Jenis Hard Disk dan Fungsinya yang Perlu Kamu Tahu

Jenis Hard Disk dan Fungsinya yang Perlu Kamu Tahu

Oleh Alena Yulitta on Senin, 29 Peb 2016 | 17:48

Bisa dipastikan hampir semua perangkat komputing masa kini, baik PC, laptop, dan berbagai jenis server, baik yang murah hingga yang harganya milyaran, pasti menggunakan hard disk untuk media penyimpanan data mereka.  

Hard disk adalah elemen penting dari berbagai jenis piranti komputer masa kini. Sejarah panjang hard disk dari sejak pertama kali ditemukan hingga saat ini menghasilkan berbagai jenis  hard disk yang beragam. Hard disk saat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputing yang beragam jenisnya, sehingga hard disk yang dipakai pada laptop berbeda dari yang dipakai pada PC maupun pada server. Bahkan hard disk untuk keperluan gaming juga berbeda dari hard disk yang diperuntukan bagi penggunaan biasa.

Saat ini paling tidak ada dua jenis hard disk yang mudah dijumpai, yakni hard disk konvensional (dengan disk/cakram) dan SSD (Solid State Disk). Sebelum kita ulas jenis-jenis hard disk serta fungsinya, lebih baik kita ketahui secara lengkap apa itu hard disk dan komponen-komponen di dalamnya.

Hard Disk

Bagian-Bagian Hard Disk

Sebuah hard disk (konvensional) terdiri dari beberapa komponen, antara lain:

Platter

Platter

Komponen utama hard disk ini disebut juga disk/piringan/cakram yang terbuat dari besi yang dilapisi dengan coating magnetik untuk menulis data yang disimpan. Pada platter ini terdapat Track dan Sector yang berfungsi sebagai ID dan penanda format  hard disk.

Spindle

Spindle

Sebuah komponen berupa poros bermotor sehingga bisa berputar dan memutar platter. Semakin kencang putaran spindle yang dimiliki oleh sebuah hard disk, maka semakin cepat transfer data yang bisa dilakukan. Kecepatan putar spindle biasanya adalah di atas 5400rpm.

Baca juga Harga Hard Disk Komputer Terbaru
Head

Head Hard Disk

Komponen ini berfungsi membaca dan menulis data dari/ke platter atau cakram. Setiap platter akan ditangani oleh dua buah head, yaitu satu di bawah dan satu di atas. Sebuah hard disk bisa mempunyai lebih dari 6 head.

Actual Axis

Sebuah komponen berbentuk gagang yang menyangga head (tempat menempelnya head) agar head tepat berada di atas dan di bawah platter.

Ribbon Cable

Sebuah kabel berbentuk pite yang menghubungkan head dengan Logic Head dan berfungsi sebagai lalu lintas data dari dan ke hard disk.

Logic Board

Logic Board

Bisa juga disebut motherboard-nya hard disk. Logic board adalah tempat dimana komponen elektronik sebuah  hard disk dipasang, seperti BIOS hard disk.

Setting Jumper

Setting Jumper

Sebuah komponen kecil yang bisa dipasang dan dilepas untuk menentukan kedudukan hard disk pada BIOS motherboard komputer (Master / Slave pada hard disk non SATA)

Power Connector

Tempat masuknya listrik dari power supply, ada dua jenis tegangan yakni 12V yang berfungsi untuk menggerakkan spindle dan 5V untuk kebutuhan supply daya pada logic board.

Jenis Hard Disk Berdasarkan Konektornya

Ada beberapa jenis  hard disk yang dibedakan berdasar konektor datanya (dari  hard disk ke motherboard komputer)

ATA / EIDE (IDE)

Jenis Hard Disk

Hard disk dengan tipe Advanced Terchnology Attachmnt (ATA) atau Enhanced Integrated Drive Electronic (EIDE) adalah jenis hard disk yang saat ini masih yang paling banyak dipergunakan walau sudah mulai berkurang karena hadirnya teknologi SATA.

Kelebihan  hard disk dengan konektor ATA/EIDE adalah kompatibel dengan banyak jenis BUS sehingga bisa dihubungkan langsung ke BUS PCI yang ada pada sebagian besar PC yang masih mempergunakan motherboard dengan prosesor dual core ke bawah. Hard disk dengan konektor ATA/EIDE adalah yang paling murah.

Baca juga ADATA HD720, Eksternal Hard Drive Tahan Air dan Banting
SCSI – (Small Computer System Interface)

SCSI

Hard disk jenis ini memiliki konektor yang hanya bisa dihubungkan dengan BUS SCSI Standar, harganya agak mahal namun, mempunyai performa lebih baik dari jenis ATA/EIDE yang masih mempergunakan BUS PCI.

SATA

SATA

Hard disk dengan konektor SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah upgrade dari ATA/EIDE. Kabel serialnya berukuran lebih tipis dan hanya 2/3 dari kabel ATA/EIDE yang biasanya memiliki 40 pin. SATA memiliki kemampuan pengiriman data yang jauh lebih kencang dari BUS pararel.

Jenis Hard Disk Berdasarkan Teknologinya

Hard Disk Konvensional

Hard Disk Konvensional

Hard disk konvensional adalah hard disk biasa yang saat ini banyak dipergunakan di hampir semua komputer dan laptop. Hard disk jenis ini mempunyai ukuran besar 3.5 inci dan 2.5 inci serta masih mempergunakan cakram besi/piringan besi yang dilapisi lapisan magnetis untuk tempat penyimpanan data. Karena memiliki bagian yang berputar kencang >5400rpm, maka hard disk konvensional rentan terhadap kerusakan. Namun ada beberapa kelebihan hard disk konvensional ini, antara lain adalah murah, mudah diperoleh, kapasitas yang sangat beragam dan juga beragam merk yang bisa dipilih.

SSD

SSD

SSD atau Solid State Disk adalah hard disk yang tak memiliki bagian yang berputar seperti pada hard disk konvensional. Sistem penyimpanan data pada hard disk tipe SSD ini mirip pada sebuah flashdisk, yaitu mempergunakan chip yang disusun berjajar. Kelebihan SSD adalah tidak berisik, lebih stabil, lebih cepat membaca data, tahan getaran dan lebih awet. Sayangya SSD jauh lebih mahal dari hard disk konvensional.

Hard Disk Berdasarkan Ukuran

Hard disk juga bisa dibedakan berdasarkan ukuran, yaitu:

Hard Disk 3.5 Inci

Hard Disk 3.5 Inci

Hard disk ukuran 3.5 inci adalah yang paling banyak dipergunakan pada PC. Hard disk yang cukup tebal ini memang cocok untuk sebuah PC karena tersedia dengan berbagai konektor atau socket yang bervariasi seperti socket EIDE (IDE), ATA, maupun SATA.

Kapasitas  hard disk ukuran 3,5 inci juga sangat beragamdari 10GB hingga 1TB. Hard disk 3,5 inci juga membutuhkan socket power yang terpisah sehingga paling tidak akan ada dua kabel yang terhubung ke hard disk ini, yaitu kabel data (EIDE, ATA, SATA) dan kabel power supply.

Hard Disk 2.5 Inci

Hard Disk 2.5 Inci

Hard disk ukuran 2,5 inci tentu saja berukuran lebih kecil dan umumnya dipergunakan pada laptop dan juga pada device external  hard disk. Karena tipis, hard disk 2,5 inci biasanya tak memerlukan daya tambahan dengan kabel yang terpisah seperti pada hard disk 3,5 inci.

 

Baca juga artikel
ADATA Rilis Hard Disk Eksternal USB 3.0 HD650X dan HD710M
Fungsi dan Jenis-jenis RAM Beserta Ciri-cirinya Yang Harus Kamu Tahu
Tipe-tipe RAM DDR yang Digunakan pada Komputer

Artikel Lainnya

Komentar