evanyzd
Wizard Level 21
22 Juli 2015 - 16:35

Qualcomm Berencana PHK 10% dari Total Pekerja

Produsen chip ponsel Qualcomm yang berbasis di San Diego dilaporkan memiliki rencana untuk memangkas para pekerjanya lebih dari 10 persen dari total 30.000 tenaga kerja. Kabarnya, informasi tersebut akan diumumkan oleh Qualcomm saat laporan pendapatan kuartal III-2015 ini.

Keuntungan Qualcomm di pasar smartphone semakin sulit didapat. Perangkat yang lebih rendah banyak berkembang di Tiongkok dan India. Sementara itu, pasar untuk smartphone high end telah menurun, di samping Apple yang telah berhasil menguasai hampir 92 persen keuntungan di pasar smartphone.

Meskipun prosesor Qualcomm Snapdragon masih akan ditemukan di hampir setiaphigh end ponsel Android, tapi Qualcomm menghadapi persaingan sengit dari produsen chip Asia yang agresif, seperti MediaTek yang berbasis di Taiwan dan Spreadtrum berbasis di Tiongkok. Meski Qualcomm terdepan dengan teknologi modem seluler, tetapi MediaTek telah menghabiskan banyak uang untuk mengejar ketinggalan.

"Perusahaan mengharapkan modem yang akan kompetitif dengan Qualcomm dalam setahun. Pada tahun lalu, MediaTek telah membuka kantor penelitian dan pengembangan di Bangalore, Finlandia dan San Diego," ujar  wakil presiden senior MediaTek Jeffrey Ju, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/7/2915).

Qualcomm juga mengalami pukulan besar tahun ini, ketika salah satu pelanggan terbesar, Samsung memilih mengembangkan aplikasi prosesor dan modem internal untuk sebagian besar versi dari ponsel flagship terbaru, Galaxy S6 dan S6 Edge.

Dalam kedua laporan Qualcomm pendapatan kuartal pada April, perusahaan menurunkan pedoman pendapatan untuk 2015 pada kisaran USD25 miliar menjadi USD 27 miliar dibandingkan pandangan sebelumnya yang sebesar USD26,3 miliar dari USD28,0 miliar. Qualcomm berharap mencapai pendapatan sebanyak 10 persen sampai 20 persen pada kuartal III-2015, meningkat dibandingkan kuartal yang sama di tahun lalu.

Sumur: Metro TV

 

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar