4 Pemborosan Perusahaan oleh Pegawai dan Solusinya

Oleh Nur Abdillah updated Selasa, 17 Okt 2017 | 10:12

Brother
Sebuah perusahaan tentu ingin mencari income sebesar-besarnya. Namun untuk mencapai tujuan tersebut, banyak hal yang harus dilakukan. Sebut saja menyediakan fasilitas dan perangkat kantor yang lengkap untuk karyawan. Hal ini sangat penting untuk mempermudah proses kerja dan meningkatkan kinerja kerja pegawai.

Hanya saja, meski semua fasilitas sudah disediakan dengan lengkap masih saja ada sebagian karyawan yang ‘bandel’ menyalahgunakannya. Beberapa fasilitas yang biasanya sering disalahgunakan diantaranya adalah internet, alat tulis kantor (ATK), listrik dan printer.

Penyalahgunaan pada fasilitas-fasilitas tersebut tentu bermuara pada pemborosan kantor. Penyalahgunaan ini memang terkesan kecil, tapi jika terus berlanjut tentu berdampak panjang, terutama  mempengaruhi finansial perusahaan secara keseluruhan.

Meski kondisi ini kerap terjadi ditiap perusahaan, namun ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Untuk lebih jelasnya, berikut empat pemborosan utama yang sering dilakukan karyawan dan solusi yang harus dilakukan :

Internet

aktivitas internetHampir semua aktivitas terhubung ke internet

Di era digital sat ini, hampir semua aktivitas terhubung ke internet, mulai dari mengecek sosial media, menonton Youtube, hingga belanja online. Sayangnya, aktivitas tersebut kerap mengganggu aktivitas kerja karyawan. Sehingga menyebabkan pemborosan pada waktu dan biaya dari penggunaan internet untuk kepentingan pribadi.

Hal ini kerap menjadi masalah yang dihadapi manajemen di berbagai perusahaan. Menurut data, di Amerika saja, penggunaan internet untuk keperluan selain pekerjaan diperkirakan menciptakan kerugian hingga US$650 milyar per tahun.

Bagaimana solusinya? Untuk mengatasi pemborosan internet untuk kepentingan pribadi ini, manajer bisa langsung berkomunikasi mengenai penurunan produktivitas karyawan yang bersangkutan. Bisa juga diberi peringatan, jika terus berulang perusahaan dapat mengimplementasikan peraturan pembatasan untuk ditindak dengan keras atau memonitor penggunaan internet pegawai dengan peranti khusus.

Alat Tulis Kantor (ATK) dan Perlengkapan Lain

ATK Banyak pegawai merasa "berhak” membawa pulang alat tulis kantor

Banyak tempat kerja yang mulai mengurangi ketergantungan terhadap peralatan tulis dan kertas. Namun di banyak aspek, perlengkapan kecil seperti ATK masih dibutuhkan dalam jumlah besar. Hanya saja, akses yang mudah juga membuat pegawai merasa “berhak” membawa pulang alat tulis dan kertas, sehingga suplai kantor harus terus diganti dan menambah beban pengeluaran.

Bagaimana solusinya? Untuk pemborosan satu ini, perusahaan bisa memberi teguran dan pemahaman kepada karyawan kalau tindakannya akan diberi sanksi seperti membayar suplai yang diambil. Lalu bisa juga melakukan inventori berkala dan tunjuk seorang manajer untuk mengawasi akses suplai. Melabeli perangkat kantor sebagai identifikasi inventori bisa dipermudah dengan menggunakan mesin label praktis, seperti PT-P950NW yang menghasilkan label berlaminasi.

Listrik

listrikListrik menjadi salah satu pengeluaran besar perusahaan

Listrik menjadi salah satu faktor yang paling vital berjalannya operasional perusahaan. Namun kadangkala sering terjadi pembengkakan biaya ekstra yang kadang bisa melampaui budget kantor. Pemborosan ini biasa timbul karena beberapa hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, misalnya menyalakan lampu di ruang terang dengan jendela, lupa mematikan komputer setelah pulang kerja, dan lainnya.

Bagaimana solusinya? Salah satu cara dengan mengingatkan karyawan, dimana perusahaan bisa mempertimbangkan menggunakan peralatan listrik modern dan canggih, Seperti peralatan berbasis sensor yang mendeteksi penggunaan dan bisa memutuskan aliran listrik secara otomatis. Meski modal awal lebih tinggi dibanding lampu konvensional, perusahaan akan menikmati penghematan dalam jangka panjang.

Printer

printer brotherBanyak karyawan terlalu sering menggunakan printer untuk keperluan pribadi               

Printer juga masih menjadi salah satu perangkat yang banyak dibutuhkan sebuah perusahaan. Banyak perusahaan yang mengeluarkan modal cukup besar untuk menyediakan perangkat printer dan toner. Itu belum termasuk beban biaya servis dan  pembelian toner yang cepat habis. Belum lagi pemborosan yang dilakukan karyawan dengan terlalu sering menggunakan printer baru tak hanya untuk kepentingan kerja, tapi juga untuk keperluan pribadi.                

Bagaimana solusinya? Perusahaan bisa membuat peraturan mengenai penggunaan printer kantor hanya untuk kebutuhan saja. Selain itu ada juga langkah yang bisa dipertimbangkan yaitu melakukan penghematan dengan mengikuti Brother Toner Management Program yang menawarkan kombinasi harga alat printer jauh lebih murah dan suplai toner langsung dari Brother setiap bulan selama masa kontrak 1 tahun (12pcs). Tak hanya hemat biaya, produktivitas kerja juga jadi lebih tinggi karena tidak menghabiskan waktu untuk membeli toner berkala.

Baca juga artikel :

Promo Brother 'Trade in Madness', Tukar Perangkat Lama dengan Produk Brother 

10 Tips Cerdas Penggunaan Hape yang Jarang Diketahui 

Tips Memilih Prosesor Ponsel, Dual Core, Quad Core atau Octa Core  

Komentar