dinaboro
Novice Level 1
17 March 2018 - 13:04

Jadi Mitra Taksi Online Bisa Jadi Salah Satu Cara Berhemat

Kita tahu, berhemat di jaman now ini penting sekali.  Pertama karena kebutuhan semakin meningkat, dan harga-harga pun kian bersaing.  Untungnya, untuk masalah satu ini kita memiliki banyak sekali sumber online yang membantu berhmat.  Salah satunya tentu Pricebook.co.id ini.  Kita bisa membandingkan harga, cek yang termurah sebelum membeli banyak produk. Sangat membantu sekali dalam berhemat.

Nah, ternyata selain berburu harga termurah, ada opsi lain untuk "berhemat".  Apa itu? menghasilkan pendapatan tambahan.  Bicara soal penghasilan tambahan, 2-3 tahun belakangan terjadi fenomena baru di sekitar kita.  Ojek online dan taksi online menjamur layanannya di mana-mana.  Dari sisi konsumen pengguna jasa transportasi, ini adalah opsi yang lebih mudah untuk bermobilitas.  Dari sisi pekerja, ojek online dan taksi online adalah sumber potensial penghasilan tambahan.

Dari sekian banyak perusahaan taksi online dan ojek online di Indonesia, setidaknya ada 3 pemain utama yang hampir ada di setiap kota besar di Tanah Air.  Go-Jek, Grab, dan Uber.  Lalu mana yang paling potensial untuk membantu ekonomi keluarga?  simak tulisan berikut yang dikutip dari https://www.mitradriver.com/jadi-driver-gojek-uber-motor-atau-grab/.

Salah satu pertanyaan yang sering terlintas di benak beberapa orang yang baru mau gabung jadi ojek online adalah “mau gabung ojek online yang mana?” . Barangkali rekan driver yang sudah aktif pun sering punya pemikiran ingin tahu bagaimana kalau narik di aplikasi sebelah.

Ketiga pemain besar ojek online di Indonesia punya kelebihan sendiri-sendiri.  Pun begitu dengan beberapa operator ojek online non-mainstream seperti bluejek, ojek syari, Jegger Taksi, dan lain-lain.

Tapi kali ini kita fokus di tiga nama besar yang memang lebih jamak dikenal oleh masyarakat.  Mari kita kupas masing-masing platform ojek online tersebut.

Ojek Online Gojek

Ilustrasi : Gojek, salah satu pemain lama Ojek Online

Pilihan Jadi Ojek Online

Gojek

Nama Gojek tentu bisa dibilang sebagai yang paling besar di antara ketiganya.  Dari sisi pasar, Gojek bisa dikatakan mempunyai segmen yang luas dengan berbagai layanan dan pemahaman mereka terhadap konsumen Indonesia.

Dengan slogan Aplikasi Karya Anak Negeri , Gojek sukses membuat sentimen pengguna (penumpang) ojek online cenderung memilih gojek dibanding aplikasi lain yang notabene-nya adalah pemain luar (Uber asal Amerika, dan Grab asal Malaysia).  Ini bisa menjadi kelebihan Gojek dibanding merk ojek online lainnya.

Dari sisi seleksi calon driver, Gojek lumayan rumit.  Pasalnya pembukaan lowongan gojek tidak selalu ada setiap saat.  Walaupun sekarang bisa disiasati dengan mendaftar gojek online, sehingga anda mendapat semacam antrian dan akan diberitahu seketika saat ada pembukaan lowongan calon driver.

Grab Bike

Di awal hadirnya Grab Bike di Jakarta, ojek online asal Malaysia ini terkenal dengan banyaknya promo bagi penumpang.  Tujuannya tentu untuk menggaet pengguna layanan ini agar meningkat dan lebih banyak lagi.  Sekarang setelah 2 tahun lebih berlalu, Grab sudah menancapkan taringya dengan kuat dan menjadi ojek online yang cukup disukai penumpang.

Grab mempunyai segmen pelanggan tersendiri, dimana banyak penumpang lebih menyukai kesederhanan tampilan aplikasi penumpang grab.  Selain itu, aplikasi penumpang Grab jarang sekali error, tidak seperti aplikasi Gojek yang paling umum penumpang mengalami Expired Session sehingga sering harus login berulang-ulang.

Nah, dari sini kita tahu bahwa penumpang Grab juga banyak.  Jika dibandingkan Gojek, mungkin tak terlalu berbeda.  Apalagi Grab Bike juga melebarkan layanan dengan hadirnya Grab Express dan Grab Food sehingga semakin besar potensi panggilan  untuk para driver.  Daftar GrabCar | Daftar GrabBike

Uber Motor

Pemain paling anyar, paling datang belakangan, tapi ternyata tidak begitu dengan layanannya.  Nama Uber sudah dikenal jauh sebelum layanan Uber Motor hadir di Jakarta.

Dari sisi teknologi, Uber mempunyai sistem yang menurut kami paling tangguh.  Aplikasinya jarang sekali error, baik aplikasi Driver maupun Rider (penumpang).

Di sisi lain, Uber mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri.  Misalnya untuk rekrutment calon driver, lowongan supir Uber Car dan Uber Motor selalu buka setiap hari secara online.  Persyaratannya pun mudah, dan juga sistem validasi pendaftarannya sangat cepat.  Tanpa datang ke kantor Uber sekalipun, calon mitra pengemudi bisa mendaftar dan langsung aktif selama memenuhi persyaratan mereka.  Daftar Uber Online Di sini

Dari sisi penumpang, Uber mempunyai user (penumpang) yang loyal terhadap layanan mereka.  Apalagi, skema perhitungan tarif uber motor dianggap paling murah oleh penumpang jika dibanding tarif ojek online lainnya.  Belum lagi promo-promo yang dibagikan, tentu menjadikan orderan uber tetap ramai.

Kesimpulan

Di akhir analisa tentang ojek online mana yang paling cocok bagi driver, mitradriver akan membuat kesimpulan sederhana dan singkat.  Tentu kesimpulan kami bisa saja tidak sesuai menurut anda, karena tiap-tiap orang mempunyai pendapat dan pertimbangan masing-masing.

Nah berikut ini kesimpulan sederhana mitradriver.com :

Mau Cepat Narik ? Pilih Uber Motor.  Pertimbangan kami karena lowongan uber motor selalu terbuka hampir setiap hari di website resminya.

Mau tarif per trip besar ? Pilih Grab atau Gojek  . Tarif Uber Motor memang paling murah jika dibandingkan 2 ojek online ini, sehingga Grab dan Gojek layak dipertimbangkan untuk anda yang mengejar nilai rupiah per tripnya.

Mau banyak penumpang ? Bisa Uber, Grab, atau Gojek.  Ketiga ojek online tersebut mempunyai jumlah user yang banyak.  Jadi pilih yang mana pun menurut mitradriver.com tetap ramai penumpang.

Sekarang, tinggal anda yang menentukan.  Mau jadi ojek online yang mana?

Apakah post ini bermanfaat?

Komentar