Kenapa Harus Pilih Besaran Optical Zoom Dari Pada Digital Zoom?

Oleh Alena Yulitta on Senin, 01 Peb 2016 | 20:14

Kamera tentunya bukan hal baru lagi bagi manusia modern. Sejak berpuluh tahun lalu kamera sudah ada, dimulai dengan kamera analog yang mempergunakan film klise, disusul kamera digital sederhana, DSLR, mirrorless camera dan sekarang yang sangat ngetrend adalah kamera digital pada smartphone Android, iPhone, Windows Phone dan juga Blackberry.

Berbicara tentang kamera digital, tentunya yang teringat adalah merek-merek besar seperti Canon, Nikon, Pentax, Fujifilm dan banyak lagi. Nah, saking banyaknya sampai-sampai kebanyakan calon pembeli kamera digital bingung mana yang akan dibeli karena setiap merek dan seri kamera menawarkan fitur dan kelebihan yang berbeda-beda. Salah satu hal yang paling penting saat dipertimbangkan saat membeli sebuah kamera digital adalah fitur Zoom. Bagi semua fotografer, fitur ini adalah yang paling penting karena bisa mendorong kreatifitas.

Pada setiap kamera digital semacam EOS punya Canon ataupun produksi Pentax, Sony, Samsung dan lain sebagainya pasti dibekali dengan dua macam jenis zoom yaitu optical zoom dan digital zoom. Sangat penting mengetahui perbedaan kedua jenis zoom ini, apalagi jika sedang dalam proses membeli dan belajar fotografi.

Kali ini Pricebook akan sedikit menjelaskan tips membedakan antara optical zoom dan digital zoom sehingga yang sedang galau ingin membeli kamera bisa mendapat sedikit pencerahan akan model dan jenis kamera yang harus dibeli.

Optical Zoom

Via Sony

Optical zoom, dari namanya saja sudah bisa ditebak jika optical zoom adalah pembesaran gambar yang berasal langsung dari lensa, oleh sebab itu optical zoom sering juga disebut sebagai true zoom atau pembesaran yang sebenarnya. Optical zoom mempergunakan lensa untuk membuat sebuah benda tampak dekat atau tampak lebih jauh namun tanpa mengurangi kualitas gambar yang didapatkan (gambar tidak pecah).

Baca juga Komposisi Foto Masih Jelek? Pahami Dulu Aturan Mainnya

Kelebihan inilah yang menjadikan optical zoom menjadi penting pada sebuah kamera gambar yang dihasilkan tidak akan berkurang kualitasnya, baik saat zoom jauh, zoom dekat ataupun tidak zoom. Kemampuan optical zoom ini diperoleh dengan menggerakkan lensa maju atau mundur sesuai yang dinginkan seperti zoom 2x, 4x, 8x, 16x dst.

Digital Zoom

Via yugster

Kebalikan dari Optical Zoom, Digital Zoom disebut juga zoom bukan sebenarnya. Digital zoom juga tidak membuat objek terlihat lebih dekat atau jauh karena posisi lensa/optik tidak bergerak. Digital zoom hanya berfungsi “membesarkan” sebuah gambar (mirip dengan ketika zoom gambar di photoshop atau photo editor yang lain.

Dengan kata lain objek yang dikenai optical zoom tidak bertambah dekat/jauh namun hanya bertambah besar/kecil dan kualitas foto secara otomatis juga mengalami penurunan. Digital zoom kerap dipakai pada software editing foto di mana sang editor ingin memfokuskan gambar pada suatu spot, maka gambar tersebut di zoom secara digital dan kemudian dicrop.

Sudah sedikit pahamkan dengan perbedaan antara optical zoom dan digital zoom? Nah sekarang kita aplikasikan pada dua kamera yang berbeda sebut saja kamera A dan kamera B.

  • Kamera A punya fitur 50x Digital Zoom dan 12x Optical Zoom
  • Kamera B punya fitur 10x Digital Zoom dan 24x Optical Zoom

Bagi yang belum paham perbedaan optical zoom dan digital zoom atau mereka yang belum tahu tips dan tricks fotografi, pasti akan langsung membeli kamera A karena mempunyai “jumlah” zoom yang lebih banyak dan menganggapnya lebih baik dari kamera B.

Memang kamera pertama menawarkan digital zoom yang besar sekali, 50x, namun perlu dilihat juga jumlah optical zoom-nya. Terlihat kamera B punya optical zoom yang lebih besar. Walaupun kamera A punya digital zoom 50X, namun kualitas fotonya pasti menurun dan pecah-pecah karena diperbesar 50X, sementara pada kamera B mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang jauh lebih baik dengan 24x optical zoom. Selain itu kamera B punya keunggulan mampu menangkap objek yang berjarak lebih jauh dari kamera A.

Baca juga Jangan Ngaku fotografer Kalau 11 Aksesoris Kamera Ini Nggak Punya

Hal lain yang membedakan optical zoom dan digital zoom adalah cara menangkap gambar. Pada kamera dengan optical zoom, sebuah lensa konvensional menangkap cahaya yang dipantulkan oleh objek dan kemudian memfokuskan/memproyeksikannya pada sebuah film (kamera analog) atau pada sebuah sensor gambar (pada kamera digital). Jarak lensa ke titik fokus adalah yang disebut sebagai focal length lensa. 

Sementara pada digital zoom gambar diperoleh dengan menyebarkan pixel dari gambar yang telah ditangkap pada foto akhir sehingga jumlah pixel sama walaupun fotonya diperbesar. Dengan kata lain yang dimodifikasi pada digital zoom adalah cahaya yang diproyeksikan kembali untuk mendapatkan gambar dengan pembesaran.

Sehingga bisa disimpulan dari uraian di atas bahwa optical zoom (dengan lensa optik) jauh lebih baik daripada digital zoom. Jika memang ingin mempergunakan digital zoom, lebih baik menggunakan aplikasi komputer saja sehingga kamera yang dipilih adalah kamera dengan optical zoom paling besar. Namun kedua jenis zoom, optical zoom dan digital zoom tersebut sama pentingnya karena masing-masing punya kegunaan dan kelebihan sendiri-sendiri, tergantung kreatifitas sang fotografer saat mempergunakannya.

Mengetahui Macam-Macam Zoom di Pasaran

Via the-digital-picture

Saat ini kamera semakin canggih saja dan banyak produsen kamera yang memperkenalkan variasi zoom pada produk-produk mereka. Sebagai contohnya adalah Smart Zoom yang diperkenalkan oleh Sony, Safe Zoom yang diperkenalkan oleh Canon dan Intelligent Zoom yang diperkenalkan oleh Panasonic, dan banyak lagi.

Ketiga jenis Zoom tersebut adalah pengembangan teknologi Digital Zoom di mana gambar bisa di-zoom secara digital namun dengan tanpa mengurangi kualitas gambar. Cara kerja ketiga zoom tersebut adalah sebagai berikut.

kamu punya sebuah kamera dengan kemampuan potret 12MP, namun pada saat memotret kamu memilih menyimpan gambar dengan resolusi 8MP. Nah, ada sisa ruang 4MP. Pada saat kamu memotret, foto akan tersimpan dengan resolusi 8MP, namun ruang 4MP yang tersisa juga dipergunakan untuk mempertahankan kualitas  gambar saat dilakukan digital zoom, istilahnya dijadikan ‘cadangan resolusi”.

Setelah tahu perbedaan antara optical zoom dan digital zoom maka kamera manakah yang akan kamu beli? Kami punya rekomendasi buat kamu yang menginginkan kamera digital dengan harga terjangkau, namun dengan kualitas yang OK. Salah satunya adalah Canon EOS 60D KIT 18-55mm. Kamera DSLR dengan harga termurah Rp. 8.300.000 ini punya ISO 6400 dan resolusi 16MP. Untuk membelinya kamu bisa cek di sini.

Ada juga Nikon D5300 Kit 18-5mm. Kamera yang dijual dengan harga termurah Rp. 7.150.000 ini punya ISO maks 12.800 dan resolusi 24,2MP. Untuk membelinya kamu bisa cek di sini.

Ada pula mirrorless camera Samsung NX3300 Kit 16-50mm. kamera ini dijual dengan harga termurah Rp. 6.050.000 dengan ISO maks 25.600 dan resolusi 20,3MP. Kamera ini bisa dibeli di sini.

Video Perbedaan optical zoom dan digital zoom

 

Baca juga artikel

Ingat Baik-baik 50 Tips Ini Agar Makin Jago Memotret- Part 1

10 Tips Buat Pemula Untuk Meningkatkan Percaya Diri Ketika Memotret

9 Tips dan Trik Memotret di Musim Hujan serta Perlengkapannya (Part 1)

Komentar

Bima Satria 03 Pebruari 2016 - 15:26
iya setuju banget sama isi artikel ini