Jenis Harddisk dan Fungsinya yang Perlu Kamu Tahu

Jenis Harddisk dan Fungsinya yang Perlu Kamu Tahu

Oleh Alena Yulitta updated Jumat, 17 Nov 2017 | 11:37

Bisa dipastikan hampir semua perangkat komputing masa kini, baik PC, laptop, dan berbagai jenis server, baik yang murah hingga yang harganya milyaran, pasti menggunakan harddisk untuk media penyimpanan data mereka.  

harddisk adalah elemen penting dari berbagai jenis piranti komputer masa kini. Sejarah panjang harddisk dari sejak pertama kali ditemukan hingga saat ini menghasilkan berbagai jenis  harddisk yang beragam. harddisk saat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputing yang beragam jenisnya, sehingga harddisk yang dipakai pada laptop berbeda dari yang dipakai pada PC maupun pada server. Bahkan harddisk untuk keperluan gaming juga berbeda dari harddisk yang diperuntukan bagi penggunaan biasa.

Saat ini paling tidak ada dua jenis harddisk yang mudah dijumpai, yakni harddisk konvensional (dengan disk/cakram) dan SSD (Solid State Disk). Sebelum kita ulas jenis-jenis harddisk serta fungsinya, lebih baik kita ketahui secara lengkap apa itu harddisk dan komponen-komponen di dalamnya.

Hard Disk

Bagian-Bagian harddisk

Sebuah harddisk (konvensional) terdiri dari beberapa komponen, antara lain:

Platter

Platter

Komponen utama harddisk ini disebut juga disk/piringan/cakram yang terbuat dari besi yang dilapisi dengan coating magnetik untuk menulis data yang disimpan. Pada platter ini terdapat Track dan Sector yang berfungsi sebagai ID dan penanda format  harddisk.

Spindle

Spindle

Sebuah komponen berupa poros bermotor sehingga bisa berputar dan memutar platter. Semakin kencang putaran spindle yang dimiliki oleh sebuah harddisk, maka semakin cepat transfer data yang bisa dilakukan. Kecepatan putar spindle biasanya adalah di atas 5400rpm.

Baca juga Harga harddisk Komputer Terbaru
Head

Head Hard Disk

Komponen ini berfungsi membaca dan menulis data dari/ke platter atau cakram. Setiap platter akan ditangani oleh dua buah head, yaitu satu di bawah dan satu di atas. Sebuah harddisk bisa mempunyai lebih dari 6 head.

Actual Axis

Sebuah komponen berbentuk gagang yang menyangga head (tempat menempelnya head) agar head tepat berada di atas dan di bawah platter.

Ribbon Cable

Sebuah kabel berbentuk pite yang menghubungkan head dengan Logic Head dan berfungsi sebagai lalu lintas data dari dan ke harddisk.

Logic Board

Logic Board

Bisa juga disebut motherboard-nya harddisk. Logic board adalah tempat dimana komponen elektronik sebuah  harddisk dipasang, seperti BIOS harddisk.

Setting Jumper

Setting Jumper

Sebuah komponen kecil yang bisa dipasang dan dilepas untuk menentukan kedudukan harddisk pada BIOS motherboard komputer (Master / Slave pada harddisk non SATA)

Power Connector

Tempat masuknya listrik dari power supply, ada dua jenis tegangan yakni 12V yang berfungsi untuk menggerakkan spindle dan 5V untuk kebutuhan supply daya pada logic board.

Jenis harddisk Berdasarkan Konektornya

Ada beberapa jenis  harddisk yang dibedakan berdasar konektor datanya (dari  harddisk ke motherboard komputer)

ATA / EIDE (IDE)

Jenis Hard Disk

harddisk dengan tipe Advanced Terchnology Attachmnt (ATA) atau Enhanced Integrated Drive Electronic (EIDE) adalah jenis harddisk yang saat ini masih yang paling banyak dipergunakan walau sudah mulai berkurang karena hadirnya teknologi SATA.

Kelebihan  harddisk dengan konektor ATA/EIDE adalah kompatibel dengan banyak jenis BUS sehingga bisa dihubungkan langsung ke BUS PCI yang ada pada sebagian besar PC yang masih mempergunakan motherboard dengan prosesor dual core ke bawah. harddisk dengan konektor ATA/EIDE adalah yang paling murah.

Baca juga ADATA HD720, Eksternal Hard Drive Tahan Air dan Banting
SCSI – (Small Computer System Interface)

SCSI

harddisk jenis ini memiliki konektor yang hanya bisa dihubungkan dengan BUS SCSI Standar, harganya agak mahal namun, mempunyai performa lebih baik dari jenis ATA/EIDE yang masih mempergunakan BUS PCI.

SATA

SATA

harddisk dengan konektor SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah upgrade dari ATA/EIDE. Kabel serialnya berukuran lebih tipis dan hanya 2/3 dari kabel ATA/EIDE yang biasanya memiliki 40 pin. SATA memiliki kemampuan pengiriman data yang jauh lebih kencang dari BUS pararel.

Jenis harddisk Berdasarkan Teknologinya

harddisk Konvensional

Hard Disk Konvensional

harddisk konvensional adalah harddisk biasa yang saat ini banyak dipergunakan di hampir semua komputer dan laptop. harddisk jenis ini mempunyai ukuran besar 3.5 inci dan 2.5 inci serta masih mempergunakan cakram besi/piringan besi yang dilapisi lapisan magnetis untuk tempat penyimpanan data. Karena memiliki bagian yang berputar kencang >5400rpm, maka harddisk konvensional rentan terhadap kerusakan. Namun ada beberapa kelebihan harddisk konvensional ini, antara lain adalah murah, mudah diperoleh, kapasitas yang sangat beragam dan juga beragam merk yang bisa dipilih.

SSD

SSD

SSD atau Solid State Disk adalah harddisk yang tak memiliki bagian yang berputar seperti pada harddisk konvensional. Sistem penyimpanan data pada harddisk tipe SSD ini mirip pada sebuah flashdisk, yaitu mempergunakan chip yang disusun berjajar. Kelebihan SSD adalah tidak berisik, lebih stabil, lebih cepat membaca data, tahan getaran dan lebih awet. Sayangya SSD jauh lebih mahal dari harddisk konvensional.

harddisk Berdasarkan Ukuran

harddisk juga bisa dibedakan berdasarkan ukuran, yaitu:

harddisk 3.5 Inci

Hard Disk 3.5 Inci

harddisk ukuran 3.5 inci adalah yang paling banyak dipergunakan pada PC. harddisk yang cukup tebal ini memang cocok untuk sebuah PC karena tersedia dengan berbagai konektor atau socket yang bervariasi seperti socket EIDE (IDE), ATA, maupun SATA.

Kapasitas  harddisk ukuran 3,5 inci juga sangat beragamdari 10GB hingga 1TB. harddisk 3,5 inci juga membutuhkan socket power yang terpisah sehingga paling tidak akan ada dua kabel yang terhubung ke harddisk ini, yaitu kabel data (EIDE, ATA, SATA) dan kabel power supply.

harddisk 2.5 Inci

Hard Disk 2.5 Inci

harddisk ukuran 2,5 inci tentu saja berukuran lebih kecil dan umumnya dipergunakan pada laptop dan juga pada device external  harddisk. Karena tipis, harddisk 2,5 inci biasanya tak memerlukan daya tambahan dengan kabel yang terpisah seperti pada harddisk 3,5 inci.

 

Baca juga artikel
ADATA Rilis harddisk Eksternal USB 3.0 HD650X dan HD710M
Fungsi dan Jenis-jenis RAM Beserta Ciri-cirinya Yang Harus Kamu Tahu
Tipe-tipe RAM DDR yang Digunakan pada Komputer

Artikel Lainnya

Komentar