Muhammad Eros Julian
Professor Level 13
29 November 2015 - 23:26

Tipe mobile prosesor Intel di Laptop/Notebook

 

Kadang kita bingung saat ingin membeli sebuah laptop/notebook. Kebanyakan user hanya melihat dari brand ketimbang spesifikasi. Tanpa melihat lebih jauh laptop tersebut lebih cocok digunakan untuk kebutuhan apa. Akhirnya setelah beli laptop tersebut, ngga sedikit dari mereka yg kecewa dikarenakan uang yg sudah dikeluarkan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Entah gaming kah, entah office saja kah atau sekedar browsing sajakah atau multimedia kah, dsb. Peran prosesor tidak bisa kita kesampingkan dalam pemilihan sebuah laptop utk kebutuhan tertentu. Sama seri belum tentu sama performanya. Berikut Gw akan mencoba menjelaskan beberapa tipe prosesor mobile laptop/notebook berdasarkan peruntukannya.

  1. HQ = High Performance Graphics. Prosesor tipe ini menggunakan soket BGA. Dengan kata lain prosesor sudah disolder di mobonya. Walaupun begitu, ini termasuk prosesor mobile kelas performance. Ditambah lagi spesifikasi IGP (integrated graphicsnya) di bagian graphics dynamic frequency nya sdikit diatas IGP prosesor tipe lain (kecuali tipe MX). Quad core prosesor. Prosesor tipe ini cocok utk kegiatan all around seperti gaming, multimedia, office, streaming, dsb.
  2. MX = Mobile Extreme Edition. Ini juga termasuk prosesor kelas performa. Dan bisa dibilang menempati kasta tertinggi prosesor mobile laptop. Spesifikasinya pun lebih tinggi drpd tipe MQ dan HQ. Cache lebih besar, clock lebih tinggi, di IGPnya pun graphics dynamic frequency nya lebih tinggi drpd seri HQ, Turbo boostnya pun lebih tinggi. Instruksi prosesornya pun lebih lengkap. Bisa dibilang tipe ini adalah jawaranya. Quad core prosesor. Cocok utk kebutuhan all around tentunya spt tipe HQ tapi dengan performa yang lebih baik pastinya.
  3. MQ = Quad Core Mobile. Ini juga tentu termasuk kelas performa. Spesifikasi kurang lebih sama dengan seri HQ. Yang membedakan adalah soketnya dan graphics dynamics frequency nya. Tipe ini menggunakan soket PGA (tidak disolder) dan graphics dynamics frequency di IGP nya sdikit lebih rendah jika dibandingkan dengan seri HQ. Quad core prosesor. Prosesor tipe ini cocok utk kebutuhan all around seperti seri HQ dan MX. 
  4. M = Mobile. Ini juga termasuk prosesor kelas performa. Tapi yang membedakannya adalah spesifikasinya. seri M ini hanya terdapat dual core rata2. cache lebih kecil, dynamic frequency IGP nya lebih kecil, dll. Berbeda dengan kakak2nya yang sudah quad core. Tp itu tidak menjadikannya performanya buruk ya. Hanya dibatasi saja spesifikasinya. Krn rata2 seri M ini diperuntukan utk prosesor skelas Pentium G, i3 dan i5 mobile. Cocok utk kebutuhan all around dengan performa dibawah tipe HQ,MQ dan MX.
  5. U = Ultra Low Power. Ini prosesor didesain utk hemat daya dan batere laptop. Bukan didesain utk performa. Jumlah core dibatasi hanya dual core walau di seri i7 nya skalipun. Base clock lebih rendah drpd kakak2nya diatas (rata2 dibawah 2,0 GHZ), Turbo boost yg lebih rendah drpd kakak2nya diatas, tipe IGP nya pun serinya dibawah yg seri M. Support kapasitas memory lebih kecil, instruksi prosesornya pun tidak selengkap kakak2nya diatas, Menggunakan soket BGA spt tipe HQ. Prosesor tipe ini cocok utk kebutuhan ringan seperti office, browsing, streaming. Tidak cocok digunakan utk kebutuhan gaming dan multimedia.
  6. Y = Extremely Low Power. Mirip dengan tipe U. Tp prosesor ini didesain utk beroperasi dengan TDP yg lebih kecil drpd seri U. Oleh krn itu prosesor ini diperuntukan utk ultrabook yg bodinya tipis biasanya. Overall spesifikasi pun mirip dengan seri U, sama2 gunakan soket BGA. Cocok utk kebutuhan ringan spt layaknya seri U.
Apakah post ini bermanfaat?

Komentar

  • Archie Winata
    Junior Level 5

    bagus ni nambah wawasan

  • Stephen Lukas
    Senior Level 10

    mau beli HQ? Jobol dompet ane wkwkwkwk