Archie Winata
Junior Level 5
01 Pebruari 2016 - 19:07

Infografis Penggunaan Web dan Perangkat Mobile di Indonesia

Indonesia sudah jelas merupakan pasar yang sangat menarik bagi para perusahaan di dunia. Betapa tidak, dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 250 juta jiwa, dimana angka tersebut merupakan terbesar di Asia Tenggara dan menduduki peringkat 4 terbesar di dunia setelah RRC, India, dan Amerika Serikat, maka tak ayal semua produsen akan tertarik pada Indonesia.

Mari kita fokus kepada penggunaan web dan perangkat mobile di Indonesia, sektor yang paling banyak dilirik oleh beberapa perusahaan besar dan startup di Indonesia tentunya.

Menurut kompendium data digital yang dimiliki kelompok We Are Social, Indonesia memiliki 88,1 juta pengguna aktif internet, angka ini merupakan kenaikan sebesar 15% sepanjang 12 bulan berjalan.

Dan pasar perangkat mobile di Indonesia sudah meningkat dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat sebanyak 326,3 juta langganan SIM card yang berhasil terdaftar, jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia sendiri. Hal ini menandakan bahwa setidaknya satu orang pengguna perangkat mobile memiliki 2 kartu SIM.

Soal akses data internet, di Indonesia tercatat paling banyak mengakses web melalui perangkat mobile atau smartphone mereka. Tercatat sebanyak 70 persen mengakses lewat mobile web sedangkan sisanya melalui perangkat laptop atau Personal Computer. Ini menandakan kenaikan sebesar 41 persen bagi penggunaan perangkat mobile.

Indonesia memang rajanya dalam penggunaan perangkat mobile. Hampir setiap orang mengakses web melalui smartphone mereka.

BBM Adalah Rajanya!

Untuk perihal penggunaan sosial media, masih ada ruang bagi Indonesia untuk bertumbuh. Data mencatat baru sekitar 30 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang merupakan pengguna aktif sosial media.

Indonesia nampaknya masih sulit melupakan BBM atau Black Berry Messenger, bahkan apps satu ini berhasil mengalahkan raksasa lainnya yaitu Facebook dan Google. BBM masih diminati selain karena biaya murah dan lebih terbiasa dipakai, juga sering digunakan dalam mengembangkan usaha atau bisnis di dunia maya atau yang lebih kita kenal dengan eCommerce.

Indonesia diketahui menjadi tema paling hangat dalam pembicaraan startup di Asia. Beberapa nama besar mulai dari Grup Lippo dan Rocket Internet sampai perusahaan startup seperti Tokopedia berebutan untuk mendapat jatah dari pasar Indonesia yang begitu luas. Namun sektor eCommerce sendiri masih terbilang cukup kecil prosentasenya, hanya sebesar sekitar 1 persen dari total jumlah usaha retail di Indonesia. Hal ini berarti masih banyak ruang untuk bertumbuh bagi eCommerce Indonesia untuk kedepannya.

SUMBER

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar

  • Bima Satria
    Master Level 25

    eh yang make google+ lebih banyak dari yg pake Line? weww