Awas! Malware Mengintai Perangkat Android Anda

Oleh Nadia Maharani on Jumat, 26 Des 2014 | 13:13

Google Play Store menawarkan segudang aplikasi menarik yang bisa di-install ke perangkat Android Anda. Bahkan, sebagian besar aplikasi dapat diunduh secara gratis. Namun, siapa sangka jika di balik penawaran menarik itu terdapat malware yang mengintai.

Berdasarkan penelitian, Android dinilai lebih rawan serangan dibanding beberapa sistem operasi lainnya, seperti iOS dan Windows Phone. Bahkan, Symbian dianggap lebih aman dibanding sistem operasi Google tersebut. Itu sebabnya pengguna Android harus ekstra berhati-hati.

Ada banyak jenis malware yang siap menyusup ke perangkat Android Anda kapan saja. Mereka menyamar menjadi installer palsu dengan tampilan layaknya aplikasi Android asli. Untuk membuat mereka lebh mudah menginfeksi perangkat Anda, banyak dari mereka yang dibungkus dalam aplikasi bisa di-install secara cuma-cuma.

AndroidRAT atau Remote Access Trojans banyak digunakan oleh para hacker untuk melakukan banyak hal dengan perangkat korban. Mereka dapat menginfeksi email, mengambil gambar atau video korban secara leluasa. Malware jenis itu memudahan hacker untuk mengontrol penuh perangkat.

Malware itu dapat ter-install ketika pengguna mengunduh sebuah aplikasi aktivitas dan diaktifkan kala aplikasi tersebut dibuka. AndroidRAT akan mengakses data phonebook, SMS hingga call log. Pengguna yang tak memiliki software antivirus namun kerap mengunduh aplikasi berbayar versi cracked amat rentan terhadap ancaman ini.

Jenis malware lain yang memiliki kemampuan untuk mengubah sebuah perangkat menjadi sebuah bot adalah DroidKungfu. Malware ini memungkinkan hacker untuk mencuri data penting pengguna lewat “jalur belakang.” Setelah mendapat kontrol penuh atas perangkat, hacker bisa bebas melakukan banyak hal tanpa ijin pengguna.

BaseBridge adalah malware lain yang banyak ditemukan di aplikasi tiruan game terkenal, semacam Jungle Monkey dan Drag Racing. Setelah pengguna melakukan instalasi, aplikasi palsu itu akan memintanya melakukan upgrade. Jika pengguna melakukannya, malware akan membuat kopi atas dirinya sendiri dan tersimpan di lokasi tersembunyi pada perangkat.

Dampak infeksi malware yang satu ini adalah peningkatan biaya pada pengguna mengingat BaseBridge bisa mengakses penggunaan panggilan dan SMS. Untuk meminimalisir resiko tersebut, hindari instalasi aplikasi yang mencurigakan dari Google Play Store.(Tedi)

Baca juga artikel:

Xplore Bobcat, Tablet Seharga Rp23 Juta Ber-OS Windows

Sony Xperia Z2A Manjakan Pengguna Dengan Kamera 20 MP

Asus Siapkan Satu Smartphone Dengan Tiga Kamera

Artikel Lainnya

Komentar