PomadeMan
Wizard Level 20
18 Pebruari 2016 - 20:20

Apple Tolak Deskripsi iPhone untuk FBI, Totalitas atau Integritas?

Beberapa akhir ini pihak Apple sedang ramai diperbincangkan oleh para netizen tentang keamanan enkripsinya. Pada kasus penembakan San Bernardino, hakim memang tidak memohon pada pihak Apple untuk membuka enkripsi yang ada di iPhone 5c dari sang pelaku tetapi hakim meminta Apple untuk membantu FBI untuk menebak kunci dari iPhone tersebut. Alasannya, Apple telah menanamkan sebuah fitur keamanan pada iPhone yang berfungsi untuk menyulitkan siapapun yang berusaha untuk membobol kunci yang ada dengan cara "kasar" yaitu menebak passcode satu per satu.

Fitur yang ditanamkan Apple begitu sulit untuk ditembus sehingga untuk menebak kode yang digunakan pada satu smartphone, seseorang akan memerlukan waktu sekitar lima setengah tahun. Selain membantu pihak FBI, sang hakim juga ingin agar Apple mematikan fitur "auto-erase". Untuk melakukan ini, Apple diminta untuk membuat sebuah program yang akan FBI pasang ke iPhone pelaku. Apple diizinkan untuk meminta kisaran biaya dan bahkan penolakan jika permintaan pengadilan dirasa terlalu menyulitkan.

Pihak pengadilan juga mengizinkan Apple untuk menggunakan cara lain untuk mendapatkan hasil yang sama yaitu akses ke konten yang ada di iPhone milik pelaku.

 Menanggapi hal ini, melalui sebuah customer letter pada situs resminya, Apple MENOLAK permintaan pengadilan. 

Customer Letter - Apple - Google Chrome 2016-02-18 19.40.20.png

http://www.apple.com/customer-letter/

"Hingga saat ini, kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mereka. Tapi, sekarang, pemerintah telah meminta kami untuk membuat sesuatu yang terlalu berbahaya untuk dibuat," tulis Apple. "Mereka meminta kami untuk membuat backdoor untuk iPhone."

Apple menjelaskan bahwa FBI ingin agar mereka membuat sistem operasi baru untuk iPhone yang dapat menghilangkan beberapa fitur keamanan yang penting. Sistem operasi baru ini lalu akan dipasang ke iPhone yang ditemukan dalam investigasi mereka. Apple merasa, jika software ini - yang saat ini belum ada - jatuh ke tangan yang salah, maka ia akan dapat digunakan untuk mendekripsi fitur keamanan yang ada pada semua iPhone.

"FBI mungkin menggunakan kata-kata yang sedikit berbeda untuk menjelaskan fungsi dari tool ini. Tapi, jangan salah, mengembangkan iOS yang dapat melewati fitur keamanan pada iPhone sudah pasti akan berujung pada pembuatanbackdoor," tulis Apple. 

"Dan meskipun pemerintah berargumen bahwa software ini hanya akan digunakan untuk kasus ini, tidak ada jaminan software ini tidak akan digunakan lagi."

sumber

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar

  • Archie Winata
    Junior Level 5

    bisa kena tuntut kalo berani bocorin data user

  • PomadeMan
    Wizard Level 20

    bisa kena tuntut kalo berani bocorin data user

    Archie Winata

    yoman gan makanya apple mungkin aga riskan mau bantu FBI

  • Bima Satria
    Master Level 25

    bisa kena tuntut kalo berani bocorin data user

    Archie Winata

    bener banget gan