Aplikasi Selain Bluestacks untuk Android di PC

Oleh Rizki Abadi updated Jumat, 22 Des 2017 | 15:10

Selama ini jika ingin merasakan aplikasi Android di PC kamu harus menginstal Bluestacks. Aplikasi emulator ini memang paling banyak dipakai karena tampilan, kemudahan dan juga kstabilannya saat menjalankan berbagai aplikasi Android di PC.

Namun emulator ini mempunyai sedikit kelemahan pada proses instalasi dan uninstall-nya. Namun ternyata tak hanya Bluestacks saja yang bisa dipergunakan untuk menjalankan aplikasi Android pada PC, ada banyak emulator lain yang bisa digunakan.

Namun sebelum mencoba emulator selain Bluestacks sebaiknya kamu persiapkan PC atau perangkat laptop yang akan dipergunakan. Pastikan RAM minimal yang dipunyai adalah 2GB, namun disarankan lebih dari itu atau minimal 3GB dan juga prosesor yang dipakai minimal dual core agar emulator tidak lag saat dipergunakan.

Cara Menjalankan Aplikasi Android dengan Emulator

android emulator
via developer.android.com

Ada banyak emulator yang bisa dipakai untuk menjalankan aplikasi Android. Namun, secara keseluruhan proses menjalankan aplikasi ini relatif sama antara yang satu dengan yang lain. Berikut ini adalah caranya:

  1. Download Android emulator, aplikasi Android emulatornya bisa dipilih sesuai keinginan.
  2. Setelah download selesai, buka hasil download tersebut dan install atau klik run.
  3. Pilih virtual devices yang akan digunakan di dalam emulator setelah itu klik ok.
  4. Uji aplikasi Android kamu di emulator tersebut.
  5. Bila sudah berhasil silakan dijalankan.

Aplikasi Emulator Selain Bluestack untuk Menjalankan Android di PC

Ada banyak aplikasi emulator yang bisa kamu gunakan untuk menjalankan aplikasi Android di PC. Berikut ini adalah emulator-emulator tersebut

1. YouWave

YouWave sebenarnya lebih dulu muncul dari Bluestacks dan sudah lebih dulu populer. Emulator Android ini berpenampilan ramah, mudah diinstall dan juga sangat nyaman dipergunakan. Namun kekurangan YouWave adalah merupakan aplikasi berbayar dan belum mendukung game COC dan BBM Android, yang merupakan aplikasi paling populer di Android.

Selain itu YouWave Android juga masih setara Android ICS sehingga bisa dianggap jadul. Jika penasaran dengan YouWave, silahkan download di sini.

2. Android SDK

Emulator Android dari Android SDK ini juga cukup populer, apalagi bagi mereka yang hobi melakukan koding Java Android. Emulator ini paling banyak dipergunakan untuk menjalankan versi beta atau uji coba dari suatu aplikasi Android yang sedang dibuat

Bagi kalian yang tak paham coding, hindari mendownload Android SDK namun jika penasaran, silahkan download di sini.

3. Windroy

Emulator bernama Windroy ini sekelas dengan Bluestacks dengan tampilah yang menarik dan mudah dijalankan. Windroy juga sudah bisa menjalankan game COC, BBM, dan hampir semua aplikasi Android. Kelemahan aplikasi ini adalah web resminya berbahasa Tiongkok sehingga harus diterjemahkan dulu dengan Google Translate. Penasaran? Ini link downloadnya.

4. Andy Android Emulator

Andy Android Emulator adalah emulator yang termasuk baru dan masih menggunakan Android versi KitKat. Tampilan Andy sangat menarik karena mirip dengan Android biasa.  Namun untuk menjalankan Andy, kamu harus mempersiapkan PC dengan RAM 3GB dan prosesor yang support virtualisasi, yaitu pada AMD dengan kode AMD-VT dan pada Intel dengan kode Intel VT-x.

Jika prosesor kamu tak ada kode ini, maka hindari mendownload Andy. Selain itu Andy hanya mendukung Win 7, Win 8 dan di download dengan online installer. Jika penasaran, berikut link downloadnya.

5. Android X86

Penasaran dengan emulator yang mirip dengan kode pada PC 32bit ini? Android x86 adalah OS Android yang sudah dioprek agar bisa dijalankan pada komputer dengan prosesor berbasis x86. Jadi bisa dibilang Android x86 adalah Android murni dan bukan emulator. Aplikasi ini cukup menarik dan responsif. Penasaran? Silahkan download di sini.

6. Genymotion

 

GenyMotion diklaim adalah alternatif terbaik untuk BlueStacks. Emulator ini dibekali dengan fitur OpenGL dan lebih responsif daripada BlueStacks. Ada dua versi GenyMotion yaitu versi gratis dengan fitur  yang dibatasi dan versi bayar dengan fitur tak terbatas. Untuk mendownloadnya cek di sini.

7. Droid4X

Droid4X adalah salah satu emulator baru yang mencoba bersaing dengan BlueStacks. Emulator yang satu ini juga menarik dan mudah dipergunakan karena gampang diinstal, sudah ada Google PlayStore, dan juga fitur drag&drop untuk install APK. Emulator ini juga mendukung keyboard. Penasaran? Sedot di sini.

8. DuOS-M

DuOS-M juga pemain baru dalam dunia emulator. Aplikasi ini cukup berbeda dari emulator yang lain karena menawarkan fitur Full Android pada PC kamu. Jadi kamu seakan-akan sedang mempergunakan sebuah smartphone dengan layar besar, padahal sedang berada di depan PC.

DuOS-M juga sudah mendukung layar sentuh dan juga Pinch to Zoom, sehingga ketika kamu instal pada laptop dengan layar sentuh, maka seolah-olah laptop kamu berubah menjadi smartphone. Jadi bayangkan kamu main COC dengan DuOS-M emulator, mantap kan? Sayngnya DuOS-M tak sepenuhnya gratis.

Kamu hanya mendapat jatah 30 hari gratis mempergunakan emulator ini, setelahnya kamu harus bayar $9,99 untuk seumur hidup. Cukup murah sih, silahkan download di sini.

9. MEmu Emulator

 

 

MEmu adalah emulator dari negri Tirai bambu. Walau masih tergolong sangat baru, MEmu cepat sekali mendapatkan perhatian karena bisa diinstal pada perangkat dengan spesifikasi minimalis seperti PC, notebook hingga tablet. Sayangnya Android yang dipergunakan masih Jelly Bean.

Tapi ini justru keuntungan karena emulator menjadi sangat stabil. Penasaran? Silahkan download.

10. Nox APP Player

 

 

Nox APP Player juga termasuk emulator baru di mana kamu bisa menjalankan hampir semua aplikasi Android di PC dan netbook. Yang menarik Nox APP Player sudah mendukung OS Windows 10, Support semua prosesor, suport juga perangkat gamepad, input dan output, ada pula multiplayer mode, dan bisa mengatur resolusi layar, penggunaan RAM dan CPU. Penasaran? Ini link downloadnya.

Cara menjalankan Aplikasi Android Tanpa Emulator

android emulator
via ubuntuportal.com

Saat ini kamu memang bisa menjalankan aplikasi android di PC atau laptop dengan software Bluestack atau emulator Android lainya. Namun banyak yang menilai kalau proses pengistallannya sangat ribet dan menyulitkan.

Namun, tenang saja, sekarang kamu sudah bisa menjalankan aplikasi Android di PC tanpa harus menggunakan emulator. Bagaimana caranya? Ini dia prosesnya:

  1. Pastikan kamu sudah menggunakan browser Google Chrome versi terbaru. Jika belum menggunakannya, silakan download dan instal dulu chrome-nya.
  2. Pasang ads on arc welder di google chrome dengan cara klik add to chrome atau tambahkan ke google chrome.
  3. Jika sudah selesai, kamu akan melihat icon launcher app di desktop komputer.
  4. Klik icon chrome launcher app untuk membukanya dan memunculkan beberapa app.
  5. Pilih dan klik arc welder untuk membukanya. Kemudian klik add your apk lalu pilih file apk yang sudah didownload di apkpure.com lalu klik open.
  6. Setelah itu akan terbuka jendela baru seperti yang berbeda dari tampilan komputer PC desktop dan silakan klik launch app yang ada di bagian bawah.
  7. Aplikasi android kini sudah bisa dijalankan di PC atau laptop.

Menggunakan Android Jadi Lebih Mudah dengan Emulator

Emulator membuat kita bisa menjalankan Android di PC yang memiliki sistem operasi berbeda. Bila kamu ingin merasakan memainkan game Android di PC, download emulator dan aktifkan di PC kamu. Rasakan pengalaman menggunakan Android yang berbeda di sana.

Artikel baca juga:

3 Aplikasi Foto Terbaru dari Google Untuk Android dan iOS

Melacak Nomor Hp Tidak Dikenal dengan Aplikasi dan Google Maps

Hemat Kuota Data Menggunakan Aplikasi Google Datally

Artikel Lainnya

Komentar