Antara Laptop Prosesor Core i3, i5 dan i7, Apa yang Berbeda?

Oleh Ardiansyah Hana on Selasa, 02 Peb 2016 | 00:16

Apa beda laptop Core i3, i5 dan i7 yang sekarang banyak beredar di pasar? Pertanyaan ini selalu muncul ketika ingin membeli laptop yang menggunakan prosesor Intel. Prosesor merupakan “otak” di dalam sebuah komputer, bekerja menerima perintah dari pengguna, kemudian meneruskan ke hardware lainnya. Makanya jika kita ingin membeli komputer atau laptop, tentu saja spesifikasi prosesor menjadi sorotan utama karena berpengaruh langsung pada performa yang akan dihasilkan.

Core berperan sebagai proses instruksi yang dijalankan pada sebuah proses. Nah, dengan penggunaan nama core pada prosesor tersebut, banyak pengguna yang menyangka bahwa inisial i3, i5 dan i7 merujuk pada jumlah prosesor, misalnya i3 yang di dalamnya terdapat 3 prosesor, i5 dengan 5 prosesor dan i7 yang terdiri dari 7 prosesor.

Padahal, pernyataan tersebut tidaklah benar. Inisial tersebut ternyata menunjuk pada kemampuan yang dimiliki. Kemampuan ini dipengaruhi oleh clockspeed, cache dan support memori yang dapat diproses dalam satu waktu.

Baik prosesor Core i3, i5 dan i7, semuanya memiliki perbedaan teknologi. Teknologi tersebut diantaranya adalah Turbo Boost, merupakan kemampuan untuk meningkatkan clockspeed pada CPU atau dikenal dengan sebutan over clocking otomatis. Ia dapat mematikan satu atau dua engine lainnya agar memberikan ruang lebih besar pada CPU sehingga menuntut prosesor untuk dapat bekerja dengan lebih keras.

Teknologi lainnya adalah Hyper Treading, merupakan kemampuan untuk stimulasi jumlah prosesor yang ada sehingga mampu bekerja secara multi processs pada bagian kecil. Adanya teknologi ini, daya yang digunakan pun akan menjadi efisien. Hyper Treading sendiri digunakan pada prosesor i5 dan i7, sedangkan i3 belum memilikinya.

Peningkatan Kemampuan Core i3, 15 dan i7:
Core i3

  • Tidak support teknologi Hyper-Treading
  • Turbo Boost dengan maksimum overclocking otomatis berkisar antara 2.933 GHz sampai dengan 3.2 GHz
  • Clock Graphics Processor 100 MHz
  • L3 Cache 4 MB
  • LGA Socket 1156
  • Core I3 dapat mengintegrasikan Virtualizing Tecnology dengan GPU (Graphic Processing Unit) sehingga berjalan lebih cepat

Untuk prosesor Core i3, di dalamnya terdapat 2 prosesor Dual core. Kedua prosesor tersebut dapat menjalankan 2 instruksi sekaligus dalam satu waktu. Kelebihannya, Core i3 lebih tahan terhadap panas serta lebih efisien daya.

Berikut daftar laptop Intel Core i3 dengan RAM 4GB

Asus X455LA-WX080D / WX081D / WX082D
HP Pavilion 14-R017TX
Toshiba Satellite S40t-AS105
Lenovo G40-80-LID / TID
Dell XPS 13

Untuk produk lainnya kamu bisa lihat di sini

Core i5

  • Support Hyper-Treading
  • Terdiri dari 2 processor Dual Core. Terdapat juga seri i5 yang berisi 2 processor Quad Core, namun tidak support Hyper-Treading
  • Turbo Boost maksimum overclocking otomatis antara 2.4 GHz sampai 3.33 GHz.
  • L3 Cache 4-8 MB
  • LGA Socket 1156
  • Intel HD Graphics
  • Maximal RAM 16 GB

Untuk Core i5 di dalamnya terdiri dari 2 prosesor Dual core. Namun, ada pula Core i5 yang terdiri dari prosesor Quad Core namun tidak dilengkapi dengan teknologi Hyper-Treading.

Baca juga Laptop 14 Inci yang Bisa Kamu Beli Awal Tahun 2016

Prosesor Core i5 sangatlah cocok untuk dipakai pengguna kelas advanced. Sekalipun lebih panas dibandingkan Core i3, namun ia memiliki kemampuan yang lebih unggul, terlebih dalam hal multitasking dan kemampuan untuk menopang software-software kelas berat.

Berikut daftar laptop Intel Core i5 dengan RAM 4GB

Lenovo IdeaPad G40-45-SID
Asus X450JB-WX001D
HP Pavilion 14-AF118AU
Dell Inspiron 14-N3421
Asus ROG GL552JX-XO305D

Untuk produk lainnya kamu bisa lihat di sini

Core i7

  • Support Hyper-Treading
  • Turbo Boost maksimum overclocking otomatis berkisar antara 1.73 GHz sampai 3.33 GHz
  • L3 Cache 8-12 MB
  • Teknologi Intel QuickPath Interconnect yang berfungsi untuk mempercepat proses pembacaan data mencapai 25.6 GB / detik
  • LGA Socket 1156
  • Intel HD Graphics
  • Maximal RAM sebesar 24 GB

Untuk prosesor Core I7, jenis ini merupakan yang paling tinggi saat ini. Ia memiliki 4 prosesor Quad Core dengan kecepatan 3.07 GHz pada masing-masingnya, atau terdapat 6 prosesor pada seri-seri Core i7 tertentu.  

Core i7 sendiri memiliki kemampuan khusus. Ia mampu memecah 4 prosesor menjadi 8 bagian, sehingga proses kerja yang berat dapat dijalankan secara bersamaan. Di sini, kamu dapat menjalankan berbagai proses secara berbarengan, misalnya 3D Rendering, Video Editing dan animasi.

Berikut daftar laptop Intel Core i7 dengan RAM 4GB        

Asus X450JB-WX001D
Lenovo IdeaPad 300s 5iD / 6iD
Sony Vaio SVF14N19SG
HP Pavilion 14-V207TX / V208TX / V209TX
Dell Inspiron 7559 | Core i7-6700

Untuk produk lainnya kamu bisa lihat di sini

Perbandingan harga laptop Intel Core i3, i5, i7

Adanya perbedaan dari setiap prosesor di atas tentu saja berpengaruh pada harga jual laptop atau harga komponen yang ingin kamu beli untuk merakit perangkat komputer. Disarankan, jika kamu membutuhkan laptop untuk sekedar mengetik atau browsing, prosesor Core i3 dapat kamu pilih karena harganya yang termasuk ekonomis.

Untuk prosesor Core i5, tipe ini cocok untuk dipakai kamu yang membutuhkan perangkat untuk menjalankan software-software berat seperti 3D dan Animasi. Sedangkan Core i7 masuk ke dalam jajaran high-end, cocok dipakai untuk kamu yang memiliki kebutuhan besar, seperti menjalankan program 3D animation, video editing dan rendering dan dijual dengan harga mahal.

Dengan mengetahui perbedaan prosesor di atas, tentu saja kamu dapat menentukan perangkat terbaik yang sesuai dengan budget dan kebutuhan, bukan?  

 

Baca juga artikel

Smartphone dan Laptop Canggih di CES 2016

Ini 5 Laptop Intel Core i5 Harga di Bawah Rp 7 Juta

Laptop Terbaru Layak Tunggu di Tahun 2016

Artikel Lainnya

Komentar