Archie Winata
Junior Level 5
28 Januari 2016 - 21:12

Jaringan 4G LTE Smartfren Kini Capai 85 Kota di Indonesia Lho!

Smartfren dikenal sebagai salah satu penyedia layanan internet 4G LTE. Dan perusahaan di bawah Sinar Mas Group ini semakin berekspansi memperluas jaringan 4G miliknya. Dari laporan yang diberikan diketahui bahwa kini Smartfren telah memperluas jaringan 4G mereka sampai ke 63 kota di seluruh Indonesia.

Untuk mengetahui apakah tempat Anda sudah terdapat jaringan 4G LTE milik Smartfren Anda bisa mengeceknya di SINI.

Direktur Utama Smartfren Telecom, Merza Fachys, menyatakan bahwa layanan 4G ini awalnya diluncurkan pada bulan Agustus 2015 lalu. Saat itu diketahui bahwa baru 22 kota saja yang tercakup layanan 4G LTE milik Smartfren.

Ditambahkannya dalam waktu setengah tahun saja jaringan 4G milik smartfren sudah berkembang pesat bertambah ke 63 kota lainnya. Jadi kini Smartfren sudah merambah total 85 kota di seluruh Indonesia.

Smartfren dikabarkan tahun ini akan terus memperluas cakupan jaringan 4G LTE miliknya. Hal ini dipandang wajib karena Indonesia sendiri memiliki cukup banyak kota yakni sekitar 514 kota. Selain itu Smartfren juga sedang terus mengembangkan layanan VoLTE atau Voice over LTE dimana nanti bila layanan ini terealisasi maka akan semakin memudahkan komunikasi antara user smartfren.

GANDENG NOKIA DAN ZTE

Dalam usaha memperluas jaringan 4G LTE miliknya, Smartfren menggandeng dua perusahaan sekaligus sebagai partner dalam pembangunan infrastruktur, yaitu Nokia dan ZTE. Dua wilayah sudah dijatah oleh Smartfren untuk kedua perusahaan tersebut.

Nokia ditugaskan mengurusi wilayah barat seperti, Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatera. Dan wilayah timur diserahkan pada perusahaan satunya lagi ZTE dengan daerah mencakup Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ripudaman Lamba, Kepala dari Customer Team Smartfren Nokia Indonesia, mengatakan bahwa cukup sulit membangun jaringan 4G LTE Advanced di Indonesia yang kecepatannya diperkirakan mencapai 100 Mbps. Untuk hal ini Nokia sendiri menerapkan teknologi Small Cell.

Ripudaman menjelaskan bahwa teknologi ini juga memiliki kemampuan seperti LTE Carrier Aggregation, Smart WiFI dan antena internal.

Dijelaskan pula bahwa Small Cell ini nantinya akan beroperasi layaknya sebuah BTS dalam ukuran mini atau kecil. Hal ini diterapkan untuk mengurangi blank spot yang biasa terjadi pada jaringan jaringan konvensional. Dan cakupan BTS mini ini cukup luas bahkan bisa meraih sampai ke pelosok daerah.

Tadi sudah dibahas dari Nokia kini beralih ke ZTE. Perusahaan ini menawarkan 2 LTE Carrier Aggregation dengan menerapkan sistem Self Organizing Network. Head of Solutions Department ZTE Indonesia, Arri Marsenaldi, menyatakan sistem SON ini merupakan sistem mutakhir karena otomatis berjalan sendiri sehingga mempermudah perencanaan, konfigurasi, manajemen, optimalisasi, dan penanganan masalah akses jaringan mobile secara tepat cepat dan mudah.

Dalam hal pemerataan jaringan 4G tak hanya Smartfren saja yang sedang gencar gencarnya memperluas jaringannya. Provider lain juga melakukan hal yang sama seperti XL, Telkomsel dan Indosat. Semua perusahaan di atas mengklaim kecepatan mereka paling kencang dan jaringan mereka paling luas tapi kenyataan di lapangan masih banyak daerah daerah yang belum dapat merasakan layanan 4G mereka.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah jaringan 4G di Indonesia sudah cukup baik dalam memenuhi kebutuhan dunia maya Anda?

SUMBER

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar

  • Samyang
    Apprentice Level 3

    super banget smartfren, bolt aja cuma beberapa kota

  • Stephen Lukas
    Senior Level 10
    mantab bener, di sepanjang pantura ane nyoba dan support