F Concept UV Glass Filter 18-Layer Multi Coated Ultra Violet Filter

Filter lensa kamera K&F Concept UV Glass Filter 18-Layer Multi Coated Ultra Violet Filter hadir dengan bingkai aluminium tipis. Fungsi dari filter ini untuk mengurangi intensitas cahaya dan vignette selain itu filter ini pun merupakan jenis filter anti air.

7. Zomei Filter Variable ND 2-400

Zomei Filter Variable ND 2-400 merupakan tipe filter lensa kamera yang dibutuhkan oleh pemula. Tipe ND filter yang digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya dan menyempurnakan penggunaan ISO tinggi.

 

 

8. Marumi DHG Achromat Macro 200 (+5)

Bagi pemula sepertinya filter lensa dengan tipe Close up filter merupakan hal yang tepat dibandingkan harus membei extension tube yang harganya cukup mahal. Salah satu pilihan filter lensa tipe close up filter adalah Marumi DHG Achromat Macro 200 (+5) yang memungkinkan mendapat foto makro pada lensa normal.

 

 

Kesimpulan

Tersedianya banyak filter lensa kamera dengan macam-macam fungsi dan juga harga bisa membantu Anda untuk memiliki opsi yang lebih banyak sehingga bisa disesuaikan benar-benar dengan kebutuhannya. Latihan memotret menggunakan berbagai macam jenis lensa kamera bisa membuat Anda lebih paham mengenai masing-masing fungsi filter dari prakteknya dan tidak hanya teorinya saja. 

Artikel Terkait

Komentar