Review Asus Zenfone 2 Laser: Kamera, Kinerja, dan Audio

Review Asus Zenfone 2 Laser: Kamera, Kinerja, dan Audio

Oleh Tedi Yuni A on Selasa, 24 Nov 2015 | 18:38

Sebelumnya kami sudah melakukan review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG pada desain, layar dan baterai dan kita akan mengenal lebih jauh lagi keunggulan smartphone terbaru dari Asus ini yang katanya unggul dibagian kamera. Kita langsung saja!

Kamera

Untuk kamera Zenfone 2 Laser, Asus menyediakan varian dengan resolusi 8MP dan 5MP serta varian lainnya dengan kamera 13MP dan 5MP. Nah, kita akan kupas yang versi 8MP dan 5MP karena sudah ada di pasar lebih dulu.

Pada kamera Asus Zenfone 2 Laser telah dibekali dengan teknologi Laser Autofocus yang diklaim mampu mengambil fokus dengan kecepatan kurang dari 0,03 detik. Sensor kamera yang digunakan milik Toshiba yang didukung oleh struktur 5 elemen lensa Largan yang dilengkapi pula oleh lensa Blue Glass.

Blue Glass di sini berguna untuk mereduksi lebih dari 90% cahaya infra merah, mencegah red-eye, memperkuat pencahayaan, dan juga meminimalkan blur saat mengambil gambar. Kamera utamanya menawarkan bukaan cahaya besar (f/2.0).

Untuk teknologi Laser Autofokus, cara kerjanya sendiri adalah dengan menembakan sinar laser inframerah yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Cahaya tersebut akan dipantulkan kembali untuk menghitung jarak obyek yang akan kita foto dengan kecepatan cahaya. Karena tidak membutuhkan bantuan cahaya sama sekali ketika menembakan sinar laser, maka di tempat gelap pun kamera mampu mendapatkan hasil fokus yang sangat sempurna.

Saat kita membuka aplikasi foto, coba kamu lihat di sisi kiri bawah ada mode fotografi yang bisa kamu pilih. Jumlahnya ada 18 moda yang siap kamu pakai, terdiri atas moda Auto, Manual, HDR, Beautification, Super Resolution, Low Light, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama,  Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, dan Time Lapse.

Baca juga: Cara Setting Asus Zenfone 2 Laser Usai Beli

Untuk kamera depan ada 10 moda yang bisa kamu pilih mulai dari Beautification, Selfie Panorama, Auto, Night, HDR, Effect, Low Light, GIF Animation, Slow Motion, dan Time Lapse.

Selain penggunaan kamera secara otomatis, kita juga bisa melakukan pengambilan gambar secara moda manual. Berbagai pengaturan bisa dilakukan mulai dari perubahan white balance, ISO, timer, nilai eksposur, deteksi wajah, dan banyak lagi. Tombol pengaturannya ada di pojok kanan atas.

Ketika kamu sedang membidik obyek dan sudah mendapatkan fokus, coba tekan agak lama maka akan ada pengaturan untuk membuat hasil foto lebih bagus lagi. Bisa untuk mengatur pencahayaan dan juga white balance dan autofocus.

Menurut kami, kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera Zenfone 2 laser cukup baik, dengan fokus yang begitu cepat. Cuma terkadang kualitas gambarnya kurang tajam tapi untuk kebutuhan memotret sehari-hari sangat bisa diandalkan. Maka dari itu, banyak faktor yang diperlukan untuk bisa menghasilkan gambar bagus dan bukan hanya kecepatan autofokusnya, faktor lain seperti sensor, penggunaan lensa, mesin pengolah gambar juga ikut berpengaruh.

Dengan memaksimalkan moda fotografi yang ada, kita bisa lebih berkreatifitas. Keterbatasan moda auto, bisa ditutupi dengan moda fotografi lainnya sehingga dengan terbiasanya kita menggunakan kamera Asus Zenfone 2 Laser maka mengambil foto bagus akan lebih mudah.

Berikut hasil foto yang kami ambil dengan menggunakan Asus Zenfone 2 Laser: 

Hasil foto dari kamera Asus Zenfone 2 Laser

Baca juga: Review Asus Zenfone 2 Laser: Desain, Layar dan Baterai

Kinerja Asus Zenfone 2 Laser

Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG dilengkapi dengan Snapdragon 410 (seri MSM 8916) dari Qualcomm yang merupakan SoC 4-inti (quad-core), didukung dengan kapasitas RAM LPDDR3 2GB. Chip yang tertanam dalam tubuh Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG di desain khusus untuk menunjang aktivitas mobile mulai dari komunikasi, tugas multitasking, hingga pengolahan video HD dengan baik namun tetap menjaga efisiensi daya. Snapdragon 410 merupakan SoC 64-bit dengan arsitektur ARM Cortex-A53 yang merupakan pengembangan dari Cortex-A7.

Melalui Zenfone 2 Laser, kami mencoba bermain beberapa game HD menarik seperti Asphalt 8, Modern Combat 5, dan Mortal Combat X selain itu ada beberapa game edukasi berukuran kecil yang juga kami mainkan. Untuk game-game besar dengan resolusi HD, kemampuan Zenfone 2 Laser sangat baik dengan detail grafis yang baik pula. Di tengah-tengah permainan, tidak ada lag waktu kami memainkan tiga game HD tersebut. Dengan kapasitas memori internal 8GB dan RAM 2GB, kita harus lebih selektif dalam memilih game atau aplikasi yang diinginkan. Maka dari itu perlu dipasangkan kartu microSD.

Berikut hasil uji dengan menggunakan beberapa aplikasi benchmark yang kami unduh dari Google Play.

Satu yang membuat kami kecewa ternyata kapasitas baterai 2070 mAh yang dimiliki Asus Zenfone 2 Laser cukup kedodoran saat kami membesut game-game tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama. Hanya saja kalau untuk penggunaan normal, seperti browsing, media sosial dan komunikasi, baterainya bisa tahan hingga satu hari penuh bahkan lebih.

Baca juga: Asus Zenfone 2 Laser vs Meizu M2: Pilih Kamera atau Kapasitas Baterai

Layar dan user interface

Layar Zenfone 2 Laser memiliki spesifikasi, 5 inci, HD 720x1280, TFT dengan Capacitive touch panel + Gorilla Glass 4. Bagi kami yang menarik tentu saja kehadiran Gorilla Glass 4 yang membuat kita tidak perlu kuatir lagi layar akan mudah tergores. Layarnya juga dilengkapi teknologi Bluelight Filter yang membuat mata tidak mudah lelah ketika kita berlama-lama menatap layar. Bagi kamu yang memiliki selera lain dalam mengatur pencahayaan layar, bisa menggunakan aplikasi Splendid untuk mengatur saturasi dan hue serta temperature warna sesuai dengan keinginan.

Zenfone 2 Laser hadir dengan platform Android versi Lollipop (5.0.2) dengan menghadirkan antarmuka ZenUI seperti pendahulunya. Pihak Asus menjanjikan bahwa Asus Zenfone 2 Laser akan mendapatkan update Marshmallow, sayang waktunya belum ditentukan.

Saat pertama kali menjalankan Asus Zenfone 2 Laser kita langsung ditawarkan untuk mengupdate firmware ke versi terbaru. Update tersebut membawa fitur Boost pada ZenUI. Shortcut ini menampilkan berapa kapasitas RAM yang sedang tidak digunakan oleh smartphone.

Baca juga: Asus Zenfone Zoom Akan Segera Dirilis dengan Kamera 3x Optical Zoom

Jika kita menekan icon tersebut, Boost akan membersihkan beberapa aplikasi yang sedang tidak digunakan dari background sehingga akan menambah kapasitas RAM yang bisa dimanfaatkan aplikasi lain. Ini tentu sangat bermanfaat bagi pengguna agar smartphone-nya tidak terasa lag.

Dengan mengoperasikan fitur One-Hand Operation, kita dapat menggunakan Asus Zenfone 2 Laser denga mudah karena tampilan diperkecil. Untuk mengaktifkan aplikasi ketika layar dalam keadaan mati, kita hanya perlu mengaktifkan ZenMotion di Menu setting. Kemudian tinggal tuliskan huruf pada layar, misalnya huruf ‘C’ untuk mengaktifkan layar yang sudah mati, atau huruf ‘S’ untuk pesan dan lainnya.

Ponsel ini juga bisa digunakan untuk mereka yang lanjut usia karena sudah dibekali dengan Easy Mode dengan tampilan huruf dan ikon yang besar-besar. Kids Mode juga disediakan agar ponsel dapat dimainkan oleh anak-anak tanpa takut ada aplikasi yang hilang ataupun data penting Anda.

Asus juga merancang ZenUI agar mudah digunakan. Ada banyak aplikasi khas yang dihadirkan ZenUI, namun enam yang menjadi andalan adalah What’s Next, Do It Later, PixelMaster, Air Link, Omlet Chat, dan Open Cloud. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengunaan Asus Zenfone 2 Laser akan makin maksimal.

Audio

Pemutar audio Asus Zenfone 2 layar tampil menarik, namun sayangnya tidak berbanding lurus dengan suara yang dihasilkan. Kualitas suaranya begitu pelan walau sudah disetel dalam posisi tinggi.

 

Baca juga artikel

Asus Zenfone ZOOM, Smartphone dengan Laser Auto Fokus dan Foto Makro

Asus Rilis Zenfone 2 RAM 4GB dengan Memori Internal 16GB

Asus Zenfone 2 Deluxe Spesial Edition dengan Memori 256 GB Dirilis

Artikel Lainnya

Komentar