Bima Satria
Master Level 25
21 Agustus 2015 - 11:49

Bos Gojek: Masuk Sini Aja Pengendara GrabBike :p

Sejak Go-Jek menjadi tren baru pilihan transportasi di Jakarta, layanan sejenis bermunculan. Namun CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengaku tidak terintimidasi dengan banyaknya kompetitor. "Sekarang jadi semakin banyak ojek online. Transportasinya kemarin juga ada yang baru itu kaya Bajaj misalnya. Justru senang dengan lebih banyak kompetitor yang bidangnya sama dan dari lokal. Ayo sama-sama semangat menciptakan kreasi untuk bangsa. Masing-masing punya aspek lain yang mungkin gak terlihat oleh Go-Jek," ujarnya.

Mumpung sedang membuka rekrutmen besar-besaran, Nadiem juga membuka tangan bagi kompetitor seperti Grab Bike. Yang terpenting bagi Go-Jek dikatakannya adalah bersatu membuat kontribusi untuk bangsa. "Untuk kompetitor, Grab Bike dan ojek seluruh nusantara, saya ingin mengundang Anda masuk keluarga besar Go-Jek. Bergabunglah dengan kami dan jayakan karya anak bangsa," kata Nadiem berpromosi. Doi juga menampik anggapan bahwa rekrutmen besar-besaran ini untuk menyaingi Grab Bike yang juga membuka lowongan ribuan driver di pekan ini.

"Sama sekali tidak. Ini lebih berdasarkan kebutuhan. Kalau Anda perhatikan di minggu-minggu kemarin itu sulit dapat Go-Jek? Itu karena memang terbatas drivernya makanya kita mau tambah," paparnya. Rekrutmen massal dilakukan Go-Jek selama sebulan penuh. Sebelum datang langsung ke lokasi perekrutan, para peminat mengajukan lamaran melalui SMS. Go-Jek menyebutkan saat ini pengguna aktif aplikasinya mencapai 2 juta orang. Layanan ojek online yang identik dengan warna hijau ini mengklaim mengurangi kemacetan Jakarta sebesar 10%. Go-Jek pun berekspansi merambah ke kota lain di luar Jakarta seperti Bandung, Surabaya, Makassar dan Bali.
 

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar