evanyzd
Wizard Level 21
09 September 2015 - 17:55

Xiaomi Palsu di Jakarta

Setelah terkena isu perangkatnya disusupi spyware, Xiaomi kembali diterpa kabar negatif. Seperti sudah banyak diinfokan di berbagai media online, baru-baru ini seorang pembeli asal Surabaya, Prasetyo Herfianto, terkena nasib sial ketika memberi smartphone asal Tiongkok tersebut.

Prasetyo Herfianto yang membeli Xiaomi Mi4 melalui salah satu online shop, mendapati jika produk yang dipesannya adalah produk aspal (asli tapi palsu). Pengalaman pahit konsumen asal Surabaya ini, pada akhirnya dicurahkan dalam blog pribadinya dan akhirnya tersebar luas.

Terkait dengan nasib “apes” Prasetyo Herfianto itu, Selular.ID mencoba mencari tahu seputar keberadaan xiaomi aspal di pusat ponsel utama Ibu Kota.

Mal Ambasador menjadi salah satu target utama Selular.ID. Berdasarkan info dari beberapa pedagang di Ambasador, sejauh ini pusat belanja ponsel yang berada di kawasan elite itu, belum terlihat adanya peredaran Xiaomi palsu.

Seperti yang diinfokan Jacky pemilik gerai J Phone, menurutnya hingga saat ini belum terlihat ada pedagang yang menjual atau mulai menawarkan Xiaomi “abal-abal”. “Semenjak ada razia besar-besaran, pedagang disini sudah sangat takut menjual produk KW. Apalagi waktu razia banyak sekali teman yang kena. Kalau pun masih ada yang menawarkan, mereka hanya mau menjual kepada langganan saja,” terangnya.

“Untuk Xiaomi palsu sendiri, sejauh ini produk tersebut belum terlihat peredarannya di Ambas. Konsumen yang mencarinya juga belum ada,” tambah pria berbadan besar ini.

Hal senada juga disampaikan salah satu pegawai Alben Celular yang enggan disebutkan namanya, diungkapkan, sejauh ini kawasan Mal Ambasador masih aman dari peredaran Xiaomi palsu. “Saya sudah sempat membaca berita adanya konsumen yang mendapat xiaomi palsu, saat belanja online. sejauh ini di ambasador belum ada yang menjual produk tersebut. Semenjak Samsung Galaxy S4 super KW, setahu saya sekarang sudah jarang ada pedagang disini yang mau menjual produk aspal,” imbuhnya.

Sementara itu, Egi pemilik TnT Celular yang berdagang di Roxy Mas, menginfokan hingga saat ini juga belum terlihat ada pedagang di pusat ponsel tersebut, kedapatan menjual Xiaomi palsu.

“Sejauh ini menurut pengamatan saya belum ada pedagang yang mulai menawarkan produk KW tersebut. Lagian sekarang kalau mau menjual produk KW harus ekstra hati-hati, pengawasannya sangat ketat. Selain itu pengunjung juga sudah pandai memilih, dari pada beli produk palsu, mereka sekarang lebih banyak membeli Android murah dikisaran 1,5 juta ke bawah. Di rentang tersebut sudah banyak smartphone dari brand ternama, termasuk Xiaomi,” terangnya saat dihubungi via telepon.

Sumber: Selular.id

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar