Bagus Satria Wira Kusuma
Wizard Level 21
11 Agustus 2015 - 16:43

PHK Besar-besaran HTC Karena Rugi Besar

HTC telah mempublikasikan laporan keuangannya untuk Q2 2015, dan hasilnya kembali tak memuaskan dengan kerugian besar. Sebagai solusi, perusahaan asal Taiwan itu akan melakukan pengurangan jumlah pegawai.

"PHK ini akan terjadi di seluruh bagian dan jumlahnya akan signifikan," ujar CFO HTC Chialin Chang, seperti yang gw kutip dari detikINET. PHK ini adalah salah satu cara bagi HTC untuk mengurangi biaya operasional, agar kerugian mereka tak bertambah banyak. 

Dalam laporan keuangannya itu, HTC mencatatkan kerugian operasional sebesar USD 161 juta, dan kerugian bersih sebanyak USD 252 juta, dari total pendapatan sebanyak USD 1,01 miliar. Untuk Q3 2015, pendapatan HTC diperkirakan akan terus menurun, mencapai USD 600-695 juta. Chang menyebut ada tiga hal utama yang harus mereka fokuskan di kuartal depan. Yang pertama adalah mengurangi ongkos produksi, salah satunya dengan mengurangi jumlah pegawai. HTC juga mau kembali meningkatkan ketertarikan pengguna ponsel ke produk buatannya, dengan meluncurkan lebih banyak ponsel trendi sebelum tahun 2015 ini berakhir. Ponsel trendi ini disebut oleh HTC sebagai segmen premium, meski bukan perangkat flagship.

Yang terakhir, HTC juga ingin mendiversifikasi bisnisnya dengan menjamah pasar lain, yaitu virtual reality (VR). Namun tentu harus diingat, bahwa teknologi VR -- meski sudah ada sejak lama -- belum populer di masyarakat. Q2 2015 adalah masa di mana HTC One M9 seharusnya bisa bisa bersinar, karena sudah mulai dijual resmi di banyak negara. Namun sepertinya perangkat tersebut tak berhasil menuai banyak peminat, sehingga HTC mencatatkan kerugian. Beberapa tahun terakhir market share HTC memang terus merosot, akibat dibombardir produk Apple, Samsung, dan banyak produk asal China dengan harga lebih murah. Dan ke depannya HTC berfokus menjual produk kelas atas di negara berkembang, seperti India.

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar