Cara Kalibrasi Baterai pada Perangkat Android

Oleh Tedi Yuni A on Senin, 10 Nov 2014 | 14:17

Masalah baterai masih menjadi salah satu perhatian terbesar bagi kebanyakan pengguna smartphone. Wajar saja, sebab kemampuan daya baterai sangat mempengaruhi penggunaan smartphone. Banyak tips yang bisa kita dapati, mulai dari memaksimalkan penggunaan hingga merawat baterai. Pricebook sendiri kali ini akan menyajikan tips bagaimana mengalibrasi baterai pada perangkat Android. Cara ini berfungsi pada aneka ponsel Android besutan Samsung, LG, Xiaomi dan berbagai merek ponsel Android lainnya. 

Sistem operasi Android memiliki pengaturan Battery Stats yang menunjukkan kapasitas baterai, baik ketika penuh maupun kosong. Masalahnya, terkadang hal tersebut tidak berjalan normal. Sering data yang ditampilkan tidak benar, sehingga perangkat telepon seketika mati meski kondisi baterai belum mencapai 0 persen. Nah disinilah peran kalibrasi baterai.

Kalibrasi Baterai tanpa Root

Metode 1

Pertama, kita harus mengecek kapasitas baterai terlebih dulu. Kita bisa melihatnya pada unit baterainya atau mencari informasi di internet.

Setelah itu, instal aplikasi Current Widget: Battery Monitor. Aplikasi ini akan memperlihatkan daya baterai dalam miliamper (mAh). Lalu, charger perangkat Android hingga mencapai jumlah total miliamper baterai. Ketika jumlahnya tercapai, restart perangkat. Baterai akan menunjukkan ter-charger 100 persen.

Metode 2

Charger baterai hingga penuh dengan posisi perangkat Android tetap menyala.  Ketika penuh, lepaskan kabel charger, matikan perangkat. Saat kondisi mati ini, colokan kembali kabel charger, biarkan hingga menunjukkan angka 100 peren. Lampu LED hijau akan menyala yang mengidikasikan proses charger selesai.

Selanjutnya lepaskan kabel charger, nyalakan perangkat. Koneksikan kembali kabel charger dan tunggu hingga mencapai 100 persen. Ketika sudah mencapai 100 persen, lepaskan kembali kabel charger. Lalu. jangan memasang kabel charger hingga kondisi baterai 0 persen. Setelah ini, kondisi baterai akan sesuai dengan yang ditampilkan sistem.

Kalibrasi Baterai Dengan Root

Metode 1

Untuk memulainya, koneksikan device dengan kabel charger hingga baterai mencapai 100 persen. Lalu buka aplikasi Battery Calibration dan periksa jumlah  “mV” yang berada disebelah persentase. Angka tersebut akan terus meningkat. Biarkan tetap ter-charger, meski jumlahnya terus menambah meski baterai menunjukkan angka 100 persen. Ketika angka berhenti dan baterai menunjukkan 100 persen, tekan tombol Battery Calibration, lalu restart perangkat. Tingkatan terakhir tadi akan dicatat sebagai titik kapasitas maksimum. Informasi yang lama akan dihapus dalam Battery Stats ketika data baru telah dimuat.

Jika metode 1 ini tidak bekerja, lakukan metode kedua

Metode 2

Pertama, masuk ke mode Recovery pada Android, navigasikan ke seksi Advanced. Di sana kita akan menemukan opsi Wipe Battery Stats. Ini akan menghapus data kalibrasi yang dibuat sebelumnya oleh pengguna ataupun ketika menginstal sebuah ROM.

Kedua, kita harus mengosongkan baterai, kemudian hubungkan ponsel dengan charger. Lakukan proses charger tanpa interupis dan dalam kondisi perangkat dimatikan. Setelah mencapai 100 persen, nyalakan kembali tanpa melepas kabel charger. Buka aplikasi Battery Calibration. Klik pada tombol dibagian tengah, seketika tampil SuperUser Permissions, lalu tekan Accept. Tak lama setelah pesan “Callibration Succeeded” muncul, tekan OK, lepaskan kabel charger dari perangkat dan tutup aplikasi. Proses kalibrasi baterai pun selesai. Semoga bermanfaat. (afr)

Baca juga artikel:

Enam Langkah Buat Tampilan Xiaomi Redmi 1S Makin Menarik

Cara Mematikan Fitur Auto Update di Gadget Android 4.4 KitKat

Artikel Lainnya

Komentar