Cepat Capek Naik Motor Jarak Jauh? Ini 5 Tips Mengatasi Capek Berkendara

Oleh Aris Wibowo updated Selasa, 06 Jun 2017 | 11:56

Image via Honda

Musim liburan atau bahkan musim mudik, sering dihabiskan banyak orang untuk pergi ke luar kota. Banyak orang mungkin memilih menggunakan kendaraan umum seperti bus, kereta api hingga pesawat untuk bepergian. Namun, sebagian lainnya mungkin memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor.

Tentu menggunakan sepeda motor untuk bepergian jauh bukan tanpa alasan. Disamping lebih murah, berkendara sepeda motor diklaim lebih leluasa di jalan dan tidak mudah terjebak macet. Sayangnya, berkendara dengan sepeda motor apalagi bekendara jarak jauh memiliki banyak resiko. Salah satu resiko yang harus ditanggung pengendara tentu lebih capek dan lelah.

Terkadang saat mengendarai motor jarak jauh atau lebih dari 2 jam perjalanan, tubuh pengendara cepat lelah. Hal ini disebabkan banyak hal, mulai dari cara duduk yang salah hingga kondisi motor yang kurang nyaman. Nah, untuk kamu yang suka touring atau berencana mudik dengan sepeda motor, berikut tips agar kamu tidak mudah capek saat berkendara motor jarak jauh.

1. Posisi berkendara yang benar

Image via IndonesiaAutosBlog

Salah satu penyebab mudah capek saat berkendara motor jarak jauh ialah posisi berkendara yang salah. Padahal posisi berkendara yang benar sangat penting. Selain membuat tubuh tidak lelah juga demi keamanan saat berkendara jarak jauh. Untuk itu, cobalah duduk dengan nyaman diatas jok motor, jangan terlalu ke depan atau ke belakang dari jok. Posisi duduk kaki masuk ke dalam atau menekan jok. Misal untuk pengguna motor sport, posisi paha menekan tangki motor. Selain tidak membuat capek, posisi ini juga diklaim bisa membuat motor yang dikendarai lebih stabil.

Untuk posisi tangan, sebaiknya tidak lurus menekan stang motor, melainkan sedikit ditekuk dari sisi luar tangan. Meski sederhana, posisi berkendara ini diklaim tidak membuat tangan pegal dan bisa meredam efek guncangan pada bahu saat melewati jalan rusak. Selain itu, dalam berkendara jarak jauh, usahakan agar posisi punggung tegak lurus, jangan bongkok.

Yang tidak kalah penting, selalu konsentrasi dan menjaga pandangan fokus ke jalanan. Selain itu, tubuh manusia juga memiliki daya tahan tersendiri dan tidak dirancang untuk berkendara terus-menerus. Maka sebelum berkendara pastikan istirahat cukup. Dan saat berkendara juga sering berhenti untuk beristirahat maupun mengecek kondisi motor.

2. Perlengkapan Berkendara yang Benar

Image via MPM-motor.co.id

Selain posisi berkendara, perlengkapan berkendara juga mempengaruhi capek atau tidaknya pengendara saat berkendara motor jarak jauh. Maka pastikan selalu gunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar. Misal, menggunakan helm SNI, menggunakan masker hingga menggunakan sepatu. Gunakan perlengkapan yang dirasa nyaman, jangan memaksakan menggunakan perlengkapan yang tidak sesuai peruntukannya. Pasalnya selain membuat mudah lelah juga bisa membahayakan.

Dalam melakukan turing atau perjalanan jarak jauh, usahakan jangan menggunakan pakaian dalam, termasuk celana dalam yang ketat. Tujuannya agar tidak menjadikan alergi pada kulit saat berkeringat dan memberikan kenyamanan berkendara. Gunakan pakaian dan celana yang berbahan katun dan longgar.  Untuk jaket, gunakan jaket yang tidak terlalu tebal. Pastikan jaket memiliki sirkulasi udara agar badan tidak mudah berkeringat dan mudah lelah.

Jangan berkendara menggunakan sandal. Gunakanlah sepatu. Selain untuk mencegah kaki terluka saat jatuh, sepatu juga berguna mencegah kaki lelah saat memindahkan persneling motor (kaki kiri) dan mengerem (kaki kanan). Gunakan sepatu yang menutupi mata kaki. Sepatu ini juga harus nyaman karena kaki termasuk penting untuk mengendalikan motor.

3. Jangan Membawa Barang Berlebih

Image via Pinterest

Hal ini sering ditemukan pada pengendara motor jarak jauh di musim mudik. Maka dari itu, kamu sebaiknya jangan membawa barang berlebih saat berkendara motor jarak jauh. Selain mengganggu dan menambah berat motor, barang bawaan yang berlebih ternyata juga menganggu kestabilan motor. Alhasil, pengendara bisa cepat lelah karena harus mengendalikan motor lebih berat dari biasanya. Tidak hanya itu, tempatkan pula barang bawaan dengan baik dan benar agar laju motor stabil dan pengendara nyaman.

4. Istirahat per 2-3 Jam

Image via mapsofindia

Berkendara motor jarak jauh memang melelahkan. Banyak orang justru memacu kendaraan agar dapat cepat sampai tujuan. Sayangnya seperti yang diulas di atas, tubuh manusia memiliki daya tahan tersendiri. Bila terlalu lelah, manusia bisa mudah mengantuk dan itu berbahaya saat berkendara. Maka sebaiknya selalu istirahat setiap 2 atau 3 jam berkendara. Hal ini penting untuk mengembalikan daya tubuh dan kondisi motor.

5. Berkendaralah dengan Santai

Tips agar kamu tidak mudah capek saat berkendara motor jarak jauh terakhir ialah berkendaralah dengan santai. Santai di sini tidak terlalu pelan juga tidak terlalu cepat. Pasalnya, jalan raya itu mudah ditebak. Tidak hanya itu, kian banyak orang yang mengendarai kendaraannya asal-asalan. Tidak heran, banyak pengguna yang jadi terpancing emosi dan ikut berkendara ugal-ugalan. Hal ini justru membuat tubuh mudah lelah. Maka berkendaralah santai dan sabar.

Baca juga artikel:
Motor Matic Boros Bensin, Ini Alasannya!
5 Penyakit Motor Matic Ini Jadi Langganan Bengkel Motor Matic
Nggak Usah Jadi Genk Motor! Jadi Pengendara Bijak Aja, Ayo Siapa Berani?

Artikel Lainnya

Komentar