Tips Aman dan Nyaman Belanja Online dengan Kartu Kredit

Oleh Rizki Abadi updated Selasa, 2 Jan 2018 | 06:17

belanja online kartu kredit

Perkembangan teknologi digital membawa dampak yang sangat besar dalam kehidupan manusia saat ini. Era digitalisasi pun telah menjadikan segala sesuatu jauh lebih praktis, mudah, dan cepat untuk dilakukan. Teknologi digital juga dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis di Indonesia dalam mengembangkan dan mempromosikan usaha dan bisnis mereka secara online.

Dalam prosesnya, penggunaan teknologi digital ternyata sangat efektif dalam menarik minat masyarakat terhadap suatu produk. Hal inilah yang memicu semakin maraknya pertumbuhan perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia. Kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan melalui perdagangan elektronik telah berdampak pada semakin meningkatnya daya beli masyarakat.

Anda tidak lagi harus jauh-jauh mendatangi toko untuk membeli produk atau barang yang dibutuhkan. Segala sesuatunya dapat dilakukan hanya dengan bermodalkan komputer atau telepon seluler, koneksi internet, dan aplikasi mobile banking. Dengan ketiga fasilitas tersebut, Anda bisa berbelanja produk apapun yang dibutuhkan secara online di manapun dan kapanpun.

Apakah Anda gemar berbelanja online? Metode pembayaran apa yang biasa digunakan? Saat ini, Anda dapat menemukan berbagai tempat belanja online yang telah menyediakan berbagai metode pembayaran dalam setiap transaksi, baik pembayaran melalui transfer bank, akun virtual (virtual account), pembayaran secara instan (Mandiri e-cash atau BCA Klikpay), hingga pembayaran melalui minimarket.

Namun, salah satu metode pembayaran yang paling banyak digunakan saat ini adalah kartu kredit. Berbelanja secara online dengan menggunakan kartu kredit dianggap sebagai cara yang paling mudah dan praktis. Bahkan, beberapa tempat belanja online menawarkan pembayaran dengan sistem cicilan, mulai dari 3 bulan hingga 12 bulan. Hal ini tentu saja semakin menarik minat masyarakat untuk berbelanja melalui e-commerce.

Berbelanja secara online dengan menggunakan kartu kredit memang sangat mudah, tetapi bagaimana dengan keamanannya? Mungkin Anda pernah mendengar berbagai kasus penipuan atau pencurian identitas kartu kredit sebelumnya. Untuk menghindari terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, Anda harus tetap cermat dan berhati-hati dalam melakukan setiap transaksi dengan kartu kredit.

Lalu, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan ketika bertransaksi dengan kartu kredit? Berikut ini adalah sejumlah tips yang perlu diperhatikan agar kartu kredit dan data Anda tetap aman saat bertransaksi secara online.

1. Pilihlah Situs Belanja Online yang Telah Dipercaya dan Memiliki Reputasi Baik

belanja online
belanja online via table4five.net

Sebelum melakukan transaksi online dengan menggunakan kartu kredit, pastikan situs atau tempat belanja online yang Anda kunjungi memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Cobalah untuk melakukan survei dan mencari tahu terlebih dahulu mengenai situs online yang akan dikunjungi di situs pencarian online, seperti Google, kemudian perhatikan hasil pencariannya.

Jika sulit menemukan informasi mengenai toko online atau banyak orang yang memberikan testimoni negatif, mungkin saja toko online tersebut memang memiliki kredibilitas buruk dan sebaiknya Anda tidak melakukan transaksi di situs/toko online tersebut. Carilah kembali toko online yang menjual produk serupa, namun jauh lebih terpercaya.

2. Perhatikan dan Berhati-Hatilah Saat Mengetik URL

Anda mungkin sering menerima surat elektronik (email) yang berisi berbagai penawaran menarik dari sebuah produk. Jika penawaran tersebut mengharuskan untuk mengklik sebuah tautan (link) yang tertera di dalam email maka hindarilah, terutama jika email tersebut tidak jelas asal-usulnya. Tautan tersebut mungkin saja akan mengarahkan Anda ke alamat situs palsu yang sengaja dibuat untuk mencuri data kartu kredit Anda.

Pada umumnya, email penawaran atau promo sebuah produk akan dikirim jika telah mendaftarkan diri sebagai anggota (member) dan telah melakukan konfirmasi untuk bersedia menerima berita bulanan (newsletter) dari toko tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya ketik alamat situs toko (URL) secara langsung dan hati-hati tanpa harus mengklik tautan apapun.

Pastikan Anda mengetik alamat situs yang benar karena jika salah mengetik satu huruf saja bisa membawa Anda ke situs yang sangat berbeda. Oleh karena itu, selalu berhati-hatilah ketika akan mengunjungi situs/toko online.

3. Pastikan Tempat Memasukkan Data Kartu Kredit Telah Aman

belanja online kartu kredit
taruh data kartu kredit secara aman via usnews.com

Pastikan situs online yang dikunjungi aman untuk memasukkan data kartu kredit ketika Anda melakukan transaksi pembelian. Pada umumnya, sebuah situs online dapat dikatakan aman jika alamat URL diawali dengan ‘https://’. Jika tidak, selalu ada kemungkinan situs tersebut tidak aman untuk digunakan dalam bertransaksi menggunakan kartu kredit.

Selain itu, situs online yang aman juga memiliki gambar gembok di sudut kanan bawah atau lencana Verisign di bagian bawah situs tersebut. Kedua lambang ini menunjukkan bahwa situs tersebut menggunakan enkripsi untuk melindungi data Anda.

4. Gunakan Antivirus dan Anti-Spyware untuk Melindungi Komputer Anda

Salah satu cara untuk melindungi komputer dan data perbankan dari segala bentuk ancaman internet adalah dengan mengunduh perangkat lunak antivirus dan anti-spyware pada komputer Anda. Saat ini, Anda dapat menemukan berbagai jenis dan merek antivirus komputer dengan berbagai kelebihan yang dimiliki.

Untuk menemukan yang terbaik, Anda bisa melakukan survei dan perbandingan terlebih dahulu terhadap beberapa merek antivirus. Pilihlah perangkat antivirus yang telah terbukti kualitasnya dan tersedia versi terbarunya.

5. Pastikan Anda Bertransaksi di Komputer Milik Sendiri

transaksi online
pakai laptop milik sendiri via sdlcdn.com

Gunakanlah komputer milik sendiri ketika melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Hal ini perlu dilakukan karena risiko pencurian data akan lebih tinggi jika Anda menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan atau digunakan lebih dari satu orang. Komputer seperti ini biasanya memiliki perangkat keylogger yang akan merekam semua karakter yang diketik.

Selain itu, sebaiknya Anda tidak melakukan transaksi online dengan kartu kredit ketika menggunakan koneksi Wi-fi di tempat umum. Hal ini dikarenakan para hacker cenderung mudah mengakses data melalui sinyal Wi-fi yang sama.

6. Cetak Bukti Pembayaran Ketika Anda Bertransaksi dengan Kartu Kredit

Cetaklah selalu konfirmasi atau bukti pembayaran setiap Anda melakukan transaksi dengan menggunakan kartu kredit. Hal ini bertujuan untuk mencocokkan angka yang tertera pada bukti pembayaran dengan angka yang tertera pada laporan tagihan kartu kredit nantinya. Bukti pembayaran ini juga dapat digunakan jika suatu saat ada masalah dengan transaksi yang Anda lakukan.

7. Gunakan Kartu Kredit dengan Reputasi Pelayanan yang Baik

belanja online kartu kredit
pilik kartu kredit dari bank yang punya reputasi baik via grantcardonetv.com

Sebelum mengajukan kartu kredit, Anda biasanya sudah melakukan perbandingan terhadap beberapa kualitas kartu kredit. Pastikan kartu kredit yang digunakan saat transaksi memiliki pelayanan nasabah yang baik dan tidak mempersulit nasabahnya jika suatu saat terjadi masalah. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan pada Anda jika suatu saat terjadi penipuan kartu kredit.

8. Hindari Penggunaan Kartu Kredit Ketika Bertransaksi Melalui Telepon Seluler

Perkembangan teknologi telah memungkinkan Anda untuk berbelanja secara online melalui telepon seluler. Meskipun memang sangat praktis, namun sebaiknya Anda berhati-hati dan tidak menggunakan ponsel untuk bertransaksi dengan kartu kredit. Gunakan perangkat elektronik lain, seperti komputer, dengan jaringan yang lebih aman sebagai bentuk pencegahan.

9. Perhatikan dan Pahami Informasi yang Perlu atau Tidak Perlu Diberikan

belanja online kartu kredit
tidak semua informasi bisa diberikan via jakpost.
net

Ada empat jenis data yang biasanya harus diberikan ketika bertransaksi secara online, yaitu nomor kartu kredit, tanggal kedaluwarsa kartu, kode keamanan (biasanya tiga atau empat digit), dan alamat pengiriman.

Jika suatu saat Anda menerima email yang menyatakan transaksi bermasalah dan meminta untuk mengirimkan informasi mengenai nomor kartu kredit Anda maka sebaiknya abaikan saja email tersebut. Kemungkinan besar email tersebut adalah penipuan.

10. Hindari Menyimpan Data Kartu Kredit di Toko Online

Usahakan untuk tidak menyimpan data kartu kredit di tempat transaksi secara online. Hal ini dilakukan untuk menghindari orang-orang yang tidak bertanggung jawab mendapatkan dan menyalahgunakan informasi kartu kredit Anda. Ketika masuk (log in) di sebuah toko online dan sistem menanyakan apakah Anda ingin nama pengguna atau kata kunci (password) disimpan, maka sebaiknya pilih tidak sebagai bentuk pencegahan.

Selain itu, jangan sampai lupa untuk menekan tombol keluar (log out) setelah selesai bertransaksi. Kartu kredit memang telah memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh penggunanya dalam bertransaksi secara online. Namun, Anda harus tetap menjadi pembeli yang cermat dan teliti dalam bertransaksi untuk menghindari penipuan atau hal-hal lain yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, selalu berhati-hatilah dalam berbelanja dan menggunakan kartu kredit.

Artikel Lainnya

Komentar