Vidyata Annisa Anafiah
Novice Level 1
24 Juni 2015 - 08:28

Asus Padfone S: Spek Gahar, Mahar Nggak Mahal

Saya pertama kali melihat Asus Padfone S ini di sebuah thread di Kaskus dan saya langsung jatuh cinta. Saya mencari sebuah handset yang bisa menggunakan koneksi 4G dengan harga murah. Tadinya saya hendak membeli Asus Zenfone 5 LTE, namun handset tersebut tidak tersedia di Indonesia. Saat saya mendengar bahwa Asus Padfone S merupakan sebuah handset yang dapat dijadikan tablet, dengan harga Rp3.499.000, saya terkejut. The price is too good to be true! Dan benar, stok handset ini langsung habis di mana-mana dan saya sempat kesulitan mencarinya. Secara resmi, handset ini masuk Indonesia sekitar akhir Desember, namun saya baru berhasil mendapatkannya bulan Maret tahun ini. Itu pun membeli barang second karena yang barunya sudah melonjak jauh. (paling murah Rp4.000.000? Lebih baik saya beli S*ms*ng). Saya dengar sampai sekarang pun stok masih banyak phone only. Handset ini juga dijual phone only seharga Rp2.999.000.

Berikut spesifikasi Asus Padfone S

 

Jaringan GSM / HSPA / LTE
Layar 5.0 inci Super IPS+ LCD capacitive touchscreen, 16M colors 1920 x 1080 pixels (Smartphone )/ 9.0 inci Super IPS+ LCD capacitive touchscreen, 16M colors 1920 x 1200 pixels (Tablet)
OS 4.4.2 KitKat
Chipset Snapdragon 801
CPU Quad-core 2.3 GHz Krait 400
Internal 64 GB/ RAM 3GB
Kamera 13MP & 2MP
Baterai Non-removable Li-Po 2300 mAh


Apa pendapat saya setelah menggunakan Asus Padfone S?

+ Tidak lag. Sebelumnya saya menggunakan S*ms*ng Galaxy S4 Mini, dengan RAM 1,5 GB. Membuka aplikasi LINE sangat lemot! Sekarang tidak lagi karena RAM Asus Padfone S 2 GB. :D

+ Terdapat dynamic display sehingga bisa dijadikan tablet. Untuk nonton film ataupun membaca jadi lebih puas.

+ Internal Storage cukup besar yaitu 16 GB, dan dapat ditambah kartu microSD hingga 32 GB. Ruangan lega untuk menaruh foto dan video.

+ Layar cukup terang dan jernih, meski kalah dengan S*ms*ng yang menggunakan teknologi Super AMOLED.

+ Baterai cukup tahan lama meski kapasitasnya 2300 mAh. Oh ya, docking station/tablet-nya dapat dijadikan semacam power bank, lho.

+ Kualitas kamera cukup bagus, menurut teman saya lho. Dia bandingkan dengan Blackberry Z1 miliknya. Saya jarang pakai kameranya.

- Tablet tidak dapat digunakan jika phone tidak dicolokJadi jangan mudah percaya jika dibilang ini mendapat dua device dengan satu harga.

- Bezel samping mudah retak. Ya mungkin karena saya pakai barang second juga sih. Saya dengar-dengar review pun handset ini cukup ringkih. Harga memang tidak bisa bohong.

- Handset cepat panas kadang-kadang, tetapi memang penyakit Android seperti itu.

- Semenjak pakai firmware terbaru, sinyal suka hilang. Semoga bisa sembuh kalau sudah ada upgrade firmware baru.

Buat agan-agan yang berminat memboyong handset ini, semoga bisa mencari yang pakai docking station, soalnya sulit sekali mencarinya. Tetapi saat sudah mendapatkannya, dijamin puas
!

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar

  • PomadeMan
    Wizard Level 20
    keren sist reviewnya cool tapi baru tau bezel sampingnya mudah retak gitu jadi ngerii sealed
  • Bima Satria
    Master Level 25
    emang mantap hapenya ni