Cool Dual. Sisi Dari Dual Kamera Dengan Performa Hardware Maksimal - Review Kinerja Coolpad Cool Dual oleh Aditya Abbdu Syukur

Harga termurah : Rp 2,400,000
  • Desain

    4.33
  • Kecepatan proses

    4.67
  • Layar

    4.00
  • Portabilitas

    3.67
  • Kamera

    4.00

Cool Dual. Sisi Dari Dual Kamera Dengan Performa Hardware Maksimal

  • Desain
  • Kecepatan proses
  • Layar
  • Portabilitas
  • Kamera
Aditya Abbdu Syukur
Apprentice 4

Halo guys. Tren kamera ganda pada sebuah samrtphone kini menjadi sebuah daya tarik untuk para produsen smartphone tersebut agar bersaing untuk menggaet para konsumen. Mulai dari Apple, Xiaomi, LG, Oppo dan bahkan Samsung pun juga ikut meramaikan suasana pasar gadget tanah air. Pada awalnya, tren ini dibawa oleh HTC One M8 sebagai smartphone berkamera ganda pertama yang awalnya kurang menarik minat konsumen. Namun di sekitar 2016 dan 2017 ini, tren tersebut booming kembali oleh para produsen smartphone lain yang coba-coba mengikuti langkah kegagalan HTC tersebut.

Dan kamu bisa lihat sekarang, sudah banyak sekali di pasar-pasar tanah air yaitu smartphone berkamera ganda yang memiliki varian harga beserta spesifikasi yang berbeda pula sesuai keinginan konsumen. Terlepas dari itu semua, brand produsen yang bisa dibilang masih ?kecil? pangsanya di tanah air tak kalah untuk unjuk gigi. Salah satunya yaitu Coolpad.

Coolpad sendiri adalah produsen smartphone asal Tiongkok yang bekerjasama dengan LeEco setelah saham mereka dibeli LeEco pada Juni tahun lalu. Hubungan kerjasama antar dua perusahaan itu menghasilkan perangkat pertama mereka yaitu LeEco Cool 1 untuk pangsa pasar luar negeri. Nah, saat masuk ke Indonesia di sekitar bulan Mei kemarin. Kemudian bisa kita kenal dengan Coolpad Cool Dual.

Dengan membawa artis papan atas seperti Maudy Ayunda sebagai aktris promosi smartphone ini, mampukah Cool Dual mempertahankan eksistensinya dengan kamera ganda? Selamat datang di Review saya tentang Coolpad Cool Dual!

Unboxing

Kita lihat dari penampakan box dari Cool Dual ini bisa dibilang cukup standar seperti box smartphone pada umumnya. Dibagian atas depan ada gambar Cool Dual sendiri yang menampakan sisi depan dan belakangnya. Bagian samping sisi kanan dan kiri hanya ada tulisan Cool Dual dengan font yang lucu dengan warna unik. Bagian sisi atas box dan bawah nampak kosong, sementara di sisi belakang ada barcode Coolpad, nama model dan spesifikasi singkat Cool Dual sebagai berikut:

Model: Coolpad R116 dengan OS Android 6.0 Marshmallow.

Processor: Octa-core 1.8 GHz, yaitu Qualcomm Snapdragon 652.

Screen: 5.5 inch Full-HD

Memory: 3 GB RAM dan 32 GB ROM Internal.

Main Camera: Dual 13 Megapixel Auto Focus.

Secondary Camera: 8 Megapixel Auto Focus.

Battery: 4060 mAh

Dimension: 152 x 74.8 x 8.2 mm.

SIM: Dual SIM.

Selanjutnya. Bagian yang penting yaitu unit Cool Dual ini, bagian layar dan sisi belakang yang terbuat dari metal tertutup pelindung plastik dengan rapih agar tidak tergores ketika didalam box. Ketika Cool Dual ini sudah diangkat, kamu akan menemukan sticker IMEI beserta anti-gores gratis dari Coolpad. Kemudian ada semacam box kecil yang berisi SIM tray ejector, kitab-kitab seperti panduan penggunaan dan kartu garansi.

Untuk kelengkapan aksesoris. Coolpad memberi Cool Dual ini sebuah kabel data yang cukup kekinian dengan USB type C, kepala charger dengan tegangan 5 V 2 Ampere yang standar, dan juga earphone dengan model in-ear monitor yang diberi gratis oleh Coolpad. Baik juga ternyata Coolpad ya :D

Hanya itu. Bonus seperti jelly case tidak kamu temukan. Mungkin sebagai pengganti dari earphone bonus jelly case untuk Cool Dual tidak diberi secara Cuma-cuma. Modal dong! Masa mau gratis mulu hehe :P #Plak

Desain.

Secara jelas saat memandang Cool Dual. Desain Cool Dual ini menurut saya bisa dibilang keren dan menarik perhatian. Namun secara garis besar juga desain ini seperti ya seperti yang kamu tahu hampir menyerupai brand-brand lain sejenis yang diberi sedikit perbedaan oleh Coolpad.

Untuk sisi depan, pada bagian layar Cool Dual ini terkesan memberikan sensasi tanpa bezel saat melihatnya. Tapi sebenarnya mata kalian tertipu, saat layar menyala akan nampak border hitam di sekeliling pinggir layar. Kalau dari penampilan memang kurang oke dan kurang enak dipandang, tapi malah sisi ini memberikan kamu kenyaman saat bernavigasi. Kamu tidak akan merasakan telapak tangan kamu tidak sengaja tersentuh layar karena border hitam itu membatasi telapak tangan kamu dengan layar.

Resolusi layarnya sendiri memiliki rentang 5.5 inci beresolusi Full-HD IPS 1920x1080 dengan multi touch support hingga 10 jari yang saya tidak tahu jenis kaca apa yang digunakan Cool Dual. Sebaiknya, anti-gores gratis yang diberi kamu gunakan pada Cool Dual ini demi menghindari sesuatu yang tidak kamu inginkan.  Tone warnanya cukup enak dilihat, seperti layar IPS pada umumnya. Jarak pandang juga masih nyaman dan jelas saat kamu melihat layar dari sisi samping Cool Dual. Tidak ada keluhan berarti yang nampak terlihat.

Untuk bagian atas layar. Disini ada sensor proximity, kamera depan sebesar 8 megapiksel, sensor cahaya, earpiece dan lampu LED notifikasi. Sementara bagian bawah kamu akan menemui tombol kapasitif dengan diterangi lampu backlit saat jari kamu menyentuhmya. Kesalahan menekan tombol saat gelap tidak akan kamu temukan disini.

Bagian belakang. Saya akui bahan logam  pada sisi belakang yang digunakan Cool Dual nampak begitu solid dan berkelas tapi sayang memberikan tekstur licin saat tangan memegangnya dan memberikan kesan dingin saat terkena AC ruangan sedingin perkataan mantan, hehe.

Bentuk bodynya yang memiliki diameter sekitar 152 x 74.8 dengan ketebalan 8.2 mm juga sedikit melengkung dengan sisi-sisinya yang membulat dan tidak tajam ini cukup klop, jadi tangan kamu akan merasa pas jika menggenggamnya karena dimensinya yang tidak terlalu tebal. Bagian logam yang saya maksud dari Cool Dual ini hanya bagian sisi tengahnya saja. Atas dan bawahnya masih bermaterial plastik yang mirip-mirip dengan logam. Saat ditaruh di kantung sejenis jeans pun pasti Cool Dual ini akan selalu bergeser sendiri dan dapat ditarik dengan mudah dari kantung celana. Ini mengindikasikan bahwa kamu harus lebih berhati-hati saat menaruh Cool Dual ini ditempat biasa kamu menyimpan barang berharga kamu

Untuk penempatan hal-hal penting. Mulai dari sisi kanan yang berisi tombol power dan volume, sisi kiri hanya ada slot SIM Tray yang mendukung Dual SIM dan tidak ada tambahan slot kartu Micro SD. Untuk sisi bawah,di isi oleh speaker pada bagian kanan, port USB type C dan lubang microphone yang berbentuk seperti speaker yang saya kira bahwa Cool Dual ini punya dua speaker padahal tidak. Sementara pada bagian atas kamu akan menemukan port Jack 3.5mm dan sensor inframerah yang bisa dijadikan sebagai pemancar remote untuk barang eletronik.

Sementara itu sisi belakangnya yang terbuat dari metal tentunya ada dua kamera beresolusi 13 Megapiksel, LED Flash, sensor fingerprint, dan tulisan LeEco Inside pada bagian paling bawah untuk menandakan bahwa pada dasarnya Coolpad memang benar bekerjasama dengan LeEco.

Overall, terkadang memang penampilan Cool Dual ini saya sukai. Walaupun penampilan depannya yang terkesan biasa saja tapi bagian belakangnya bisa tampil keren serta elegan dan buat kamu percaya diri saat menggenggam Cool Dual ini ketika hangout bareng teman kamu.

Software.

Secara performa, untuk UI atau User Interface Cool Dual ini tidak ada problem sebenarnya. Memang untuk masalah update ke Nougat dari pihak Coolpad masih belum ada kejelasannya sama sekali. Tapi jika untuk masalah adu cepat dengan UI milik kompetitor lainnya, Cool Dual juga bisa unjuk gigi dan pede.

Nama UI Cool Dual adalah  EUI versi 5.8 yang merupakan UI khas milik LeEco. EUI ini memberikan sensasi yang cukup berbeda daripada android lain. Contohnya adalah tombol-tombol quick action, ketika kamu swipe layar dari atas kebawah biasanya kamu akan menemukan berbagai tombol-tombol yang memberikan kamu kemudahan untuk buka aplikasi apapun. Dalam Cool Dual ini, untuk melakukan hal itu kamu harus menekan tombol navigasi yang berada disamping kiri tombol home agar memunculkannya Disini kamu juga bisa mengecek  recent apps yang berjalan di latar belakang, mengatur kecerahan layar dan mengambil screenshot. Cukup praktis dan buat kamu cepat jika mengakses apapun meski memerlukan pembiasaan dulu untuk kamu yang masih asing dengan EUI ini.

Untuk itu, EUI milik Cool Dual ini cukup unik memberikan nuansa berbeda ketika menggunakannya.  Tapi untuk masalah app drawer sepertinya EUI juga tidak menggunakan app drawer, jadi semua aplikasi akan menumpuk semua di home screen seperti kenangan kamu bersama dengan dia,  hehe  bercanda :D.

Nah, untuk masalah buka tutup aplikasi. Perpaduan UI dan RAM menjadi acungan jempol untuk Cool Dual. Muter-muter video di Youtube, pindah ke Instagram lalu scroll atas bawah, buka aplikasi Facebook lalu balik lagi ke Youtube dapat sangat lancar dilakukan Cool Dual tanpa adanya kendala meload ulang aplikasi. Free RAM yang bisa kamu dapat adalah kisaran di rata-rata sekitar 1 GB atau lebih jika kamu jarang download aplikasi.

Jika dibandingkan dengan UI lainnya sekelas ZenUI milik Asus dan Grace UX milik Samsung, EUI bisa dibilang masih dalam tahap menuju kesempurnaan atau masih belum matang dalam sisi kostumisasi dan fitur basic. Seperti pemilihan tema atau theme launcher yang sedikit, absennya double tape to wake dan sleep, dan lainnya. Pokoknya hampir mirip seperti stock launcher Android yang diberi sedikit kostumisasi pada tampilannya.

Tapi untuk itu, akibat minimnya kostumisasi. Uinya menjadi sangat enteng seperti yang saya katakan ketika bermultitasking ria plus minimnya bloatware yang ada juga mendukung. Jadi bisa dibilang sesuai dengan performanya untuk EUI milik Cool Dual.

Hardware.

Dengan prosesor Snapdragon 652 Octa-core 1.8 GHz dengan GPU Adreno 510 menjadi pertanda bahwa Cool Dual termasuk dalam jajaran smartphone dengan jeroan yang cukup menjanjikan. Terbukti dari hasil benchmark pada aplikasi AnTuTu Benchmark, skor yang di peroleh di angka 6987 atau bahkan bisa lebih.

Snapdragon dan RAM 3GB? Hasilnya sebuah kelancaran yang hakiki saat bermain game-game dengan grafis yang cukup berat! Game seperti Asphalt 8, Vain Glory, dan SIMS Freeplay bisa dijalankan lancar tanpa kendala sama sekali. Game-game kasual pun bukan hal yang perlu ditakutkan seperti Metal Slug Defense, Subway Surfers akan dilahap secara mudah. Tapi ya, terkadang masalah FPS drop bisa terjadi. Suhu yang dihasilkan Cool Dual saat bermain game penyebabnya.

Suhu yang dihasilkan bisa mencapai 40 derajat lebih ketika kamu memaksa Cool Dual ini untuk terus main. Apakah kegiatan memegangnya terganggu? Tentu jelas, apalagi bahan body metalnya yang memberi dukungan untuk menyebarkan panas. Kamu akan merasakan panasnya di sekitar area kamera dan fingerprint Cool Dual ini. Saran saya ketika memang Cool Dual ini ketika sudah cukup panas, diamkan selama kurang lebih 5 menit di depan kipas angin atau ruangan AC untuk mendinginkan suhu dan memberikan rehat dari kerja prosesornya. Karena akan berdampak buruk untuk Cool Dual ini sendiri nantinya jika kamu terus memainkannya. Semoga saja ini masalah dari software Cool Dual yang belum stabil dan akan terselesaikan pada update software.

Untuk sensornya sendiri tidak perlu diragukan, lengkap kaya martabak! Ada sensor gyroscope yang buat kamu suka gaya-gayaan dengan VR, accelerometer, Light sensor yang mengatur kecerahan layar secara otomatis mengikuti pencahayaan sekitar, proximity dan compass. Hanya absen magnetic sensor dan sensor-sensor yang menurut saya kurang begitu berguna di Cool Dual ini. Joss lah!

Fitur-fitur.

Sepertinya, untuk EUI ini sangat nampak sepi. Maksudnya sepi gesture dan fitur-fitur kekinian! Kamu ngga akan menemukan gesture-gesture unik di pengaturan, yang bisa kamu lakukan hanya menikmati  fitur standar android biasa contohnya adalah pola untuk password.

Sebagai pengganti hal  itu, maka fingerprint yang lumayan besar di belakang body Cool Dual ini menunjukan eksistensinya. Untuk pertama kali penggunaan kamu  harus mengatur jari mana yang akan kamu gunakan sebagai kunci pembuka layar Cool Dual. Total 5  jari yang bisa dikenali Cool Dual  dan bisa dijadikan sebagai quick action apps lho! Misal, kamu ingin secara cepat memutar musik di  aplikasi pemutar musik. Cukup atur jari telunjuk kamu  sebagai aksesnya jika kamu mau!

Untuk kecepatan unlock fingerprintnya bisa dikatakan cukup cepat untuk sekelas Cool Dual dan kompetitornya. Jadi, kamu  bisa gaya-gayaan dan adu cepat buka layar dengan teman kamu yang menggunakan merek sebelah seperti *Piiip*. Sengaja saya sensor, nanti kalau saya sebut malah akan memancing keributan :P

Terus soal sensor yang berada disamping audio jack 3.5mm. Pasti kamu udah tahukan? Infrared sensor pastinya! Fungsinya apa? Saya jelaskan, meski harus tanya dan jawab pertanyaan sendiri kayanyan ini sih hehe.

Buka aplikasi Remote Control yang sudah preinstalled di Cool Dual. Kamu bisa menghubungkan Cool Dual dengan perangkat dari LETV yaitu milik LeEco sendiri atau dari TV dan perangkat lain yang bisa terhubung dengan Cool Dual. Tekan tombol Add dibawah posisi layar saat kamu ingin mencari perangkat yang ingin kamu  gunakan, pilih nama vendor perangkat yang kamu inginkan. Setelah itu,akan muncul tombol Power Button di layar kemudian tekan untuk secara otomatis aplikasi akan mencari perangkat yang kamu maksud. Bila belum  ditemukan, kamu tekan Control detected pada tabel  dibawah yang akan mencari perangkat secara manual beberapa detik. Ketika sudah ketemu, klik Done dan sekarang kamu bisa mengisengi TV atau AC teman kamun dengan Cool Dual ini. Gunakan secara bijak ya! :D

Terakhir. Untuk masalah storage. Cool Dual ini tidak mendukung penggunaan Micro SD. Jadi kamu hanya bisa dipuaskan dengan storage Internal sebesar 32 GB. Jangan sedih dulu tapi! Cool Dual ini sudah support USB OTG sebagai penggantinya! Cukup cari Flashdisk dengan colokan bertipe type C ataupun menggunakan adapter dan kamu langsung bisa mengakses data dari Cool Dual secara cepat. Total support OTG yang bisa dilakukan Cool Dual berkisar diantara 32 GB. Nah, sekarang masalah storage sudah teratasi dengan baik ya walaupun secara tidak langsung sama saja ngga praktis penggunaan USB OTG. Maka dari itu, gunakan USB OTG di Cool Dual hanya untuk menyimpan gambar atau file yang berukuran besar agar tidak cepat menyempitkan storage internal.

Kamera dan Baterai.

Coolpad juga membanggakan hal ini selain fingeprint pada Cool Dual. Dua kamera belakang dengan resolusi 13 Megapiksel autofokus dengan bukaan lensa f/2.0, dan untuk kamera depan beresolusi 8 Megapiksel dengan bukaan lensa f/2.2 autofokus.

Untuk kamera belakang, sistem sensor kamera yang berada diatas berfungsi untuk menangkap gambar seperti kamera biasa, sementara bagian bawah berfungsi untuk menangkap gambar monokrom yang dijadikan untuk informasi tambahan saat menangkap gambar. Untuk gampang dimengertinya, kamera bagian bawah berfungsi untuk membantu kamera bagian atas untuk menghasilkan efek bokeh atau blur pada hasil background objek tangkapan gambar Cool Dual. Coolpad sendiri menyebutnya sebagai mode DSLR yang bisa dikatakan bakalan keren abis saat mengabadikan gambar dengan pas. Namun kalau kamu gemetaran atau posisi objek yang kurang jelas. Terkadang hasil tangkapannya juga akan sedikit ngaco blurnya. Untuk masalah ini sebaiknya kamu lebih pelan-pelan dan rileks saat mengambil gambar lewat kamera Cool Dual.

Ohiya, untuk fitur lainnya di kamera belakang ini  cukup beragam. Ada mode Professional,  tempel-tempel stiker unik di gambar, mode panorama dan lainnya.

Kemudian hasil tangkapannya. Saya akui  Cool Dual dapat mengabadikan momen dengan sangat baik dan cukup. Warna yang dihasilkan alami, detailnya cukup jelas untuk objek-objek, kecuali dynamic range atau kekayaan warna yang ditangkap masih belum sempurna seperti warna langit yang kadang masih keputihan saat di abadikan. Maka dari itu,  fitur HDR menjadi jawaban masalah ini. Warna  yang dihasilkan lebih seimbang dan lebih enak dipandang.

Untuk hasil low light atau kurang cahaya. Cool Dual ini memang cukup kepayahan dalam mengatasi noise yang mengganggu. Meski sudah menggunakan mode malam namun sedikit hanya berefek  pada hasil tangkapan gambarnya. Overall, bisa dikatakan cukup untuk kamu iseng-iseng mau foto di malam hari.

Gantian kamera depan. Untuk hasil tangkapannya sendiri pun juga bisa dibilang bagus dan cukup. Layaknya kamera depan smartphone sekelas Cool Dual. Warna yang dihasilkan tergolong biasa, dan detail masih oke walaupun tidak terlalu tajam. Fitur tambahan seperti mempermak wajah sedemikian rupa juga tersedia namun tanpa lampu flash ataupun screen flash untuk membantu selfie di kala gelap. Namun tetap oke kok bagi yang mau eksis di jejaring sosial dan pamer foto yang  ditangkap dengan kamera Cool Dual ini.

Baterai dan Audio.

Salah satu kelebihan Cool Dual ini adalah manajemen daya baterainya yang diatas rata-rata. Dengan kapasitas sebesar 4060 MAh, kamu bisa seharian menggunakan Cool Dualtanpa perlu takut tidak membawa power bank kemanapun. Dari 100 persen menuju 10 persen, kamu butuh 6 jam lebih untuk menghabiskannya, itupun jika pemakaian kamu selalu menyalakan layar Cool Dual. Mungkin jika dalam keadaan standby waktu 6 jam itu bisa lebih lama lagi tergantung bagaimana kamu melakukannya.

Meski di situs GSMArena mengatakan Cool Dual ini memiliki Quick Charge 2.0 milik Qualcomm, namun sepertinya tidak berdampak banyak pada pengisian daya baterainya. Untuk sampai benar-benar penuh kamu harus menyambungkan Cool Dual dengan pengisi daya selama lebih dari 3 jam. Memang sangat disayangkan, apabila Quick Charge pada Cool Dual ini benar-benar bekerja mungkin smartphone ini akan sempurna sebagai smartphone yang paling lama bertahan dengan kecepatan mengisi daya yang turbo. Tapi saya rasa berlebihan juga sih hehe.

Kualitas audionya, yaa bisa dikatakan biasa saja alias sedikit cempreng namun sedikit mendem. Lho kok bisa? Karena karakter lagu bertipe bass dapat dikeluarkan secara nyaring namun sedikit kurang bergetar bassnya. Udah mengerti kan? Dan juga, aplikasi ala-ala audio wizard tidak akan kamu temukan. Jadi suara Cool Dual ini tetap apa adanya dan ada apanya tanpa bantuan equalizer. Kasihannya ya Cool Dual ini L

Kesimpulan.

Dengan kelebihan seperti ini ditemani kekurangan yang seperti itu. Yang pasti Cool Dual adalah smartphone yang wajib di masukan dalam list kamu yang mencari smartphone dengan value deal yang sesuai dengan harga dan spesifikasi.

Kenapa saya bilang seperti itu? Karena harga Cool Dual ini sudah turun pada saat setelah lebaran kemarin. Kamu yang awalnya harus menembus Cool Dual di angka 3 juta sekarang bisa membelinya dengan harga yang menjanjikan di kisaran Rp. 2.699.000,- Dan menurut saya harga tersebut akan bisa turun lagi jika memang pasar Cool Dual ini sedang ramai-ramainya.

Snapdragon 652 dan dalam harga dua jutaan merupakan sebuah godaan bagi siapapun yang tergiur akan kelebihan spesifikasi diatas segalanya. Dan juga dua kamera pula, kamu ngga akan kalah sama temen kamu yang juga pamer kamera di smartphonenya!

Akhir kata, meski memang terkadang spesifikasi bukanlah segalanya. Namun setidaknya dari hal itu kamu tahu bagaimana smartphone tersebut hadir dengan keunikan tersendiri. Memang setiap smartphone tidak ada yang sempurna, karena yang sempurna hanyalah milik lagu Andra and the Backbone, hehe.

Mohon lebihnya saya minta maaf jika ada salah kata dan informasi dalam review saya. Wassalam and have a nice day!

Apa review ini berguna untuk Anda?

POPULAR RATED PRODUCTS