Jenis Filter lensa Kamera yang Saat Ini Booming di Pasaran

Oleh Dana F. Zumario updated Senin, 9 Okt 2017 | 18:38

Anda merupakan penggemar fotografi dan hobi menguliknya lebih jauh? Maka Anda telah membaca artikel yang tepat, karena pricebook akan mengajak Anda untuk mengetahui lebih dalam mengenai kamera dan juga beberapa perangkat untuk menunjang kebutuhan fotografi di lapangan. Salah satu bagian kamera yang sering digunakan, tetapi jarang sekali diperhatikan adalah filter kamera.

Bagi Anda yang masih awam, filter kamera merupakan kaca tipis dan transparan dengan elemen tertentu yang biasanya dipasang di depan lensa kamera. Kegunaan dari filter kamera ini adalah untuk memberikan efek khusus atau juga memberikan perlindungan terhadap lensa.

Untuk mengetahui lebih lanjut, maka pricebook akan mengajak Anda untuk mengenal berbagai jenis filter lensa berdasarkan cara pasang, kegunaan, bentuk, dan juga materialnya. Simak selengkapnya di bawah ini!

Jenis Filter Kamera Berdasarkan Bentuk dan Cara Memasangnya

Jika dilihat dari bentuk dan cara memasangnya, maka filter kamera dapat terbagi menjadi 2, yaitu:

1. Filter Ulir (Screw In)

filter kamera 
contoh filter ulit via shuttermuse.com

Filter kamera ini dipasang dengan cara memutar atau mengikuti ulir yang tersedia tepat di depan lensa kamera. Biasanya, ulir yang dimiliki lensa jenis cukup spesifik, mengikuti ulir di lensa tertentu. Untuk itu, antara satu lensa dan lensa lainnya, terkadang dibutuhkan filter kamera yang berbeda.

Jika di lensa kamera Anda terdapat simbol Ø yang diikuti oleh dua digit angka, maka angka itu merupakan simbol ukuran untuk filter kamera tersebut. Pada umumnya, lensa ini berbentuk oval atau bulat dan mengikuti bentuk lensa kamera yang selama ini ada di pasaran.

2. Filter Tempel (Slot In)

 filter kamera
contoh filter slot in via ephotozine.com

Berbeda dengan filter kamera sebelumnya, filter slot in memungkinkan Anda untuk menggunakannya di berbagai jenis lensa. Hal ini dikarenakan, sistem pemasangan filter yang menggunakan rangka logam tipis dan dilengkapi holder sebagai tempat dudukan lensa.

Bentuk dari lensa ini pada umumnya berbentuk persegi panjang atau pergi, yang dilengkapi dengan pengait ke lensa agar tidak mudah jatuh atau terlepas. Kelebihan dari filter kamera ini adalah memungkinkan untuk digunakan untuk lebih dari 1 filter kamera, seperti misalnya ND dan CPL.

Jenis Filter Kamera bBrdasarkan Kegunaannya

Setelah mengetahui jenis filter kamera berdasarkan cara memasangnya, maka selanjutnya Anda perlu mengetahui jenis filter berdasarkan cara kegunaannya, yaitu:

1. Filter UV

filter uv kamera
contoh filter UV via dhgate.com

Di era fotografi analog, kegunaan filter UV adalah untuk menetralisir haze  atau kabut tipis yang muncul di lensa kamera yang disebabkan sinar ultraviolet. Namun, berkat adanya teknologi digital, sejatinya filter UV sudah tidak lagi dibutuhkan.

Kebiasaan untuk menggunakan filter kamera ini masih ada hingga sekarang, bukan untuk melindungi lensa dari sinar ultraviolet tapi untuk melindungi lensa dari benturan. Lebih baik filter yang pecah daripada lensa Anda, bukan?

2. Filter Circular Polarizer (CPL)

 filter CPL kamera
contoh CPL filter via bhpphotostudio.com

Filter kamera yang satu ini berguna untuk menggelapkan langit dengan langkah meningkatkan kontras yang berbeda antara langit dengan awan. Selain itu, filter CPL juga bisa meminimalisir efek pantulan cahaya matahari saat memotret. Sangat berguna digunakan untuk memotret objek yang memantulkan cahaya seperti cermin, air, dan objek lainnya.

3. Filter Fluorescent Daylight (FLD)

fld filter kamera
contoh FLD filter via bhphotostudio.com

Filter FLD digunakan untuk pemotretan dalam ruang atau indoor, agar foto terlihat lebih natural meskipun banyak cahaya lampu di dalamnya. Tidak hanya itu, filter kamera ini juga kerap kali digunakan fotografer untuk membuat foto matahari terbenam atau sunset menjadi lebih dramatis. Dapat pula digunakan untuk membuat foto matahari terbit atau sunrise seperti terbenam.

4. Filter Neutral Density (ND)

ND filter kamera
contoh ND filter via wikipedia.com

Filter ND merupakan salah satu filter kamera terpenting, khususnya jika Anda ingin memotret dalam mode long exposure. Kegunaan filter ini adalah untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke lensa, tanpa mengubah karakter dan arah cahaya. Selain itu, filter ND juga berguna untuk videografer yang ingin mengambil video saat tengah terik matahari.

5. Filter Graduated Neutral Density (GND)

gnd filter kamera 
contoh GND filter via bhphotostudio.com

Sedikit berbeda dengan filter ND, filter kamera yang satu ini digunakan untuk memotret sunrise atau sunset yang memerlukan exposure lebih tinggi. Kegunaan filter kamera ini adalah untuk menciptakan langit yang lebih gelap dari biasanya. Sehingga, efek dramatis dapat dengan mudah didapatkannya.

Di era modern ini, filter ini sebenarnya sudah tidak lagi dibutuhkan, karena ada teknik yang disebut High Dynamic Range yang memungkinkan Anda untuk memotret pemandangan matahari terbit dan terbenam dengan lebih halus, tanpa perlu menggunakan filter GND lagi.

6. Filter Soft Focus

filter soft focus
contoh filter soft focus via aliexpress.com

Biasanya, filter soft focus atau close up digunakan untuk membuat efek yang lebih lembut pada subyek foto yang Anda potret. Hal ini dikarenakan, kegunaan utama dari filter kamera ini adalah untuk mengurangi ketajaman foto, sehingga foto yang dihasilkan menjadi lembut.

Bahkan, dengan difusi cahaya tertentu, Anda bisa membuat kulit manusia yang kasar jadi lebih lembut di foto lewat filter ini. Sangat cocok digunakan untuk pemotretan wajah.

7. Filter Black & White

filter black and white
filter black and white yang diaplikasikan ke kamera via 500px.com

Mirip dengan filter UV, filter black & white sering digunakan dalam fotografi analog. Kegunaan dari filter kamera ini adalah untuk mengatur panjang gelombang tertentu yang masuk ke lensa. Sehingga, hasil foto hitam putih pun menjadi lebih bagus.

Beberapa jenis filter perangkat kamera Black & White antara lain, Red, Orange, dan juga Yellow, yang masing-masing memperkuat warna tertentu dan menekan gelombang warna lainnya.

8. Filter Color

color filter
contoh colot filter via amazon.com

Filter color atau color correction memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan filter Black & White, yaitu untuk menyaring warna tertentu. Misalnya, filter kamera biru untuk menyaring lampu neon, dan lainnya.

9. Filter untuk Efek Khusus

filter multivision
filter multivision, salah satu macam filter dengan efek khusus via photocontestinsider.com

Filter kamera dengan efek khusus biasanya digunakan untuk keperluan yang tidak biasa, seperti misalnya menciptakan efek bias cahaya lampu yang berbentuk bintang atau lingkaran. Beberapa jenis filter efek khusus yang saat ini dikenal di pasaran antara lain

  • Filter star, untuk menghasilkan foto dengan kilau cahaya berbentuk bintang
  • Filter diffusion, untuk tampilan foto yang “dreamy”
  • Filter multivision, untuk menghasilkan foto yang dengan objek ganda
  • Filter bokeh, untuk menghasilkan bentuk tertentu yang seragam
  • Dan masih banyak lagi.

Material Filter Kamera

filter kamera
filter kamera dibuat dari beberapa material via dhgate.com

Jika selama ini Anda hanya mengetahui filter kamera dari cara memasang atau juga kegunaannya, maka ada baiknya Anda pun mengetahui tentang berbagai material filter yang selama ini ada di pasaran agar pengetahuan Anda di dunia fotografi dapat bertambah. Beberapa material yang biasa digunakan untuk filter kamera tersebut antara lain:

1. Kaca atau Glass

Filter kamera yang dibuat dengan material kaca pada umumnya merupakan filter dengan kualitas tinggi. Pastinya, karena kualitas yang lebih baik itu, harganya juga akan lebih mahal dibanding filter berbahan lainnya. Kekurangan dari filter ini adalah mudah pecah dan dapat berjamur, sehingga perlu dijaga dengan baik.

2. Resin dan Plastik

Resin dan plastik merupakan material dasar untuk filter kamera yang paling umum digunakan. Hal ini dikarenakan harganya yang cenderung terjangka. Material ini biasanya digunakan untuk filter ND karena sifatnya yang dapat mengurangi cahaya yang masuk ke lensa kamera. Kekurangan dari lensa ini adalah kualitasnya yang tidak terlalu baik.

3. Polyester

Meskipun jarang digunakan, beberapa filter kamera dibuat dengan material polyester. Material ini memiliki volume yang lebih tipis dibandingkan kaca, namun berkualitas sangat tinggi. Kekurangan filter dengan material ini adalah mudah tergores dan kurang praktis digunakan untuk fotografi di lapangan.

Jadi, sudah siap membeli filter kamera Anda sendiri? Setelah mengetahui berbagai jenis lensa di atas, maka Anda dapat memilih filter yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selamat memotret ria!dit

Artikel baca juga:

Jenis Lensa Kamera DSLR yang Perlu Diketahui dan Harga Pasarannya

Manfaat Filter UV Kamera Bagi Anda yang Menggunakannya

Kamera Mirrorless vs Kamera DSLR, Mana yang Lebih Baik?

Artikel Terkait

Komentar