Tips Memotret Gerhana Bulan "Supermoon" 31 Januari

Oleh Ardiansyah Hana updated Rabu, 31 Jan 2018 | 16:54

gerhana bulan
via flickr.com

Tanggal 31 Januari 2018 akan terjadi fenomena alam gerhana bulan total. Gerhana bulan total tersebut disebut dengan supermoon karena akan memancarkan cahaya berwarna kemerahan, kerap juga disebut dengan super blue blood moon.

Tentunya, fenomena langka gerhana bulan total ini sangat sayang dilewatkan. Untuk kamu yang ingin membagikan momen terbaik saat supermoon, kali ini Pricebook akan memberikan tips memotret gerhana bulan Supermoon menggunakan kamera DSLR dan smartphone. Penasaran? Mari kita simak selengkapnya!

Tips Memotret Gerhana Bulan dengan Kamera DSLR

1. Pakai Tripod Kokoh

tripod
via bhphotostudio.com

Saat memotret gerhana bulan, pastikan untuk menggunakan tripod kamera yang kokoh. Dengan bantuan tripod yang kokoh, tentunya lensa telefoto yang kamu gunakan bisa ditopang dengan baik, terlebih proses foto akan menggunakan shutter speed yang relatif lambat.

2. Gunakan Lensa Telefoto

lensa tele
via whatdigitalcamera.com

Idealnya, kamu yang ingin memotret gerhana bulan bisa menggunakan lensa telefoto yang memiliki ukuran panjang dan memiliki jarak fokus lebih dari 400 mm. Alternatif lainnya, kamu bisa menggunakan kamera superzoom dengan zoom 20 x.

3. Atur Spot Metering

metering spot
via ytimg.com

Saat memotret gerhana bulan, ada baiknya untuk menggunakan setting spot metering. Alasannya, pengaturan ini membuat exposure bulan tidak terlalu terang dan tetap terlihat detail karena kamera DSLR akan melakukan penghitungan langsung di permukaan cahaya bulan dan tidak dipengaruhi oleh cahaya langit yang gelap.

4. Setting ISO dan Shutter Speed

iso and shutter speed
via shawacademy.com

Memotret gerhana bulan dengan cahaya terang idealnya menggunakan setting  1/125 detik, f/11 serta pengaturan ISO 100 atau ISO 200, baik saat mulai gerhana ataupun saat sebagian permukaan berwarna gelap.

Sementara itu, kamu yang ingin memotret gerhana bulan dengan hasil yang detail wajib menggunakan shutter speed yang lebih lambat dan ISO lebih tinggi supaya memberikan efek terang pada bagian gelap.

Sementara itu, kamu yang memakai lensa telefoto panjang, atur shutter speed supaya tidak terlalu lambat, misalnya kamu yang menggunakan lensa 300 mm untuk tidak menggunakan shutter speed dibawah dua detik. Jika tetap dilakukan, maka hasil gambar akan terlihat tidak tajam karena diakibatkan oleh rotasi bumi.

5. Atur Fokus Secara Akurat

dslr focus
via technobuffalo.com

Supaya bulan terlihat detail, fokus merupakan hal penting yang wajib kamu atur. Saat cahaya gelap, kamu tetap bisa mengatur fokus dengan baik secara manual seperti memanfaatkan fitur live view bawaan DSLR. Jika hal tersebut masih sulit dilakukan, kamu bisa melakukan opsi dengan mengatur fokus ke jarak lebih jauh.

6. Gunakan Cable Release

release cable dslr
via aliexpress.com

Untuk memastikan bahwa foto gerhana bulan yang kamu tangkap berkualitas detail, kamu bisa menggunakan cable release. Dengan bantuan alat ini, kamu pun tak perlu menyentuh tombol shutter yang mengakibatkan kamera goyang saat menjepret gambar.

Tips tambahan, kamu pun bisa menggunakan fungsi M-up pada kamera DLSR sehingga hentakan cermin tidak menggoyangkan kamera.

Tips Memotret Gerhana Bulan dengan Smartphone

Jika kamu tidak memiliki kamera DSLR, kamu pun bisa memanfaatkan smartphone kesayangan kamu untuk memotret gerhana bulan total dengan hasil menawan. Berikut tips lengkapnya:

1. Pilih Posisi Pemotretan Terbaik

gerhana photo
via businessinsider.com

Agar kamu bisa hasilkan foto terbaik, pilihlah lokasi pemotretan yang tinggi dan cukup gelap. Di lokasi tersebut, biasanya kamu tidak mendapatkan banyak halangan seperti asap dari polusi. Selain itu, lokasi yang cukup gelap memungkinkan kamu bisa mengambil gambar secara fokus karena cahaya yang dihasilkan di sekitar bisa mempengaruhi hasil foto.

2. Gunakan Mode Manual

kamera manual photo
via androidauthority.com

Kebanyakan, kamera smartphone keluaran terbaru sudah dilengkapi mode manual atau mode pro. Lewat fitur ini, kamu pun bisa mengatur besaran ISO, shutter speed, EV, AWB dan lainnya.

Idealnya, gunakan ISO dengan angka paling kecil sehingga adanya noise pada gambar yang ditangkap saat gerhana bulan bisa diminimalisir. Selain itu, kecilkan juga EV dan gunakan bukaan lensa lebih lama.

Tips lainnya, kamu bisa menjajal shutter speed sehingga mendapatkan lama bukaan yang paling pas. Paling penting, hindari penggunaan lampu flash karena akan merusak hasil gambar.

Untuk mengatur fokus, set jarak fokus ke infinity. Jangan lupa, atur pula komposisi secara baik dengan menggunakan teknik komposisi rule of third. Agar lebih mudah, kamu pun bisa menampilkan garis grid pada kamera untuk mengatur komposisi secara tepat.

3. Gunakan Aplikasi Pihak Ketiga

fv-5
via ytimg.com

Jika pengaturan diatas bisa dilakukan menggunakan mode manual, lantas bagaimana smartphone yang kamu gunakan tidak memiliki fitur tersebut? Tak usah khawatir karena saat ini ada banyak aplikasi foto pihak ketiga yang memiliki mode kamera manual dan tersedia di App Store dan Google Play Store.

Beberapa aplikasi populer diantaranya adalah FV-5 dan Manual Camera.

4. Ambil Gambar Dalam Mode RAW

raw format
via iamlivingit.com

Untuk kamu yang menggunakan hp dengan dukungan format RAW pada kamera, kamu bisa mengaktifkan mode ini pada setting. Dengan mode ini, gambar gerhana bulan yang kamu tangkap tidak akan ter-kompres sehingga bisa melakukan editing secara maksimal setelah proses pengambilan gambar.

5. Hindari Penggunaan Zoom Digital

digital zoom
via whatafuture.com

Jika kamera smartphone kamu tidak dilengkapi fitur zoom optical, hindari penggunaan zoom digital. Jika menggunakan fitur ini, maka gambar yang kamu tangkap akan terlihat kasar dan kurang detail. Selain itu, gunakan pula ukuran megapiksel secara maksimal sehingga detail tetap didapatkan meskipun kamu melakukan cropping.

6. Jangan Gunakan Filter Digital


via dpreview.com

Hal lain yang perlu kamu hindari saat memotret gerhana bulan adalah penggunaan filter digital. Jika mengaktifkan fitur ini, kualitas foto yang kamu tangkap akan berkurang dan sebaiknya penggunaan filter dilakukan belakangan, setelah proses pengambilan gambar selesai.

7. Gunakan Tripod


via shoppershook.com

Memotret saat malam hari berpotensi menjadi blur, terlebih jika kamu menggunakan shutter speed lama. Idealnya, gunakan tripod untuk membantu kamu memotret gerhana bulan. Bisa juga dengan menyandarkan smartphone pada benda yang diam secara stabil seperti tembok atau batu.

Ayo Manfaatkan Momen Gerhana Bulan "Supermoon" 31 Januari!

Gerhana bulan yang jatuh pada tanggal 31 Januari bukanlah gerhana bulan biasa. Karena ada tiga momen yang bisa diambil yaitu supermoon, blue moon, dan gerhana blood moon. Jadi sangat disayangkan jika kita kelewatan momen langka ini.

Jadi, bagi kamu yang punya hobi fotografi, ayo manfaatkan momen gerhana Bbulan "Supermoon" 31 Januari!

Baca juga artikel:

Tips Liburan Akhir Tahun Membawa Kamera DSLR

9 Cara Memotret Foto Bokeh Bagus dengan Kamera Saku

3 Aplikasi Foto Terbaru dari Google Untuk Android dan iOS

Artikel Lainnya

Komentar