Risky Wijaya Praba Saputra
Professor Level 14
29 Oktober 2015 - 17:58

LAYAR PAS-PASAN TAPI PERFORMA SAINGI GALAXY TAB


Advan pertama kali dikenal masyarakat dari perangkat tabletnya yang memang disegmentasikan untuk memuaskan kebutuhan para segmen low-end. Mengingat pada masa tersebut brand-brand kelas atas hanya memiliki perangkat dengan nominal tinggi, meski performanya belum terlalu spesial.

Demikian halnya dengan Advan Vandroid T2, tablet ini diluncurkan oleh Advan saat era masa kejayaan GingerBread. Era dimana teknologi layar masih berbasis pada performa standart dari TFT Capasitif Touchscreen, namun entah mengapa Advan justru menghadirkan Vandroid T2 dalam teknologi layar resistif touchscreen yang identik dengan permukaannya yang empuk tapi rawan berlubang.

Sebagaimana kebanyakan performa tablet di masa tersebut, Vandroid T2 ternyata telah memiliki performa prosessor yang setara dengan milik Samsung Galaxy Tab, yaitu ARM Cortex-A8 yang berkekuatan 1,0 Ghz. Prosessor tentunya masih berskala single-core, namun telah menawarkan kapasitas kerja yang jempolan sehingga membuat Vandroid T2 menjadi perangkat yang cukup diminati saat itu. Kapasitas RAM yang dimiliki oleh Vandroid T2 juga sudah cukup bersaing meski masih dengan skala 512 MB, tapi semua kinetja multitasking lancar tanpa hambatan.

Tak hanya itu, performa kamera pun masih menjadi sektor pendukung dari aplikasi semata. Itu sebabnya kamera belakang dalam sebuah tablet masih jarang ditemui, sama halnya dengan Vandroid T2 yang hanya menerapkan sensor 2 MP untuk mendukung fitur video-call saja. Teknologi jaringan yang dimiliki juga rata-rata masih berbasis pada sistem Wifi, yang memang saat itu sedang booming dengan performa jaringannya yang jauh lebih stabil dibandingkan penggunaan paket data. Sebuah memori yang tak mungkin kembali terulang di trend smartphone modern saat ini.

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar